• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

OCCRP Masukan Jokowi Pemimpin Terkorup, Pengamat Bandingkan Soekarno dan Soeharto

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 2 Januari 2025 - 18:48
in Nasional
Kolase-Foto-Presiden

Kolase foto Presiden RI ke-1 Soekarno, Presiden RI ke-2 Soeharto dan Pteisden RI ke-7 Joko Widodo. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam daftar tokoh pemimpin terkorup di dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), hal ini bagi pengamat politik Subiran Paridamos semestinya memiliki alasan dan bukti yang kuat.

“Sebab jika hanya sekedar voting dari usulan jaringannya termasuk dari Indonesia, maka laporan itu tidak lebih dari wacana, pendapat atau isu bahkan mengarah ke propaganda yang memiliki beberapa pesan politik,” kata Biran dalam keterangan persnya di Jakarta Kamis (2/1/2025).

BacaJuga:

TKA Jangan Jadi Momok, DPR Tekankan Keadilan dan Kesehatan Mental Siswa

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

OCCRP yang merupakan organisasi jurnalisme investigasi terbesar di dunia yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda, pada Selasa (31/12/2024).

telah memasukkan nama Jokowi disandingkan dengan 5 nama pemimpin terkorup di dunia lainnya, yakni Presiden Suriah Basyar Al Assad, Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, Mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan Pengusaha India Gautam Adani.

Kata Biran, OCCRP sebagai lembaga jurnalis investigasi korupsi, seharusnya merilis daftar kejahatan atau daftar kasus korupsi yang dilakukan Jokowi yang disertai bukti dan fakta investigasi, bukan hanya melempar hasil voting ke publik.

“Tapi faktanya semua itu tidak ada. Jelas ini framming jahat, masuk kategori penggiringan opini bahkan propaganda yang punya niat merusak reputasi sang mantan kepala negara,” ujar Biran.

Menurut Biran, dengan memasukkan Jokowi sebagai finalis pemimpin korup jelas framming jahat dari orang-orang atau kelompok yang membenci Jokowi termasuk melibatkan jaringan international mereka untuk merusak reputasi Jokowi di dunia international.

“Hampir sama ketika dewan HAM PBB pada Pilpres kemarin juga sempat melontarkan kritikan terhadap pelaksanaan Pilpres di Indonesia. Kenapa dikatakan framming jahat? Karena tidak ada rilis laporan kejahatan atau korupsi atau fakta investigasi korupsi yang melibatkan Jokowi,” jelas Biran.

Kata Biran, memasukkan Jokowi kedalam barisan para pemimpin terkorup di dunia juga tidak punya dasar yang argumentatif, selain sentimental dan diduga syarat muatan politis.

“Kenapa? Karena masih banyak pemimpin dunia yang bahkan masuk kategori pelanggar HAM berat seperti perdana menteri Israel, dan para pemimpin dunia yang lengser dari jabatannya karena kudeta, dan lain-lain justru tidak masuk dalam laporan tersebut,” ungkapnya.

Tak hanya itu, lanjut Bitan, kenapa OCCRP juga tidak memasukkan nama pemimpin dunia yang berkuasa sangat lama, termasuk dua mantan Presiden RI, Soekarno dan Soeharto.

“Termasuk juga apakah OCCRP berani memasukkan nama Presiden Korut (Korea Utara), Rusia dan Cina yang mereka sangat lama berkuasa atau pemompin dunia lainnya yang mewariskan kekuasaannya turun temurun,” cetusnya.

“Soekarno aja yang pernah memgangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup melalui dekrit tidak diframming sejahat itu, termasuk juga Presiden Soeharto yangbtelah berkuasa 32 tahun,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: Joko WidodoOrganized Crime and Corruption Reporting Projecttokoh pemimpin terkorup

Berita Terkait.

sma
Nasional

TKA Jangan Jadi Momok, DPR Tekankan Keadilan dan Kesehatan Mental Siswa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:14
wamen
Nasional

Wamen P2MI Lepas 271 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:11
asap
Nasional

Asap Karhutla Picu Krisis Kesehatan di Kalteng, Ketua DPR Desak Penguatan Layanan Kesehatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 00:30
habib
Nasional

Kapolri Pimpin Langsung pemberantasan Narkoba, Komisi III: Pesan Kuat Sikat Habis Sampai Bandarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02
bc
Nasional

5 Bandara Jadi Jalur Ekspor Ilegal Emas, Bea Cukai Amankan 25,88 Kilogram Emas Senilai Rp61,95 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:12
nurul
Nasional

Jaring Sineas Muda, Golkar Gelar Kompetisi Film Pendek

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:19

OLAHRAGA

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12
Olahraga

Legislator Ini Minta Pembinaan Fokus pada Potensi Unik Anak saat Buka Turnamen KU-12

Editor Nasuha
Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pembinaan olahraga usia dini harus berfokus pada pengembangan...

SelengkapnyaDetails
Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    4359 shares
    Share 1744 Tweet 1090
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.