• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dituding Coba Memecah Belah Eropa, Ini Kebijakan Kontroversial Donald Trump

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 10 Januari 2025 - 23:13
in Internasional
Trump

Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Foto: Instagram/@realdonaldtrump

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Situasi politik dan diplomatik antara Eropa dan Amerika Serikat (AS) tampaknya semakin dinamis menjelang pelantikan Donald Trump sebagai Presiden terpilih AS pada 20 Januari 2025 mendatang. Berikut poin-poin utama terkait isu ini seperti dikutip ANTARA pada Jumat (10/1/2025):

1. Tuduhan Upaya Perpecahan Eropa

BacaJuga:

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

– Wakil Kanselir Jerman, Robert Habeck menuduh Trump mencoba memecah belah negara-negara Eropa dengan kebijakan bilateral yang sebelumnya ia gunakan dalam masa jabatan sebelumnya.
– Habeck menekankan pentingnya persatuan Eropa, terutama bagi Jerman yang sangat bergantung pada dukungan Uni Eropa dalam menghadapi kebijakan perdagangan AS yang cenderung proteksionis.
– Surplus perdagangan Jerman dengan AS dianggap menjadi sasaran utama kebijakan tarif Trump.

2. Kritik Olaf Scholz terhadap Trump

– Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam pernyataan Trump terkait akuisisi Greenland dan Kanada.
– Scholz menegaskan bahwa integritas perbatasan internasional tidak boleh dilanggar, dan prinsip ini menjadi dasar tatanan perdamaian global.
– Pernyataan Trump tentang kemungkinan akuisisi wilayah seperti Greenland memicu respons tegas dari Denmark dan Perdana Menteri Mette Frederiksen, yang memperkuat status otonomi Greenland.

3. Kebijakan Kontroversial Trump

– Trump terus mengangkat isu akuisisi Greenland, menyebutkan bahwa wilayah tersebut akan mendapat perlindungan dan kesejahteraan jika menjadi bagian dari AS.
– Usulan Trump untuk menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS melalui tekanan ekonomi menambah ketegangan hubungan internasional.
– Dalam platform Truth Social, Trump menggalang dukungan dengan slogan seperti “BUAT GREENLAND HEBAT LAGI!”

4. Elon Musk dan Pengaruhnya terhadap Hubungan Jerman-AS

– Elon Musk, penasihat dekat Trump, memanaskan hubungan dengan mengkritik Kanselir Scholz dan Presiden Frank-Walter Steinmeier secara terbuka.
– Dukungan Musk terhadap Alternatif untuk Jerman (AfD), partai sayap kanan, menjadi perhatian besar menjelang pemilu Jerman pada 23 Februari.
– Scholz menanggapi kritik ini dengan menegaskan komitmen Jerman terhadap NATO sebagai pilar utama keamanan global.

5. Respons Eropa terhadap Trump

– Pemimpin-pemimpin Eropa, termasuk Habeck dan Scholz, menyerukan solidaritas Eropa menghadapi kebijakan Trump yang berpotensi mengganggu stabilitas transatlantik.
– Hubungan Eropa-AS akan diuji, terutama dalam isu perdagangan, keamanan, dan nilai-nilai bersama.

6. Tantangan Transatlantik Mendatang

– Dengan pelantikan Trump yang semakin dekat, Eropa bersiap untuk kemungkinan menghadapi tantangan yang lebih besar terhadap hubungan diplomatik dan ekonomi transatlantik.
– Langkah-langkah strategis sedang dipertimbangkan untuk mempertahankan kesatuan Eropa, menghadapi kebijakan unilateral dari pemerintahan AS yang baru. (her)

Sumber: Anadolu-OANA

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpEropaKebijakan Kontroversial

Berita Terkait.

sayid
Internasional

Menlu Iran Desak AS Angkat Kaki dari Selat Hormuz: Jika Ingin Aman Pergilah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:02
trump
Internasional

Berulah Lagi, Trump Serang Iran Usai Helikopter Apache Ditembak Jatuh

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:20
Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:15
sayid
Internasional

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:07
joseph
Internasional

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:05
rudal
Internasional

Iran Luncurkan 7 Rudal ke Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:11

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1422 shares
    Share 569 Tweet 356
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.