• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Nilai Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kurang Baik, Polemik Gas 3 Kg Disinggung

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 5 Februari 2025 - 17:57
in Nasional
Hendri-Satrio

Pengamat politik Hendri Satrio memberikan keterangan soal masalah komunikasi di Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berujung lahirnya regulasi bikin gaduh. Foto: Dhika Alam Noor / Dhika Alam Noor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Hendri Satrio menilai, komunikasi Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak dikelola dengan baik menyusul kebijakan larangan pengecer menjual elpiji 3 kilogram (kg) yang sempat diberlakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski kini ketentuan tersebut telah dibatalkan.

Hal tersebut disampaikannya saat launching survei KedaiKopi berjudul “100 Hari Masa Pemerintahan Prabowo-Gibran”. Dalam hasil survei tersebut, sebanyak 72,5 persen masyarakat merasa puas dengan kinerja 100 hari pemerintah. Sementara sebanyak 27,5 responden mengaku tidak puas.

BacaJuga:

Cakrawala Recovery Sumatera: Sentuhan PTBA Bangkitkan Semangat Anak Pascabanjir

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Menurut Hendri, ketidakpuasan sebagian masyarakat didasari karena ada perilaku menteri atau pejabat di lingkaran pemerintah. Serta mengeluarkan kebijakan ekonomi kurang berpihak.

“Tidak terlihat perubahan signifikan. Keputusan-keputusan meninggalkan kontroversi. Ada masalah komunikasi yang besar sekali di pemerintah pak Prabowo dengan rakyat,” kata Hendri di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Penyampaian suatu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah kepada masyarakat jika dilakukan dengan baik, maka tak akan membuat gaduh dan mendapat penolakan dari masyarakat.

“Contohnya gas elpiji, kalau komunikasi pemerintah dengan pengecer, agen dan rakyat itu bagus. Tentu tidak akan terjadi antrean panjang yang akhirnya menimbulkan korban jiwa,” ujar Hendri.

Seharusnya jika menteri melahirkan suatu kebijakan harus dipersiapkan dengan matang. Serta harus mampu diimplementasikan dengan baik. Bukan malah membuat gejolak di tengah masyarakat.

Sikap pemerintah ketika masalah tersebut menjadi sorotan banyak pihak terkesan kurang sigap merespons keluhan masyarakat. “Jadi yang dilakukan pemerintah sibuk defence,” nilai founder lembaga survei KedaiKopi.

“Jadi kebanyakan defence-nya, jadinya komunikasi-komunikasi yang baik itu tidak terjadi,” tambahnya.

Survei opini 100 hari masa pemerintahan Prabowo-Gibran dilakukan pada 23-29 Januari 2025. Dengan metode Online-Computerized Assisted Self Interview (CASI) dengan 1201 responden WNI berusia 17-55 tahun.

Pemerintah sempat mengeluarkan regulasi baru yang berlaku mulai 1 Februari 2025 melarang penjualan elpiji 3 kilogram oleh pengecer. Namun, ketentuan tersebut tak berlaku setelah ada instruksi dari Presiden Prabowo. (dan)

Tags: Gas LPG 3Kgkementerian esdmPengecer

Berita Terkait.

Menkop: Dekopinwil Jateng Berperan Strategis Kembangkan Produk Lokal Melalui KDKMP
Nasional

Cakrawala Recovery Sumatera: Sentuhan PTBA Bangkitkan Semangat Anak Pascabanjir

Selasa, 14 April 2026 - 21:44
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Nasional

Bukan NGO atau Aktivis, Haris Azhar Sebut Elite di Balik Isu Kudeta Presiden

Selasa, 14 April 2026 - 20:55
Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN
Nasional

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Selasa, 14 April 2026 - 20:15
Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2510 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.