• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

10 Pola Candlestick Populer dan Cara Menginterpretasikannya

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 3 Februari 2025 - 21:56
in Ekonomi
Harga Kripto dalam Rupiah Senin (3/2/2025) di market terbesar Indonesia. Foto : Ist

Harga Kripto dalam Rupiah Senin (3/2/2025) di market terbesar Indonesia. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Candlestick adalah alat analisis teknikal yang populer digunakan oleh para trader. Alat analisis ini banyak digunakan untuk menganalisis berbagai instrumen investasi. Salah satuny, adalah menganalisis harga mata uang kripto tertentu.

Setiap pola candlestick memiliki makna tersendiri yang mencerminkan psikologi pasar. Oleh sebab itu memahami pola-pola ini, trader serta membuat keputusan trading dengan lebih baik.

BacaJuga:

Dorong Transisi Eneri Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Lantas, apa saja 10 pola candlestick paling populer dan bagaimana cara menginterpretasikannya? Berikut adalah 10 pola candlestick paling populer yang wajib diketahui oleh trader beserta cara menginterpretasikannya:

1. Hammer

Candlestick ini memiliki tubuh kecil dengan bayangan bawah yang panjang menunjukkan bahwa harga sempat turun tajam sebelum akhirnya ditutup mendekati harga pembukaan. Pola hammer biasanya muncul setelah tren turun dan dianggap sebagai sinyal pembalikan bullish.

Hammer mencerminkan tekanan jual yang kuat di awal tetapi diikuti oleh dorongan beli yang signifikan. Maka, munculnya pola ini di dekat level support bisa menjadi indikasi pembalikan arah menuju tren naik.

2. Inverted Hammer

Pola ini merupakan pola yang mirip dengan hammer. Tetapi bayangan panjangnya terletak di atas tubuh kecilnya. Inverted hammer biasanya muncul setelah tren turun dan menunjukkan potensi pembalikan ke arah bullish.

Pola ini menunjukkan bahwa pembeli mulai mendorong harga naik meskipun tekanan jual masih ada. Tapi, pola ini perlu konfirmasi dengan candlestick berikutnya  untuk memastikan sinyal bullish.

3. Shooting Star

Shooting star adalah kebalikan dari inverted hammer. Sebab pola ini muncul setelah tren naik dan biasanya merupakan sinyal pembalikan bearish. Pola shooting star yang muncul di dekat level resistance dapat menjadi indikasi bahwa pasar mengalami tekanan jual yang besar setelah upaya kenaikan.

Tapi, pola ini perlu menggunakan indikator lain untuk meningkatkan probabilitasa. Misalkan, menggunakan indikator seperti RSI untuk mendeteksi kondisi overbought.

4. Doji

Doji adalah pola candlestick di mana harga pembukaan dan penutupan hampir sama, menciptakan badan candle yang sangat kecil. Pola ini sendiri mencerminkan keraguan pasar karena pembeli dan penjual berada dalam keseimbangan.

Doji juga terdiri dari beberapa variasi seperti long-legged doji dan dragonfly doji yang masing-masing memberikan informasi tambahan tentang psikologi pasar. Doji sering muncul sebelum pembalikan tren atau saat pasar sedang dalam fase konsolidasi. Tapi, Doji biasanya harus dikonfirmasi dari candlestick berikutnya untuk menentukan arah pasar.

5. Bullish Engulfing

Pola ini terdiri dari dua candlestick. Pola ini terjadi ketika candlestick kedua yang bullish sepenuhnya menelan candlestick pertama yang bearish. Bullish engulfing sendiri acap muncul setelah tren turun dan merupakan sinyal kuat bahwa pembalikan bullish sedang berlangsung.

Bullish engulfing menunjukkan bahwa pembeli telah mengambil alih kontrol pasar dari penjual. Ini menjadi indikasi kemungkinan kenaikan lebih lanjut.

6. Bearish Engulfing

Pola ini adalah kebalikan dari bullish engulfing. Sebab pola ini terjadi ketika candlestick kedua yang bearish sepenuhnya menelan candlestick pertama yang bullish.

Bearish engulfing biasanya muncul setelah tren naik dan mengindikasikan potensi pembalikan bearish. Pola ini menjadi indikasi adanya tekanan jual lebih besar daripada tekanan beli sehingga pasar berpotensi untuk berbalik turun. Tapi, pola ini biasanya memerlukan pengamatan level resistance yang berdekatan untuk mencari konfirmasi tambahan.

7. Morning Star

Morning star adalah pola candlestick tiga sesi yang dianggap sebagai sinyal pembalikan bullish. Pola ini terdiri dari candlestick bearish besar, candlestick kecil (doji atau spinning top), dan candlestick bullish besar. Lebih lanjut pola ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah dan pembeli mulai mendominasi, menandakan pembalikan ke arah tren naik.

8. Evening Star

Evening star adalah kebalikan dari morning star. Ini karena pola Evening Star merupakan pembalikan bearish. Pola ini sendiri terdiri dari candlestick bullish besar, candlestick kecil, dan candlestick bearish besar.

Evening star dapat menjadi indikasi bahwa tren naik mulai kehilangan momentum. Pola ini  sendiri acap sering ditemukan di puncak tren naik dan menjadi lebih kuat jika diiringi dengan volume perdagangan yang tinggi pada candlestick ketiga.

9. Harami

Harami adalah pola yang dapat bersifat bullish atau bearish tergantung pada arah tren sebelumnya. Pola ini juga merupakan pola yang sering digunakan bersamaan dengan analisis level support dan resistance untuk meningkatkan akurasi.

Pola harami terdiri dari dua candlestick di mana tubuh candlestick kedua sepenuhnya berada di dalam tubuh candlestick pertama. Pola ini menunjukkan bahwa momentum tren sebelumnya mulai berkurang. Tapi, indikasi ini memerlukan konfirmasi dengan candlestick berikutnya untuk memastikan arah pasar.

10. Piercing Line

Piercing line adalah pola pembalikan bullish yang terdiri dari dua candlestick. Candlestick pertama adalah bearish sedangkan candlestick kedua adalah bullish yang menutup lebih dari setengah tubuh candlestick pertama.

Pola ini menunjukkan pembeli mulai mendominasi setelah tekanan jual. Piercing line menjadi sinyal kuat untuk potensi pembalikan ke arah bullish  ketika muncul di dekat level support. Tapi, biasanya digunakan volume dan indikator lainnya untuk mengonfirmasi validitas pola ini.

Berikut adalah pembahasan tentang 10 pola candlestick dan bagaimana cara menginterpretasikannya. Tentu memahami pola candlestick dan cara menginterpretasikannya adalah keterampilan penting bagi trader karena pola-pola ini memberikan wawasan tentang psikologi pasar dan membantu trader mengambil keputusan berdasarkan data historis.

Tapi, penggunaan pola-pola candlestick ini memerlukan latihan dan pengalaman. Lebih dari itu penting untuk selalu mengkombinasikan analisis pola candlestick dengan manajemen risiko yang tepat agar hasil trading lebih konsisten dan terukur. (ibs)

Tags: BitcoinKripto

Berita Terkait.

Nota-Kesepahaman
Ekonomi

Dorong Transisi Eneri Hijau, Pertamina NRE Jajaki Investasi Energi Terbarukan di Bangladesh

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:23
Prabowo
Ekonomi

Rupiah Melemah, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07
prabowo
Ekonomi

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Klaim Ukir Sejarah

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:06
menkop
Ekonomi

Perkuat Nilai Tawar, Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:22
knecks
Ekonomi

Era Digital Mengubah Segalanya, Industri Syariah Diminta Naik Kelas

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:28
Budianto-Chandra
Ekonomi

Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:09

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2037 shares
    Share 815 Tweet 509
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1230 shares
    Share 492 Tweet 308
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.