• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Aksi Senin Hitam di Kemendiktisaintek, Paguyuban Pegawai: Ini Bentuk Perlawanan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 20 Januari 2025 - 15:35
in Nasional
demo

Aksi ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI menggelar aksi damai di depan kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (20/1/2025). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aksi Senin Hitam hari ini, Senin (20/1/2025) sebagian respons pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Paguyuban Pegawai Dikti Suwitno kepada INDOPOSCO.ID, Senin (20/1/2025).

BacaJuga:

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Ia mengatakan, aksi Senin Hitam merupakan respon atas aksi salah satu pimpinan di Kemendiktisaintek terhadap beberapa pegawai dan di luar pegawai Dikti.

“Aksi Senin Hitam ini bentuk perlawanan terhadap pergantian dengan cara-cara yang tidak elegan, tidak sesuai prosedur,” ungkap Suwitno.

Kemudian, lanjut dia, pada kasus Neni Herlina, ada kesalahpahaman di dalam pelaksanaan tugas dan itu menjadi fitnah atau suudzon (sikap berburuk sangka atau berprasangka negatif terhadap orang lain tanpa bukti yang jelas).

“Bahwa Ibu Neni menerima sesuatu, padahal dia tidak melakukannya,” ucapnya.

Suwitno mengatakan, pada kasus Neni semestinya ada penerapan sanksi administrasi. Seperti penjatuhan sanksi disiplin secara prosedural.

“Ini tidak jelas, bahkan diusir dan diberhentikan. Yang bersangkutan diusir (angkat kaki) hari itu juga. Disaksikan oleh pak Menteri dan pak Sekretaris Jenderal,” jelasnya.

“Kami di paguyuban menilai ada kesalahan di dalam proses. Dan kami bergerak secara spontanitas,” imbuhnya.

Suwitno menuturkan, pada aksi paguyuban tersebut menuntut agar Presiden Prabowo Subianto agar memperhatikan kasus tersebut.

“Kami minta Presiden Prabowo yang mengangkat dan memberhentikan menteri. Ini ‘kan di pendidikan tinggi, apakah akan dilanjutkan atau diberhentikan,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek Togar M. Simatupang mengatakan, aksi Senin Hitam merupakan dinamika interaksi yang biasa terjadi dalam sebuah pemekaran organisasi.

“Kami terbuka untuk melakukan berbagai upaya persuasif, seperti melakukan dialog,” katanya.

Sebelumnya, dari pantauan INDOPOSCO.ID di lokasi nampak ratusan pegawai ASN Ditjen Dikti Kemendiktisaintek menggelar aksi damai di depan kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Aksi yang dilakukan dengan menyanyikan sejumlah lagu kebangsaan seperti Indonesia Raya dan Bagimu Negeri, teriakan yel-yel, serta pembentangan spanduk dan sejumlah karangan bunga tersebut dipicu oleh adanya pemberhentian secara mendadak kepada salah seorang pegawai Kemendiktisaintek bernama Neni Herlina, beberapa waktu yang lalu. (nas)

Tags: ASNdemonstrasiKemendiktisaintekunjuk rasa

Berita Terkait.

guru
Nasional

P2G: RUU Sisdiknas Belum Futuristik, Kesejahteraan Guru dan Dosen Belum Terjamin

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:27
menag
Nasional

Manajemen Talenta Segera Diterapkan, Menag: Jabatan ASN Kemenag Berdasarkan Kompetensi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:37
sutan
Nasional

DPD RI Kawal Program Perumahan agar Tepat Sasaran, Sultan: Rumah Layak Hak Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:17
Kementerian PPN/Bappenas
Nasional

Indonesia Perkuat Kebijakan Konservasi lewat 4 Dokumen Status Keanekaragaman Hayati

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:16
Karhutla
Nasional

Karhutla Meluas di Sejumlah Daerah, BNPB Ingatkan Risiko Meningkat Akibat Cuaca Kering

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:44
Prabowo
Nasional

Prabowo Dorong Pelayanan Publik Harus Masuk ke Genggaman, Bukan Lagi Antrean Panjang

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3180 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2741 shares
    Share 1096 Tweet 685
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.