• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pernah Diklaim Camat Pademangan, Sekda DKI Mengaku Tak Tahu Soal Penataan PKL Ancol

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 2 November 2024 - 00:14
in Megapolitan
Joko-Agus-Setyono

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nasib Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara, terkait program penataan semakin tidak jelas.

Pernyataan terbaru dari Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Joko Agus Setyono, yang mengaku tidak mengetahui adanya program penataan PKL di Ancol, mengejutkan publik.

BacaJuga:

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan

Pemprov DKI Beri Relaksasi Pajak: Denda Keterlambatan PKB dan BBNKB Dihapus, Catat Waktunya!

Sempat Molor, Dishub DKI Ungkap Alasan Perpanjangan Perbaikan Jalan Lenteng Agung

Padahal, sebelumnya Camat Pademangan, Didit Mulyadi, menyatakan bahwa usulan program tersebut sudah sampai ke meja Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

“Waduh, saya belum tahu informasi mengenai program penataan PKL ‘1 gerobak dua pedagang’ dan soal Ancol jadi distributor bagi PKL itu,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh INDOPOS.CO.ID di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (1/11/2024).

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah, menilai ketidaksinkronan informasi ini memunculkan tanda tanya tentang koordinasi antara Pemprov, Pemda, dan kecamatan terkait nasib PKL di kawasan wisata tersebut.

Lanjutnya, pernyataan Sekda Joko Agus Setyono juga membingungkan publik, terutama para PKL yang menunggu kepastian tempat usaha di Ancol.

“Camat Pademangan bilang program penataan PKL Ancol sudah sampai ke Pj Gubernur, tapi Sekda malah mengaku tidak tahu. Ini janggal dan seolah mempermainkan nasib masyarakat kecil,” tandasnya.

Sebelumnya, Camat Pademangan Didit Mulyadi menyatakan telah memfasilitasi mediasi antara pedagang kaki lima (PKL) dan manajemen PT Pembangunan Jaya untuk mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak.

“Kami telah berulang kali memediasi PKL dengan pihak Ancol, namun belum tercapai kesepakatan yang jelas,” kata dia kepada media, Senin (14/10/2024).

Didit mengatakan, keterlibatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dalam penataan PKL di Ancol tidak diperlukan, karena pembahasan sudah berada di meja Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta.

“Mereka (PT. Pembangunan Jaya Ancol, red) sudah melaporkan ke Balaikota dan pak Pj. Gubernur juga. Tidak perlu melibatkan mereka (anggota DPRD, red),” ujarnya.

Meskipun demikian, hingga kini para PKL yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan Forum Betawi Rempug (FBR) terus memprotes kebijakan penataan, termasuk aturan satu gerobak untuk dua orang dan manajemen Ancol menjadi distributor bahan-bahan bagi PKL.

Tak hanya itu, PKL yang menolak kebijakan tersebut mengaku diintimidasi melalui pengisian formulir, di mana mereka yang tidak setuju dilarang berjualan lagi di kawasan wisata Ancol. (fer)

Tags: camatdki jakartaPKL

Berita Terkait.

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan
Megapolitan

Pasca-Kebakaran Kemayoran: 679 Orang Mengungsi, Anak dan Bumil Diutamakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15
samsat
Megapolitan

Pemprov DKI Beri Relaksasi Pajak: Denda Keterlambatan PKB dan BBNKB Dihapus, Catat Waktunya!

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:11
dishub
Megapolitan

Sempat Molor, Dishub DKI Ungkap Alasan Perpanjangan Perbaikan Jalan Lenteng Agung

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:10
kebakaran
Megapolitan

Kebakaran di Kemayoran: 3 Korban Luka, 1 Orang Dirujuk ke RSCM

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:20
Kebakaran Landa Pemukiman di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Diterjunkan
Megapolitan

Kebakaran Landa Pemukiman di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Diterjunkan

Senin, 1 Juni 2026 - 23:51
Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan
Megapolitan

Jakarta 499 Tahun: Saatnya Betawi Punya Rumah dalam Kebijakan

Senin, 1 Juni 2026 - 20:50

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    976 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.