• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kunjungi Temasek Singapura, Ini yang Dipelajari BKSAP DPR Dikaitkan Danantara

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 10 Maret 2025 - 19:29
in Nasional
temasek

Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera bersama delegasi BKSAP DPR RI, saat kunjungan diplomasi BKSAP ke Perusahaan Temasek, di Singapura. (Foto: DPR)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan kunjungan diplomasi ke Singapura.

Selain berdialog dengan pimpinan Parlemen di negara tersebut, delegasi yang dipimpin oleh Mardani Ali Sera ini juga mengunjungi Perusahaan Temasek, berkaitan dengan pembentukan Danantara di Indonesia.

BacaJuga:

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Dari hasil pembelajaran yang didapat dari kunjungan itu, Mardani menegaskan kesuksesan perusahaan Singapura yang telah berdiri sejak tahun 1974 tersebut adalah karena mengutamakan integritas, lepas dari politik, dan benar-benar independen mengelola keuangan investor.

‘’Dari Temasek kita belajar tentang integritas. Beberapa kali mereka menyebut bahwa menerapkan akuntabilitas, transparansi, dan kinerja maksimal sehingga tercipta trust dari semua pihak. Pun, pemerintahnya menerapkan kepastian hukum yang membuat para investor semakin yakin mempercayakan Temasek dalam berinvestasi. Perpaduan super, antara Temasek yang berintegritas dan pemerintah yang sungguh-sungguh.’’ ujar politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini sebagaimana dikutip dari laman DPR, Senin (10/3/2025).

Mardani berharap dengan adanya kunjungan diplomasi ini, maka program Danantara yang sedang diusahakan oleh Presiden Prabowo dapat menyamai bahkan melebihi Temasek di masa yang akan datang.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua BKSAP DPR RI Husein Fadlullah turut menyoroti tentang bagaimana Temasek dapat menanggulangi keraguan bahkan penolakan masyarakat dalam mengelola keuangannya.

“Seperti diketahui bahwa kami (Indonesia) sedang membuat Danantara, maka kami ingin mengetahui bagaimana Temasek bisa membangun kepercayaan masyarakat sementara jelas-jelas Temasek ‘mengambil’ uang mereka dan mengelolanya untuk waktu yang lama,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Menjawab pertanyaan delegasi BKSAP, Kepala Kebijakan Internasional dan Pemerintahan (Head of International Policy & Governance) Temasek Ashok Mirpuri menjelaskan inti dari pengelolaan finansial adalah soal kepercayaan, akuntabilitas, transparansi, dan kepastian hukum. Tanpa adanya hal-hal tersebut, tambahnya, maka jangankan negara lain, masyarakat sendiripun akan sulit menerima keberadaan Temasek untuk mengelola uang mereka.

“Kami menekankan keempat hal tersebut dalam pengelolaan keuangan kami, sehingga publik percaya dan berani investasi kepada kami. Dan memang itu butuh waktu, kami saja lima puluh tahun untuk mencapai di titik ini dan akan terus berjuang demi kepercayaan publik, juga dari dalam kami mencoba transparan, serta pemerintah memberi kepastian hukum yang jelas atas investasi yang masuk, seberapa pun nilainya.’’ ujar Ashok Mirpury.

Temasek adalah lembaga keuangan di Singapura yang telah berdiri selama hampir lima puluh tahun. Kemampuannya mengelola keuangan di SIngapura tak hanya dipercaya oleh publik negara tersebut, namun juga oleh investor-investor negara lain di dunia. Bahkan disinyalir beberapa investasi di Indonesia justru melalui Singapura (Temasek), sebagai bukti penting dan besarnya kepercayaan negara-negara lain atas Temasek.

Kunjungan ke Temasek adalah rangkaian kegiatan kunjungan diplomatik yang dilakukan Pimpinan BKSAP DPR RI ke beberapa negara ASEAN pasca dibentuknya GKSB (Grup Kerja Sama Bilateral) oleh ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani, pada 30 Januari 2025

‘’BKSAP merasa dan meyakini negara-negara ASEAN adalah bagian penting buat kami, karenanya GKSB ini (negara-negara ASEAN)), langsung di bawah kami, pimpinan DPR RI. dan Temasek adalah bagian penting kunjungan untuk proses pembelajaran kami untuk dibawa ke Indonesia,” pungkas Mardani.

Singapura menjadi negara pertama yang dikunjungi oleh seluruh pimpinan BKSAP DPR RI, yang terdiri dari Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera (Fraksi PKS), dan tiga Wakil Ketua BKSAP DPR RI, yaitu Bramantyo Suwondo (Partai Demokrat), Muhammad Husein Fadlulloh ( Partai Gerindra), Ravindra Airlangga (Partai Golkar), Irine Yusiana Roba Putri (PDI-P). (dil)

Tags: BKSAP DPRDanantaraTemasek Singapura

Berita Terkait.

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik

Selasa, 31 Maret 2026 - 23:29
Isu BBM Naik 1 April Dibantah! Dasco: Harga Tetap, Masyarakat Diminta Tak Panik
Nasional

Komisi II Dukung 552 Pemda Terlibat Implementasi PP Tunas

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:55
Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026
Nasional

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:47
Beli Obat Lebih Mudah melalui Super Apps BRImo, Hadirkan Layanan Pesanan Obat Antar ke Rumah
Nasional

Mengenal Desa BRILian Sumowono, Desa Sayur yang Tumbuh dan Berinovasi Bersama BRI

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:17
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Pembatasan Pusat UTBK Seleksi SNBT, Ketum SNPMB: Kami Ingin Cegak Praktik Perjokian 

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:05
Perlindungan Remaja di Era Digital Jadi Sorotan, Begini Respons Pemerintah 
Nasional

Wamenkop Dorong Koperasi TCI Sinergi dengan Kopdes Merah Putih di Tengah Kinerja yang Solid

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:33

BERITA POPULER

  • Kekuatan Kolaborasi Tumbuhkan Penghimpunan Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa Lampaui 15%

    Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1240 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.