• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

TKDN Capai 80 Persen dan Miliki Cadangan Nikel Terbesar, DPR: Sudah Seharusnya Indonesia Produksi Mobil Listrik Nasional

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Kamis, 6 Februari 2025 - 13:13
in Ekonomi
Hyundai-Mobil

Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Hatta, saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi VIII DPR RI ke PT Hyundai Manufacturing Indonesia, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/2/2025). Foto: DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Hatta mendorong agar Indonesia segera memproduksi mobil listrik nasional sebagai karya anak bangsa. Menurutnya, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk kendaraan listrik di Indonesia sudah mencapai 80 persen. Hal itu merujuk pada kendaraan listrik yang diproduksi oleh PT Hyundai Manufacturing Indonesia. Sehingga, hanya membutuhkan sedikit lagi untuk mencapai 100 persen sebagai produk buatan dalam negeri.

“Saya lihat itu, sekarang itu kalau sudah TKDN-nya sudah 80 persen, produk dari dalam negerinya sudah terserap 80 persen sebuah mobil electric vehicle, itu otomatis kan tinggal 20 persen lagi. Kenapa negara kita ini tidak membuat produksi sendiri, yaitu mobil nasional.” ujar Hatta saat Kunjungan Kerja Spesifik Tim Komisi VIII DPR RI ke PT Hyundai Manufacturing Indonesia, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (6/2/2025).

BacaJuga:

Fasilitas Kawasan Berikat Bantu Dorong Teknologi Hijau dalam Hilirisasi Nikel PT BNSI

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Limbah Kelapa Sawit Bisa Disulap Jadi Helm hingga Batik, Dorong UMKM Naik Kelas

Politisi Fraksi PAN ini menegaskan bahwa teknologi bukan lagi menjadi hambatan karena semua dapat dipelajari dan dikembangkan. Hatta mencontohkan Malaysia yang sukses dengan Proton sebagai mobil nasional mereka. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang lebih besar, terutama karena cadangan nikel terbesar di dunia ada di Indonesia. Sehingga, Indonesia memiliki keunggulan strategis dibandingkan negara lain.

“Otomatis itu yang membuat mereka (produsen kendaraan listrik global) tetap bekerja sama dengan Indonesia. Kalau nggak ajak Indonesia (maka) nggak dapat nikel. Itu yang harusnya kita pikirkan bersama bagaimana ke depannya Indonesia punya industri otomotifnya sendiri, khususnya mobil listrik yang kita banggakan sebagai produk dalam negeri kita sendiri,” tegas Hatta.

Selain itu, Hatta menyoroti pentingnya alih pengetahuan dalam industri kendaraan listrik. Ia mengapresiasi Hyundai yang telah berkomitmen untuk melibatkan tenaga kerja lokal dan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda Indonesia dalam pengembangan teknologi kendaraan listrik. Menurutnya, hampir 98 persen tenaga kerja di perusahaan ini sudah diisi oleh orang Indonesia, yang telah banyak belajar dari perusahaan otomotif global dalam riset dan pengembangan.

“Anak-anak muda kita sudah banyak mendapatkan transfer of knowledge dari Hyundai, dan mereka sudah belajar bagaimana membangun mobil dari riset dan pengembangan. Ini membuktikan bahwa kita mampu. Tinggal sedikit lagi, asalkan kita memiliki political will untuk mendorong industri otomotif dalam negeri. Pemerintah harus punya komitmen kuat untuk mewujudkan ini,” tegasnya.

Hatta menekankan bahwa produksi mobil listrik nasional adalah peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi negara maju dengan industri otomotif yang mandiri. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret dalam mewujudkan impian memiliki mobil nasional berbasis listrik. (dil)

Tags: Mobil ListrikMuhammad HattanikelTKDN

Berita Terkait.

Fasilitas Kawasan Berikat Bantu Dorong Teknologi Hijau dalam Hilirisasi Nikel PT BNSI
Ekonomi

Fasilitas Kawasan Berikat Bantu Dorong Teknologi Hijau dalam Hilirisasi Nikel PT BNSI

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:01
SDM
Ekonomi

Laba Bersih Elnusa Melonjak 29 Persen pada Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp7,6 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:04
Batik
Ekonomi

Limbah Kelapa Sawit Bisa Disulap Jadi Helm hingga Batik, Dorong UMKM Naik Kelas

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:23
Perwira-PHE
Ekonomi

Strategi Hulu PHE Berbuah Manis, Produksi Stabil hingga Cadangan Bertambah

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:03
L8
Ekonomi

LEPAS L8 Resmi Meluncur di Indonesia, SUV PHEV Premium Dibanderol Rp589 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:30
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Ekonomi

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2993 shares
    Share 1197 Tweet 748
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    699 shares
    Share 280 Tweet 175
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.