• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Jawab Tuntutan Industri, Pemerintah Perluas Peluang Kerja Lulusan SMK di Luar Negeri

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 15 November 2024 - 10:01
in Nasional
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding, memberikan keterangan pers soal upaya mencetak tenaga kerja profesional lulusan sekolah menangah kejuruan (SMK). Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO & INDOPOS.CO.ID

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding, memberikan keterangan pers soal upaya mencetak tenaga kerja profesional lulusan sekolah menangah kejuruan (SMK). Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO & INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pesatnya perkembangan zaman menuntut pemangku kepentingan menyiapkan sumber daya manusia (SDM), agar dapat memenuhi kebutuhan dunia kerja. Salah satu upaya dilakukan melalui pendidikan, khususnya sekolah menangah kejuruan (SMK).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) Abdul Kadir Karding membahas, terkait kesiapan menciptakan tenaga kerja profesional dari lulusan SMK.

BacaJuga:

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

“Kita bicarakan, terutama yang berkait dengan kesiapan kami sebagai institusi kementerian yang memang mendidik. Khususnya mereka sedang belajar di SMK untuk bisa berkesempatan di luar negeri,” kata Abdul Mu’ti di Jakarta, seperti dikutip, Jumat (15/11/2024).

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bakal mendesain, kurikulum yang memungkinkan untuk para pelajar SMK bisa bekerja di luar negeri. Dulu sempat ada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pada era pemerintah sebelumnya.

Kala itu, ada program pemagangan untuk lulusan SMK sebagai sistem pelatihan kerja. Serta belajar budaya industri, sehingga mereka dapat mengetahui kebutuhan kompetensi dalam dunia kerja.

“Jadi kita fokusnya pada pekerja yang profesional untuk meniti karir lah, bahasanya mungkin meniti karir di luar negeri,” ujar Abdul Mu’ti.

Menteri PPMI Abdul Kadir Karding menekankan, pentingnya mematangkan pelatihan bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Termasuk para lulusan SMK, yang ditentukan sesuai kebutuhan industri.

“Untuk penyesuaikan job order yang ada, sehingga langsung bisa dapat diterima dengan baik di sana (di luar negeri) tanpa harus berkali-kali pelatihan,” ujar Karding dalam kesempatan yang sama.

Pemerintah akan memetakan sejumlah SMK di Tanah Air, yang berpengalaman melakukan penyaluran tenaga kerja profesional. Serta telah menyiapkan tempat pelatihannya.

“Kami sudah sepakat, untuk membentuk tim dua kementerian untuk segera berjalan,” ucap Karding. (dan)

Tags: KemendikdasmenKementerian Pelindungan Pekerja Migran IndonesiaKementerian Pendidikan Dasar dan MenengahKementerian PPMIKerja di Luar NegeriLulusan SMK

Berita Terkait.

siswa
Nasional

SPMB 2026 Diawasi Ketat, Kemendikdasmen Minta Pemda Tutup Celah Titipan dan Pungutan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:06
mendikti
Nasional

Indonesia-Brasil Perkuat Riset Semikonduktor, Unicamp Siap Tampung 10 Mahasiswa Pascasarjana

Sabtu, 13 Juni 2026 - 02:20
wna
Nasional

Data WNA Dinilai Belum Transparan, DPR Dorong Sistem Imigrasi Terbuka

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:02
foto
Nasional

Selain Sekolah dan Orang Tua, Platform Wajib Ciptakan Ruang Digital Ramah Anak

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:55
forum
Nasional

Perlindungan Anak Jadi Agenda Bersama, Pengasuh Pesantren Nusantara Rumuskan Langkah Strategis

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:31
spmb
Nasional

SPMB 2026 Diserbu Pendaftar, SCALA by Metranet Klaim Sistemnya Mampu Tangani Lonjakan Akses

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    920 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1486 shares
    Share 594 Tweet 372
  • Menang atas Mozambik, Ranking Indonesia Kini Makin Baik

    732 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.