• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pemuda Asal Bandung Manfaatkan Peluang Besar E-commerce untuk Bangun Bisnisnya

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 6 Februari 2025 - 17:09
in Ekonomi
E-Pron
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah era digital yang kian pesat, e-commerce terus menjadi kontributor terbesar bagi pertumbuhan ekonomi digital dari tahun ke tahun, terutama bagi UMKM lokal di Indonesia. Laporan e-Conomy SEA 2024 yang diterbitkan oleh Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat kontribusi e-commerce untuk digital ekonomi Indonesia mencapai USD 65 miliar . Angka tersebut diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan hingga mencapai $150 miliar pada tahun 2030. Hal ini juga menunjukkan bahwa e-commerce terus menjadi platform strategis dan menjanjikan bagi para pengusaha UMKM untuk berkembang.

Billy Noviar, pemilik usaha tekstil bernama Papastore.bdg adalah salah satu pengusaha UMKM muda yang turut merasakan dampak positif dari kehadiran e-commerce. Siapa sangka berjualan apron yang merupakan produk komplementer di industri Food & Beverages (F&B) bisa membawa kesuksesan bagi pengusaha UMKM asal Bandung ini. Pada tahun 2019, Billy bersama tiga orang temannya mengawali perjalanan bisnis onlinenya dengan berjualan tote bag di Shopee. Sayangnya, penjualan mereka kurang memuaskan dan membuat mereka harus memutar otak mencari peluang bisnis baru yang lebih menjanjikan.

BacaJuga:

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai

Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T

Liburan Sekolah Lebih Seru di Swiss-Belresort Dago Heritage, Pesan Melalui Aplikasi Mobile

Melihat tren bisnis F&B yang terus berkembang, Billy dan teman-temannya melakukan riset pasar terkait jenis produk yang berpotensi laris di pasar F&B. Hasil riset tersebut mengantarkan Billy dan ketiga temannya bersepakat untuk beralih mencoba berjualan apron di akhir tahun 2019. Meskipun bersifat pelengkap, apron adalah salah satu produk komplementer esensial dalam industri F&B. Di tengah perjuangan merintis bisnis barunya, Billy kembali menemui tantangan baru, yaitu ketiga temannya memutuskan untuk berhenti menjalankan bisnis bersama.

“Awalnya sangat berat. Saya bahkan sempat bingung apakah harus melanjutkan atau berhenti bangun bisnis. Namun, saya percaya bahwa setiap tantangan adalah pelajaran yang bisa membuat kita lebih kuat. Saya pun belajar otodidak fitur dan program di Shopee, trial and error pokoknya. Tapi tekad saya gak gentar. Sampai akhirnya, gak kerasa saya sudah 6 tahun fokus berjualan Papastore.bdg eksklusif hanya di Shopee,” ujar Billy.

Rahasia Kesuksesan: Produk Unik dan Strategi Tepat
Dibanding berjualan produk yang sudah banyak ditawarkan oleh pengusaha UMKM lain, Papastore.bdg memilih tampil beda dengan menjual produk yang unik. Toko ini berhasil menggaet pasar strategis dengan menawarkan berbagai jenis apron yang ditujukan untuk para barista, chef, bartender, dan pelayan, dengan desain yang tidak hanya stylish tetapi juga fungsional.

Selain menyasar pembeli individu, Billy juga mencoba menawarkan produknya dengan pendekatan business-to-business (B2B). Salah satu layanan yang paling disukai oleh pelanggan Papastore.bdg adalah layanan custom melalui sistem pre-order di Shopee dengan harga yang kompetitif. Layanan ini memungkinkan pemilik usaha F&B untuk membuat apron eksklusif dengan logo dan desain sesuai identitas brand mereka.

Melalui layanan ini, Billy berhasil memperluas pasarnya dan mendukung bisnis kuliner kecil hingga menengah dalam memperkuat identitas visual mereka. Saat ini, Papastore.bdg juga mendapat ribuan pesanan setiap bulannya. Tingginya jumlah pesanan tersebut tidak terlepas dari peran program kampanye Shopee yang bisa membuat pesanan Papastore.bdg melonjak bahkan mencapai lebih dari 300 pesanan dalam satu hari.

Kesuksesan Papastore.bdg nyatanya juga memberikan dampak positif bagi warga sekitar tempat produksinya. Berawal dari tiga karyawan, Billy kini sudah memiliki lebih dari 50 total karyawan. Menariknya, walaupun tampilan apron Papastore.bdg bersifat stylish dan kekinian, lebih dari 50% total karyawannya didominasi oleh para ibu-ibu yang tentunya memainkan peranan penting dalam setiap proses produksinya.

“Saya senang sekali Papastore.bdg juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Walaupun saya sendiri sebenarnya tidak ada pengalaman dalam berjualan online, saya pun berusaha untuk terus belajar membuat strategi dalam memanfaatkan dan berinvestasi pada berbagai fitur serta program yang ditawarkan Shopee, seperti Iklan Shopee, program kampanye, hingga program Affiliate Marketing Solutions yang juga sangat berpengaruh sama penjualan toko saya. Sekarang ini, kami juga lagi coba terus mengulik fitur Shopee Live, siapkan studio dan talent yang oke,” jelas Billy.

Shopee terus berkomitmen untuk menjadi mitra utama bagi UMKM Indonesia, tak hanya sebagai platform berjualan, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui berbagai program dan inovasi fitur yang diluncurkan, Shopee terus berupaya membantu jutaan pengusaha UMKM lokal memperluas jangkauan mereka, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata. (srv)

Tags: e-commerceEkonomi DigitalUMKM

Berita Terkait.

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai
Ekonomi

TRIV Gandeng Indomaret, Akses Investasi Kripto Menjangkau 300 Ribu Gerai

Senin, 20 April 2026 - 21:27
Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T
Ekonomi

Listrik Surya untuk Koperasi Desa: MoU Kemenkop-Green X Bidik Desa 3T

Senin, 20 April 2026 - 21:03
Ekonomi

Liburan Sekolah Lebih Seru di Swiss-Belresort Dago Heritage, Pesan Melalui Aplikasi Mobile

Senin, 20 April 2026 - 20:31
Indonesia Nahkodai Forum Global HS, Imbas ke Perdagangan dan Harga Barang
Ekonomi

Indonesia Nahkodai Forum Global HS, Imbas ke Perdagangan dan Harga Barang

Senin, 20 April 2026 - 20:15
Ijazah Pesantren Diakui Negara dan Setara SMP, UAN PKPPS Wustha Dimulai
Ekonomi

Ekspor Perdana 8 Kg Madu, UMKM Binaan Bea Cukai Jambi Buka Jalan ke Pasar Global

Senin, 20 April 2026 - 19:31
bc
Ekonomi

Permintaan Tinggi, Kepiting Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura

Senin, 20 April 2026 - 19:19

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1115 shares
    Share 446 Tweet 279
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    855 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.