• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Soroti Peran KPUD dan Bawaslu Terkait Tingginya Aduan Netralitas ASN pada Pilkada 2024

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 26 November 2024 - 22:32
in Nasional
asn

Ilustrasi - Aparatur sipil negara (ASN). (Dok. Indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Ujang Bey, menyoroti pentingnya netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024, mengingat tingginya aduan pelanggaran terkait hal tersebut.

Untuk menanggulangi masalah ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah membuka hotline aduan netralitas ASN sebagai langkah strategis untuk memantau dan menangani pelanggaran.

BacaJuga:

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

“Selama ini memang aduan netralitas ASN menjelang Pilkada cukup banyak. Untuk mencegah terjadinya peningkatan pelanggaran netralitas ASN daerah, Kemendagri telah membuka hotline aduan terkait netralitas ASN,” tegas Ujang dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa (26/11/2024).

Selain itu, Ujang mengingatkan semua pihak, termasuk peserta Pilkada, untuk menjaga kondusifitas selama masa tenang. Ia menegaskan bahwa stabilitas harus diprioritaskan dengan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik atau gesekan di masyarakat.

“Di masa tenang menjelang Pilkada, mari kita gunakan untuk menjaga stabilitas dan jangan membuat gerakan-gerakan yang menimbulkan kegaduhan dan gesekan dalam masyarakat,” imbaunya.

Ia juga menyoroti peran Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai penyelenggara pemilu, yang harus bekerja sesuai aturan dan menjaga netralitas demi memastikan Pilkada berlangsung adil, aman, dan damai. Ujang memuji langkah-langkah tersebut sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi pada Pilkada 2024.

“Saya kira semua itu merupakan langkah baik dalam rangka menjaga kualitas demokrasi Pilkada 2024 ini,” tambahnya.

Dalam keterangannya, Ujang juga menyampaikan bahwa Komisi II DPR RI telah aktif melakukan rapat kerja (Raker) dengan Menteri dan Wakil Menteri Dalam Negeri, serta kunjungan kerja (kunker) ke daerah-daerah, termasuk Jawa Barat, untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkada.

Berdasarkan pemantauan tersebut, ia menyatakan bahwa secara umum, seluruh daerah telah siap, baik dari aspek pendanaan, distribusi logistik, hingga pemetaan daerah rawan berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu.

Diketahui, Bawaslu menerima sekitar 2.426 laporan dugaan pelanggaran di mana sejumlah di antaranya berkaitan dengan ketidaknetralan ASN dan kepala desa.

Sementara itu, peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 3.000 dugaan pelanggaran netralitas aparat negara dalam Pilkada 2024. Temuan ini mencakup berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan dan intervensi politik oleh oknum aparat.

Kemudian, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mencatat ada 403 laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN, dengan 183 di antaranya terbukti melakukan pelanggaran. (her)

Tags: BawasluDPRKPUDnetralitas asnpilkada 2024

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Komisi X DPR: TKA Jadi Kunci Pemetaan Pendidikan Nasional, Tapi Perlu Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 06:45
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Perkuat Riset Nasional, Kemendiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan

Minggu, 19 April 2026 - 05:14
Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.