• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dana Bergulir Berdayakan Nelayan di Labuan Bajo Melalui KSP Kopdit Suka Damai

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 14 Desember 2024 - 10:03
in Ekonomi
Penyaluran dana bergulir KSP Kopdit Suka Damai di Labuan Bajo membuat para nelayan setempat merasakan dampak positif dalam mengembangkan usaha mereka. Foto: Dok. LPDB-KUMKM

Penyaluran dana bergulir KSP Kopdit Suka Damai di Labuan Bajo membuat para nelayan setempat merasakan dampak positif dalam mengembangkan usaha mereka. Foto: Dok. LPDB-KUMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menegaskan komitmennya dalam memberdayakan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan.

Melalui penyaluran dana bergulir kepada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Suka Damai di Labuan Bajo, para nelayan setempat kini merasakan dampak positif yang signifikan dalam mengembangkan usaha mereka.

BacaJuga:

Pengelola Fiskal Perlu Kuasai AI hingga Baca Tren Global, Ini Alasannya

Sabut Kelapa Minahasa Selatan Tembus Pasar China, Limbah Jadi Devisa

Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau

Linda, Pengurus KSP Kopdit Suka Damai Labuan Bajo, mengungkapkan, KSP Kopdit Suka Damai telah berjalan selama 20 tahun. Berawal dari masa sulit krisis moneter pada tahun 1998, para pengurus membentuk usaha simpan pinjam bersama dan terus berkembang hingga menjadi koperasi kredit pada tahun 2004, dan akhirnya menjadi KSP Kopdit Suka Damai pada tahun 2015.

“Kami memiliki beberapa fasilitas pinjaman, salah satunya dari LPDB-KUMKM. Kami bangga menjadi satu-satunya koperasi di Kabupaten Manggarai Barat yang mendapatkan pembiayaan dana bergulir dari LPDB-KUMKM. Dana bergulir ini sangat luar biasa dan membantu banyak UMKM serta masyarakat yang kesulitan modal usaha,” ungkap Linda.

Sejak kehadiran LPDB-KUMKM hingga saat ini, lanjut Linda, hingga saat ini sudah ada 687 orang penerima manfaat dengan berbagai jenis usaha.

“Harapan kami kedepannya adalah semakin banyak lagi dana bergulir dari LPDB-KUMKM dan yang terpenting, LPDB-KUMKM terus melakukan monitoring setelah penyaluran sehingga kami merasa didukung dan tidak ditinggalkan,” terang Linda.

Sementara itu, Mustaji, salah seorang anggota koperasi yang berprofesi sebagai nelayan, menambahkan sebagai nelayan, pihaknya sangat membutuhkan permodalan dalam menunjang usahanya.

“Modal sangat penting bagi kami. Untuk melaut, kami membutuhkan mata kail, pemberat, alat tangkap ikan, dan tentunya perahu yang memadai. Saya sedang membangun perahu nelayan dan berkat bantuan KSP Kopdit Suka Damai, impian itu bisa terwujud. Pelayanan koperasi sangat baik dan tidak menyulitkan kami. Dengan menjadi anggota koperasi, saya bisa membangun perahu yang lebih bagus dan membawa pulang hasil tangkapan yang lebih banyak,” kata Mustaji.

Harapan Mustaji, KSP Kopdit Suka Damai dapat terus memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, terutama dalam hal permodalan. “Agar kami dapat meningkatkan hasil tangkapan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi nelayan di Labuan Bajo,” harapnya.

Pemberdayaan Koperasi dan UMKM

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, menanggapi keberhasilan KSP Kopdit Suka Damai dan para nelayan di Labuan Bajo, bahwasannya terdapat banyak dampak positif yang dihasilkan dari penyaluran dana bergulir LPDB-KUMKM.

“Keberhasilan KSP Kopdit Suka Damai dalam memberdayakan para nelayan di Labuan Bajo adalah bukti nyata bahwa koperasi dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. LPDB-KUMKM berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan koperasi di seluruh Indonesia melalui penyaluran dana bergulir yang tepat sasaran,” kata Supomo.

Menurut Supomo, LPDB-KUMKM memahami bahwa akses pembiayaan merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi oleh koperasi.

“Oleh karena itu, kami hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menyediakan pembiayaan yang mudah diakses dan terjangkau. Kami tidak hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi juga memberikan pendampingan dan pembinaan agar para penerima manfaat dapat mengelola usahanya dengan lebih baik dan berkelanjutan,” terang Supomo.

Dalam penyaluran dana bergulir, lanjut Supomo, LPDB-KUMKM mengutamakan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik. “Kami melakukan seleksi yang ketat terhadap calon penerima manfaat untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan benar-benar digunakan untuk pengembangan usaha yang produktif,” jelasnya.

Selain itu, LPDB-KUMKM juga terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja para penerima manfaat untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan memberikan dampak yang optimal.

Keberhasilan di Labuan Bajo ini menjadi motivasi bagi LPDB-KUMKM untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia. “Kami berharap, semakin banyak koperasi dan UMKM yang dapat memanfaatkan dana bergulir LPDB-KUMKM untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraannya,” pungkasnya. (adv)

Tags: Dana BergulirKSP Kopdit Suka DamaiLabuan BajoLPDB-KUMKMnelayan

Berita Terkait.

Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Pengelola Fiskal Perlu Kuasai AI hingga Baca Tren Global, Ini Alasannya

Rabu, 29 April 2026 - 02:27
Revisi UU Parpol Dinilai Mendesak, DPR Soroti Pendanaan dan Modernisasi Partai
Ekonomi

Sabut Kelapa Minahasa Selatan Tembus Pasar China, Limbah Jadi Devisa

Rabu, 29 April 2026 - 01:23
Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau
Ekonomi

Bukan Sekedar Ibadah, Kurban Dompet Dhuafa Bagian dari ‘Green Jobs’ dan Ekonomi Hijau

Rabu, 29 April 2026 - 00:11
Lapangan Mako Ditargetkan 120 MMSCFD, Pertamina Drilling Turun dengan Jack Up Rig
Ekonomi

Lapangan Mako Ditargetkan 120 MMSCFD, Pertamina Drilling Turun dengan Jack Up Rig

Selasa, 28 April 2026 - 23:15
RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris
Ekonomi

RUPST bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Susi Pudjiastuti Masuk Jajaran Komisaris

Selasa, 28 April 2026 - 21:55
Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
Ekonomi

Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR

Selasa, 28 April 2026 - 21:45

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    780 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.