• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Wamenkop Dukung Penguatan Koperasi Batik Hadapi Serbuan Impor Tekstil

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 13 Desember 2024 - 21:01
in Ekonomi
Showroom-batik

Wamenkop Ferry Juliantono saat meresmikan ‘Showroom Bersama’ milik Koperasi SDK di kawasan Kampung Kauman, Solo Jumat (13/12/2024).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono menyatakan dukungan penuh terhadap industri tekstil dalam negeri, serta berkomitmen memberikan perlindungan kepada para perajin batik terhadap serangan produk impor.

Termasuk salah satunya dengan dukungan kepada Koperasi Syarikat Dagang Kauman (SDK) sebagai koperasi batik terbaik di wilayah Surakarta, Jawa Tengah.

BacaJuga:

Waspada Monopoli Baru! DPR Soroti Risiko pembentukan PT DSI Kuasai Ekspor Batu Bara, CPO, dan Nikel

Widiyanti Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

3 Langkah Fiskal Pemerintah Ini Diklaim Berhasil Menjaga Stabilitas Ekonomi

“Sejak awal, Kementerian Koperasi (Kemenkop) melihat semangat perjuangan yang kuat dalam Koperasi SDK. Hal ini mengingatkan pada perjuangan pendirian serikat dagang Islam di awal tahun 1900-an,” kata Wamenkop Ferry Juliantono saat melakukan audiensi kepada para Pengurus SDK, di Kooken Kafe, Kampung Kauman, Solo, Jumat (13/12/2024).

Ferry menegaskan, Kemenkop sangat fokus terhadap pentingnya perlindungan Pemerintah terhadap industri garmen, khususnya batik.

“Setelah melakukan rapat di Bappenas, kesimpulan sementara menunjukkan Indonesia belum memiliki Undang-Undang Perlindungan Industri Tekstil, yang menyebabkan masuknya kain dan baju bekas, serta batik printing impor menjadi mudah,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenkop telah menyampaikan naskah akademik RUU Perlindungan Industri Tekstil kepada Kementerian Perindustrian dan DPR.

“Kemenkop juga memohon dukungan agar RUU tersebut dapat disahkan dan menjadi payung hukum bagi industri tekstil dalam negeri,” harapnya.

Menurutnya, Kemenkop terus mendorong kajian dan evaluasi terhadap kebijakan impor yang merugikan, termasuk kebijakan impor susu dengan bea nol persen yang telah diminta untuk ditinjau.

“Kami juga mengimbau DPR dan Kementerian terkait, untuk meninjau kebijakan impor tekstil yang berdampak negatif terhadap koperasi perajin batik Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu sambung Ferry, saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, bahwa Kemenko sudah setuju untuk dibentuk Satgas Impor. “Karena ini juga berdampak besar bagi kami-kami ini yang mengurus koperasi. Maka dibutuhkan komitmen yang tinggi,” katanya.

Resmikan Showroom

Di kesempatan yang sama, Wamenkop Ferry turut meresmikan ‘Showroom Bersama’ milik Koperasi SDK di kawasan Kampung Kauman, Solo. Showroom tersebut bertujuan memfasilitasi perajin yang tidak memiliki toko sendiri, sehingga bisa meningkatkan volume produksi, dan kualitas batik.

“Lebih dari itu, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi perajin batik lokal dalam menghadapi persaingan produk batik printing dan pakaian bekas impor,” tegas Ferry.

Sebagai bentuk dukungan, sejak awal Kemenkop juga telah mensyaratkan vendor-vendor kegiatan di Kemenkop harus datang dari koperasi, guna menghidupkan kembali koperasi melalui rebranding dan digitalisasi koperasi.

“Baiknya Kemenkop juga akan memesan seragam batik dari Koperasi SDK, supaya mendorong ekosistem gotong royong untuk memperkuat posisi SDK sebagai pusat perjuangan industri batik,” tuturnya.

Dukungan turut diberikan kepada Koperasi SDK dalam melakukan penguatan kelembagaan, termasuk dari sisi pembiayaan dari LPDB, Pemda, dan dinas terkait.

Wamenkop Ferry menegaskan, keberadaan Koperasi SDK tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki nilai perjuangan yang tinggi.

Maka dari itu, Kemenkop terus berikhtiar menyelamatkan industri tekstil Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GBKI) dengan rencana mengawinkan suplai kain kepada Koperasi SDK, agar lebih murah dan meningkatkan pesanan.

“Diharapkan, model perjuangan Koperasi SDK dapat menginspirasi berdirinya koperasi-koperasi serupa di masa mendatang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Koperasi SDK Muchammad Yuli menuturkan, Koperasi SDK berdiri sejak tahun 2012, yang awalnya merupakan sebuah paguyuban yang beranggotakan 56 hingga 160 orang. Koperasi ini kini telah berkembang pesat dan bergerak di tiga bidang usaha utama.

Pertama, bidang barang/jasa dan pelatihan. SDK memberikan pelatihan di berbagai bidang, termasuk membatik, yang telah menjangkau seluruh Indonesia. Kedua, unit jasa keuangan syariah yang menyediakan permodalan bagi anggota koperasi. Ketiga, SDK Mart, sebuah unit usaha yang didirikan pasca pandemi Covid-19 untuk menaungi pedagang kecil di kawasan Kauman.

“Salah satu inisiatif penting Koperasi SDK adalah showroom bersama yang memfasilitasi pemasaran produk UMKM, khususnya batik,” jelasnya.

Hal ini berawal dari para perajin batik yang kesulitan memasarkan produknya, Koperasi SDK menginisiasi showroom bersama ini sebagai alternatif pemasaran yang efektif. Showroom ini tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata karena banyak pengunjung yang berfoto di sana.

“Kami berharap dapat mengembangkan showroom bersama ini menjadi lebih besar dan menarik, sehingga dapat meningkatkan potensi pasar dan menyerap lebih banyak SDM, serta meningkatkan kesejahteraan para perajin batik,” harapnya. (srv)

Tags: Ferry JuliantonoImpor TekstilKoperasi BatikWamenkop

Berita Terkait.

Mobil-Berat
Ekonomi

Waspada Monopoli Baru! DPR Soroti Risiko pembentukan PT DSI Kuasai Ekspor Batu Bara, CPO, dan Nikel

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:06
Widiyanti-Putri-Wardhana
Ekonomi

Widiyanti Dorong Investasi Pariwisata Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:02
Mata-Uang
Ekonomi

3 Langkah Fiskal Pemerintah Ini Diklaim Berhasil Menjaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:49
Perluas Akses Pasar, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan
Ekonomi

Perluas Akses Pasar, KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:51
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan, Lewat Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
Ekonomi

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan, Lewat Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:29
Masuk Kampanye Global 50-in-5, Indonesia Percepat Infrastruktur Digital Publik
Ekonomi

Kemendag: HR CPO Juni 2026 Turun, Harga Kakao dan Getah Pinus Naik

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3467 shares
    Share 1387 Tweet 867
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3031 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2321 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.