• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menkomdigi Serukan Penyiaran di Indonesia Berkontribusi Wujudkan Asta Cita

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 9 November 2024 - 04:44
in Nasional
meutya

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyerukan seluruh elemen penyiaran di Indonesia berkontribusi membangun bangsa melalui tayangan yang berkualitas, hal ini sejalan dengan visi “Asta Cita” untuk mewujudkan “Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Melalui visi ini, Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan arah kebijakan menuju transformasi digital yang berfokus pada kedaulatan dan kemandirian ekonomi digital Indonesia,” ujar Meutya dalam rilis pers, seperti dilansir Antara, Jumat (8/11/2024).

BacaJuga:

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Hal itu dikatakannya mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada acara Puncak Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2024 di Auditorium RRI Jakarta, Jumat.

Meutya mengatakan langkah tersebut dijalankan berdasarkan tiga prinsip utama.

Prinsip pertama adalah inklusivitas, yaitu memastikan akses digital yang merata di seluruh wilayah, baik perkotaan maupun perdesaan, termasuk daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dan non 3T, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.

Selanjutnya, prinsip pemberdayaan, yakni mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan nilai tambah dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang digital, menciptakan masyarakat digital yang produktif.

Ketiga adalah prinsip kepercayaan dan kedaulatan, yang menekankan pada penciptaan ruang digital yang aman dan produktif.

Menurut Meutya, ruang digital harus membuka peluang bagi kreator konten untuk menyalurkan kreativitas mereka. Hal ini menjadi tantangan bagi lembaga penyiaran dalam menjaga keterlibatan pemirsanya, serta bagi KPI dalam mengawal agar konten tetap sesuai dengan standar.

Meutya juga menyoroti pentingnya mengembangkan indikator kualitatif penonton sebagai alternatif dari ukuran kuantitatif seperti rating yang selama ini digunakan.

Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, Menkomdigi juga mengingatkan KPI agar turut membantu menjaga suasana kondusif dan bebas dari informasi yang dapat memecah belah.

Meutya mendorong KPI untuk memperkuat koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta insan penyiaran untuk membangun narasi positif dan menyampaikan informasi yang akurat dan adil sesuai prinsip profesionalisme dan independensi jurnalistik.

Meutya juga menyatakan komitmennya untuk mendukung KPI dalam mewujudkan penyiaran yang sehat.

“Saya berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi memacu semangat bagi insan penyiaran untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberi edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Meutya. (dam)

Tags: Asta CitaindonesiaMenkomdigipenyiaran

Berita Terkait.

Muhammad-Qodari
Nasional

KSP Qodari Soal Isu Reshuffle: Kita Tunggu Saja

Senin, 27 April 2026 - 14:04
Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    912 shares
    Share 365 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.