• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Di Tengah Tantangan Ekonomi Global, Kinerja Industri Asuransi Jiwa Tetap Mengesankan

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 30 November 2024 - 08:33
in Ekonomi
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan total pendapatan premi Januari hingga September 2024 mencapai Rp166,27 triliun. Foto: Istimewa

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan total pendapatan premi Januari hingga September 2024 mencapai Rp166,27 triliun. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Industri asuransi jiwa Indonesia berhasil menunjukkan kinerja yang mengesankan pada tahun 2024, meskipun di tengah tantangan ekonomi global. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan bahwa total pendapatan premi pada Januari hingga September 2024 mencapai Rp166,27 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023.

Pertumbuhan Premi yang Solid

BacaJuga:

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Kolaborasi Pertamina Drilling–PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Pendapatan premi menjadi pendorong utama dalam pencapaian positif ini. Premi lanjutan tumbuh sebesar 4,2% dan mencapai Rp56,6 triliun. Di sisi lain, premi reguler juga mengalami kenaikan 5,7% dengan total Rp79,08 triliun. Kenaikan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan asuransi dan semakin loyal terhadap polis yang dimiliki.

Selain pendapatan premi, hasil investasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja industri asuransi jiwa. Hingga September 2024, hasil investasi tercatat sebesar Rp26,95 triliun, meningkat 15,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan bahwa industri asuransi jiwa mampu beradaptasi dengan kondisi ekonomi yang penuh tantangan, sekaligus turut mendukung perekonomian nasional.

Pembayaran Klaim Asuransi: Penurunan Klaim Surrender, Peningkatan Klaim Kesehatan

Meskipun pendapatan premi meningkat, pembayaran klaim asuransi menunjukkan penurunan 2% dibandingkan tahun sebelumnya. Total klaim yang dibayarkan mencapai Rp119,97 triliun, dengan klaim surrender yang turun sebesar 15,2%. Namun, klaim kesehatan justru menunjukkan lonjakan yang signifikan. Klaim asuransi kesehatan meningkat 37,2%, dengan total klaim mencapai Rp20,91 triliun.

Tingginya biaya kesehatan menjadi salah satu penyebab utama kenaikan klaim kesehatan. AAJI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BPJS Kesehatan, untuk meningkatkan efisiensi layanan medis dan memperluas cakupan perlindungan bagi pemegang polis.

Industri asuransi jiwa berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang terbaik. Selain itu, perusahaan-perusahaan asuransi terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan yang maksimal. Penerapan prinsip utmost good faith antara perusahaan dan pemegang polis menjadi kunci untuk menciptakan hubungan yang saling menguntungkan dan menjaga keberlanjutan industri asuransi.

Industri asuransi jiwa juga berperan penting dalam stabilitas perekonomian melalui penempatan investasi yang tepat. Hingga September 2024, total aset industri asuransi jiwa tercatat Rp630,12 triliun, meningkat 3,2% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagian besar investasi ini ditempatkan pada Surat Berharga Negara (SBN), yang memberikan kontribusi sebesar 37,2% dari total portofolio investasi. Ini menunjukkan komitmen industri asuransi jiwa dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. (ibs)

Tags: AAJIAsosiasi Asuransi Jiwa Indonesiaasuransi jiwaTantangan Ekonomi Global

Berita Terkait.

Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling–PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29
Beras
Ekonomi

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Kamis, 23 April 2026 - 22:52
AHY
Ekonomi

Kolaborasi Global di DXI 2026, AHY Dorong Wisata Bahari Jadi Mesin Ekonomi Baru

Kamis, 23 April 2026 - 20:20
RUPST
Ekonomi

BTN Perkuat Modal, Targetkan Pertumbuhan Kredit 10 Persen di 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:39
wig
Ekonomi

Rambut Palsu dari Yogyakarta Tembus Pasar Amerika Serikat, Devisa Rp2,2 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 18:38

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1324 shares
    Share 530 Tweet 331
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.