• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kendalikan Harga Cabai, Wali Kota Makassar dan Gubernur Lakukan Intervensi Pasar

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 2 Maret 2025 - 15:42
in Ekonomi
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kanan) bersama Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman saat meninjau sejumlah pasar tradisional terkait kebutuhan bahan pokok di awal Ramadan, Sabtu (1/3/2025). (Antara)

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (kanan) bersama Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman saat meninjau sejumlah pasar tradisional terkait kebutuhan bahan pokok di awal Ramadan, Sabtu (1/3/2025). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengintervensi lonjakan harga cabai di sejumlah pasar.

“Harga cabai rawit merah mengalami lonjakan signifikan dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp75 ribu per kilogram dalam dua minggu terakhir ini menjadi perhatian,” ujarnya di Makassar, seperti diansir Antara, Minggu (2/3/2025).

BacaJuga:

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi

Minapadi Salin sebagai Pengembangan Padi Biosalin, PGN-BRIN Tingkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pesisir Batang

UMKM Berbasis Budaya Jadi Andalan, Pemerintah Soroti Potensi Besar Kalimantan Timur

Munafri Arifuddin mengatakan pemerintah akan mengkaji penyebab kenaikan harga kebutuhan tersebut.

Ia pun akan mencari cara dan upaya yang salah satunya adalah intervensi pasar agar harga kebutuhan pokok bisa kembali stabil, apalagi di bulan suci Ramadhan.

“Seperti yang disampaikan oleh Pak Gubernur, kita akan mencari cara untuk mengintervensi kondisi ini. Apakah ada anomali pada distribusi atau memang suplai yang berkurang, akan kami kaji,” katanya.

Selain itu, Appi sapaan Munafri Arifuddin, mengatakan Pemerintah Kota Makassar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan melakukan berbagai upaya, seperti operasi pasar dan gerakan pasar murah.

“Stabilitas harga bahan pokok selama Ramadhan sangat penting. Pemerintah Kota Makassar melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan turun tangan mengintervensi, agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar,” tambahnya.

Munafri menegaskan kunjungan ini bertujuan untuk memantau ketersediaan bahan pokok serta memastikan stabilitas harga sehingga tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Ia pun mengaku jika pihaknya akan memastikan bahan pokok tetap tersedia dan harganya stabil terutama selama Ramadhan, sehingga tidak terjadi anomali di pasar.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar.

Ia memastikan intervensi akan dilakukan jika ditemukan lonjakan harga yang signifikan.

“Seperti cabai yang mengalami kenaikan harga dua pekan terakhir, kita akan melakukan intervensi dengan Forkopimda kota dan Sulsel,” ujarnya.

Ia juga menegaskan harga bahan pokok lainnya, seperti Bawang Merah, beras, daging, dan minyak goreng masih dalam kondisi stabil. Namun, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan secara berkala.

“Kita fokus pada Cabai yang mengalami kenaikan, tapi secara umum harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil. Intervensi akan dilakukan melalui operasi pasar, peningkatan produksi pertanian, dan pendampingan kepada petani serta distributor,” tambahnya.

Di Gudang Bulog, Gubernur Sulsel juga mengecek stok beras yang tersedia. Saat ini, stok beras di Sulawesi Selatan mencapai 184 ribu ton, dengan target peningkatan hingga 509 ribu ton.

“Kita optimis berada dalam zona hijau. Stok beras aman, yang perlu kita perhatikan hanya beberapa komoditas tertentu seperti Cabai. Namun, kita akan terus memantau perkembangan harga setiap hari,” imbuhnya.

Kunjungan Appi dan ASS diawali di Pasar Terong, untuk mengecek harga kebutuhan pokok di pasar tersebut. Appi menyapa masyarakat yang antusias menyambutnya dengan yel-yel “Wattunami!” sebagai bentuk dukungan terhadap Appi yang baru dilantik sebagai Wali Kota Makassar.

Ia menyampaikan dari hasil tinjauan, ditemukan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, terutama Cabai Rawit Merah. (dam)

Tags: Harga CabaiIntervensi Pasarpemkot makassar

Berita Terkait.

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi
Ekonomi

Tak Bisa Asal Jual Polis, Mulai 1 Juli Agen Asuransi Wajib Bersertifikasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:02
Menanam
Ekonomi

Minapadi Salin sebagai Pengembangan Padi Biosalin, PGN-BRIN Tingkatkan Produktivitas dan Nilai Ekonomi Pesisir Batang

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38
anwar
Ekonomi

UMKM Berbasis Budaya Jadi Andalan, Pemerintah Soroti Potensi Besar Kalimantan Timur

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:28
pansus
Ekonomi

Pansus DPR: RUU Desain Industri Tak Hanya Lindungi Karya, Tapi Juga Dorong Akses Pembiayaan UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:18
pertamina
Ekonomi

Penyesuaian Harga Pertamax Hanya Separuh Selisih Pasar, Ini Penjelasan Pertamina

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:08
siemens
Ekonomi

Siemens Gaspol Transformasi Industri, STS26 Jadi Motor Digitalisasi dan Transisi Energi Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:40

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7132 shares
    Share 2853 Tweet 1783
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1108 shares
    Share 443 Tweet 277
Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental
Olahraga

Debut Pahit Uzbekistan di Piala Dunia 2026, Cannavaro: Pemain Saya Kena Mental

Editor Nasuha
Kamis, 18 Juni 2026 - 20:33

INDOPOSCO.ID - Timnas Kolombia berhasil meraih poin sempurna setelah menaklukkan Timnas Uzbekistan 3-1 dalam laga Grup K Piala Dunia 2026...

SelengkapnyaDetails
ronaldo

Piala Dunia: Ronaldo Buka Suara Usai ‘Menghilang’ di Laga Portugal vs Kongo

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:13
tuchel

Tuchel Ungkap Rahasia Inggris Bangkit dan Tekuk Kroasia 4-2

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:11
Ronaldo

Portugal Diimbangi Kongo, Roberto Martinez Soroti Tumpulnya Lini Serang

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:40
Kane

Inggris Libas Kroasia, Ghana Tersenyum di Ujung Laga

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:49
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.