• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Sebut Pemindahan Paksa Warga Gaza akan Ciptakan Masalah Baru di Timur Tengah

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 8 Maret 2025 - 05:39
in Internasional
Wang-Yi

Menteri Luar Negeri Wang Yi dalam konferensi pers tahunan soal "Kebijakan diplomasi dan hubungan luar negeri China" di Beijing, pada Jumat (7/3/2025). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyebut usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memindahkan warga Palestina dari Gaza malah akan menciptakan masalah baru di Timur Tengah.

“Gaza adalah milik rakyat Palestina dan merupakan bagian integral dari wilayah Palestina. Setiap perubahan paksa terhadap status Gaza tak akan membawa perdamaian, tetapi hanya akan menyebabkan ketidakstabilan baru,” kata Menlu Wang Yi seperti dilansir Antara, Jumat (7/3/2025).

BacaJuga:

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump berulang kali menyerukan “pengambilalihan” Gaza dan pemindahan penduduknya guna menjadikan wilayah itu sebagai destinasi wisata.

Rencana tersebut ditolak dunia Arab dan banyak negara lain yang menilainya sebagai bentuk pembersihan etnis.

“Kami mendukung rekonsiliasi perdamaian di Gaza, yang digagas Mesir dan negara-negara Arab lain. Kehendak rakyat tak boleh ditentang, dan asas keadilan tidak boleh diabaikan,” ungkap Wang Yi.

Jika AS sebagai negara besar benar-benar peduli terhadap rakyat Gaza, lanjutnya, maka AS harus mendukung gencatan senjata yang menyeluruh dan berkelanjutan, meningkatkan bantuan kemanusiaan, setuju prinsip Palestinalah yang memerintah Palestina dan berkontribusi pada pembangunan kembali di Gaza.

“Tanpa perdamaian Timur Tengah, dunia tidak akan stabil. Konflik Israel-Palestina terjadi berulang kali hanya karena solusi dua negara baru setengah tercapai: negara Israel telah lama menjadi kenyataan, tetapi negara Palestina masih jauh dari jangkauan,” tambah Wang Yi.

Agar Palestina dan Israel dapat benar-benar hidup berdampingan dalam damai, ungkap Wang Yi, maka semua faksi Palestina perlu melaksanakan Deklarasi Beijing untuk mencapai persatuan dan penguatan diri.

“Semua pihak di Timur Tengah perlu mengatasi perbedaan untuk mendukung negara Palestina. Masyarakat internasional perlu membangun konsensus dan mempromosikan perdamaian antara Palestina dan Israel,” tambah Wang Yi.

China, ungkap Wang Yi, adalah mitra strategis negara-negara Timur Tengah dan sahabat sejati bangsa Arab.

“Kami Kami akan terus berjuang dengan tegas demi keadilan, perdamaian, dan pembangunan bagi rakyat Timur Tengah, dan mendukung negara-negara di kawasan itu menentukan masa depan mereka sendiri,” tegas Wang Yi.

Dalam KTT darurat Arab yang diselenggarakan oleh Mesir tentang Gaza pada Selasa (4/3), para pemimpin dalam kesimpulan akhir menegaskan kembali tentang kebutuhan mendesak untuk sepenuhnya melaksanakan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan, yang akan mengakhiri perang Israel secara permanen dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

KTT tersebut juga menyetujui rencana lima tahun senilai 53 miliar dolar AS (sekitar Rp865,5 triliun) untuk membangun kembali Gaza tanpa menggusur penduduknya.

Rencana tersebut mencakup pembentukan komite administrasi Gaza yang terdiri dari “teknokrat” nonpartisan untuk menjalankan Gaza selama masa transisi 6 bulan di bawah naungan pemerintah Palestina.

Hampir 48.400 warga Palestina telah tewas, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 111.000 lainnya terluka dalam perang brutal Israel sejak Oktober 2023. (wib)

Tags: ChinaPemindahan PaksaTimur TengahWarga Gaza

Berita Terkait.

DPR: Skema 8:92 Bukti Perjuangan Ojol Akhirnya Berbuah Hasil
Internasional

Maroko Buka 50 Beasiswa untuk Indonesia, DPR Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:12
Johnny-Eddizon-Isir
Internasional

Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap, Penyidik Telusuri Operasi Internasional

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:04
Prajurit
Internasional

Israel Gempur Lebanon, Iran Tutup Lagi Selat Hormuz

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:23
vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47

BERITA POPULER

  • Kejagung Bongkar Isi WhatsApp, Sony Sonjaya Sebut 41 Nama Peminta Titik Dapur MBG

    Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    894 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Hasil Piala Dunia: Cetak Brace saat Argentina Tekuk Austria, Messi Pecahkan Rekor

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Hasil Piala Dunia: Bantai Swedia, Belanda Kuasai Puncak Grup

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan
Olahraga

Ronaldo Usung Misi Pembuktian di Laga Portugal vs Uzbekistan

Editor Laurens Dami
Selasa, 23 Juni 2026 - 23:12

INDOPOSCO.ID - Timnas Portugal akan menghadapi Timnas Uzbekistan dalam laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion...

SelengkapnyaDetails
Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Rekor Gol Piala Dunia Dipatahkan, Miroslav Klose Kenang Era Riquelme dan Messi Muda

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:09
amine

Hasil Piala Dunia: Comeback Atas Yordania, Aljazair Jaga Asa ke Fase Gugur

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:03
didier

Hasil Piala Dunia : Perancis Lolos ke 32 Besar, Didier Deschamps Bernapas Lega

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:52
haaland

Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Bawa Norwegia Bekuk Senegal, Pastikan Tiket 32 Besar

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:22
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.