• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kata KPAI Soal Pengakuan Anak Bunuh Ayah dan Nenek Dengar Bisikan Gaib

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 5 Desember 2024 - 14:04
in Megapolitan
ANAK

Garis polisi terpasang di rumah pembunuhan ayah dan nenek di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Foto: Dhika Alam Noor / INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti, pengakuan anak berkonflik dengan hukum insial MAS yang mendapat “bisikan gaib” dalam kasus pembunuhan ayah dan neneknya di kediaman mereka kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Situasi tersebut bisa terjadi karena disebabkan beberapa hal, salah satunya renggangnya hubungan dengan keluarga.

Menurut Wakil Ketua KPAI Jasra Putra, bila mengikuti pernyataan awal tentang adanya bisikan gaib. Seperti diketahui kondisi anak anak yang membutuhkan pemulihan kejiwaan, sangat membutuhkan perhatian dan kebutuhan khusus jangka panjang.

BacaJuga:

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal

“Situasi anak-anak yang mengalami bisikan gaib adalah situasi puncak hambatan anak dalam berkomunikasi, tidak dapat ruang ekspresi dan hilangnya daya dukung,” kata Jasra melalui gawai, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Selain itu, orang-orang terdekatnya tidak mau memahami kondisi psikis anak tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk menganalisis penyebab aksi keji oleh yang bersangkutan.

“Di tambah lingkungan yang tidak mudah untuk diajak mengerti kebutuhan mereka, dalam jangka waktu yang lama,” ucap Jasra.

Anak-anak mengalami permasalahan psikis bisa lebih buruk lagi situasinya, ketika tidak mendapatkan layanan kejiwaan yang layak, obat obatan, dan ruang khusus anak. “Terutama pemenuhan gizi jiwa mereka,” tutur Jasra.

“Dalam dunia psikotik, ada istilah wahm atau waham, yang dalam hal ini, anak 14 tahun tersebut mengalami hambatan komunikasi sangat akut,” tambahnya.

Kondisi itu akhirnya menghadirkan delusi, dan menjadi gejala yang disebut Skizofrnia. “Ujungnya anak tidak bisa membedakan antara kenyataan dan apa yang di bayangkan,” ujar Jasra

Namun itu akumulasi pengalaman buruk, atau pernah mengalami peristiwa tertentu, yang terus terbawa sampai sekarang dan membawa ganguan serius.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung mengatakan, anak itu mengaku tidak bisa tidur dan mendengar bisikan bisikan. Begitupun dinyatakan Kasie Humas Polres Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi bahwa keterangan dari keluarga tidak ada gangguan jiwa. (dan)

Tags: Anak Bunuh Ayah dan NenekBisikan GaibKomisi Perlindungan Anak IndonesiaKPAI

Berita Terkait.

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern
Megapolitan

PRJ 2026 Jadi Panggung Panasonic Kenalkan Inovasi Premium untuk Hunian Modern

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:15
43 Juta Siswa Sudah Nikmati MBG, Mendikdasmen: Mereka Ingin Program Dilanjutkan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44
Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal
Megapolitan

Komnas PA Tegaskan Kasus Perundungan di Taman Kramat Pulo Masuk Kategori Kriminal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:02
Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya
Megapolitan

Jakarta Padamkan Lampu Selama 60 Menit Malam Ini, Cek Titik Lokasinya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:42
Pramono
Megapolitan

Pramono: Jakarta International Marathon 2026 Jadi Mesin Penggerak Ekonomi dan Sport Tourism Ibu Kota

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:51
hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:07

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    4621 shares
    Share 1848 Tweet 1155
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1424 shares
    Share 570 Tweet 356
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    984 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1532 shares
    Share 613 Tweet 383
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.