• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

PPN 12 Persen, Gerindra: Kok Salahkan Prabowo, Tanya PDIP Sebagai Inisiator UU 20 Tahun 2021!

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 23 Desember 2024 - 14:58
in Headline
Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto. Foto: Dok. Gerindra

Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto. Foto: Dok. Gerindra

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Banggar DPR RI, Wihadi Wiyanto tuding pernyataan politikus PDIP Dolfie Othniel Frederic Palit yang menyebut pemerintah bisa menyesuaikan atau menurunkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah upaya menghasut masyarakat.

Anggota Komisi XI DPR ini menegaskan pemerintah tak bisa secara tiba-tiba menurunkan tarif PPN sebesar 12 persen karena telah diatur dalam Undang-Undang No 20 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

BacaJuga:

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

“Sebagai Ketua Panja dia tidak memahami UU. Dia membaca Pasal 7 ayat 3 tapi tidak membaca ayat 4 secara tuntas,” kata Wihadi kepada wartawan, Minggu (22/12/2024).

Dikatakan, dalam ayat 4 kalau kita baca itu adalah Peraturan Pemerintah yang bisa dibuat oleh pemerintah dengan persetujuan DPR untuk menentukan asumsi penerimaan dari pajaknya dalam rentang 5 sampai 15 persen dan di sini dikatakan bahwa PP tersebut bisa disetujui DPR dan pemerintah dalam rangka pembuatan rancangan APBN bukan langsung dipotongkan begitu saja.

Wihadi menyatakan pernyataan Dolfie sebagai kebohongan publik dan Dolfie berniat memprovokasi rakyat seakan-akan pemerintah tidak berpihak pada rakyat padahal UU HPP merupakan produk PDIP saat jadi partai penguasa.

“Jadi ini bentuk provokasi sehingga masyarakat bergerak menuntut pembatalan PPN ini,” tegasnya.

Sebelumnyq Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian menyampaikan kritik terhadap sikap PDIP.

Kawendra mengaku heran dengan kritikan PDIP padahal inisiasi kenaikan PPN 12 persen justru berawal dari usulan PDIP yang tercatat memiliki anggota legislatif terbanyak.

“Kami menyesalkan sikap tak konsisten PDIP yang saat ini seakan menolak kenaikan PPN 12 persen, padahal sebelumnya mereka gencar mengusulkan. Kita semua tahu bahwa wacana PPN 12 persen ini bukan tiba-tiba muncul, melainkan diinisiasi oleh PDIP. Jadi, jangan banyak drama,” kata Kawendra.

Sementara Ketua Baleg DPR RI , Bob Hasan menjelaskan kenaikan PPN menjadi 12 persen merupakan produk hukum Undang-undang No. 20 Tahun 2021 tentang Peraturan Perpajakan, bukan kebijakan Pemerintah yang baru.

Peraturan perpajakan itu telah dirumuskan bersama-sama dan dijadikan Undang-undang oleh DPR RI pada tahun 2021 lalu.

Dalam UU pasal 7 ayat (1) tersebut sudah diatur tarif pajak Pertambahan Nilai sebesar 11 persen dan mulai berlaku pada tanggal 1 April 2022. Kemudian huruf B nya menyebutkan kenaikan PPN sebesar 12 persen ( Dua belas persen) mulai berlaku paling lambat tanggal 1 Januari 2025.

“Sehingga dapat diartikan, kenaikan PPN 12 persen Januari 2025 merupakan perintah Undang-undang ( UU no 20/2021). Artinya bukan kebijakan pemerintahan Pak Prabowo,” kata Bob.

Dia mengatakan, ungkapan PPN 12 persen disusun oleh pemerintahan Prabowo Subianto adalah kebohongan publik. Sebab UU ini lahir sejak tahun 2021 di zaman Presiden Jokowi yang diusung PDIP. (fer)

Tags: GerindraKenaikan PPN 12 PersenPDIPPPN 12 Persen

Berita Terkait.

pratikno
Headline

Realisasi Arahan Presiden tentang Sekolah Nasional Terintegrasi Gelombang Perdana Hadir di 17 Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:31
Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar
Headline

Dampak El Nino, 107 Ribu Hektare Hutan di Indonesia Terbakar

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:45
yhi
Headline

Imbas Temuan 995 Senjata hingga Narkoba, Sekolah YHI-PP Terapkan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02
Kebakaran
Headline

Bromo Wildfire Still Burning, BNPB: More Than 176 Hectares of Land Affected

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

Duh Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, BNPB: Lebih dari 176 Ha Lahan Terbakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:27
Karhutla
Headline

60 Hektare Bromo Terdampak Kebakaran, DPR Soroti Lemahnya Antisipasi Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2204 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.