• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Dikepung Israel, Rumah Gaza Kehabisan Obat-Obatan

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:32
in Internasional
hospital

Rumah Sakit Al-Awda di Gaza Utara sepenuhnya kehabisan pasokan medis dan makanan akibat pengepungan Israel yang terus berlanjut, sementara persediaan bahan bakar juga hampir habis, kata direktur rumah sakit pada Selasa (22/10/2024). ANTARA/Anadolu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rumah Sakit Al-Awda di Gaza utara kehabisan pasokan medis dan makanan akibat pengepungan Israel yang terus berlanjut, sementara persediaan bahan bakar juga hampir habis, kata direktur rumah sakit pada Selasa (22/10).

“Kami hidup di bawah pengepungan total, karena penjajah Israel telah memperketat cengkeraman pada rumah sakit sejak Senin. Staf medis tidak dapat bergerak atau menerima bantuan eksternal,” kata direktur rumah sakit Mohamed Saleha seperti dikutip Anadolu, Rabu (23/10/2024).

BacaJuga:

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Dia mengatakan semua persediaan obat-obatan dan makanan telah habis. Selain itu, Saleha menambahkan, bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengoperasikan departemen-departemen vital hampir habis, yang dapat menyebabkan bencana nyata dalam beberapa hari ke depan jika pasokan tidak segera dikirim.

Dia menjelaskan bahwa area sekitar rumah sakit terus diserang oleh Israel, sehingga tidak mungkin bagi orang yang terluka untuk mencapai rumah sakit atau bagi siapa pun untuk keluar.

Dia menekankan bahwa rumah sakit “penuh dengan pasien yang membutuhkan perhatian medis mendesak, termasuk wanita yang baru saja melahirkan dan memerlukan perawatan pasca-persalinan.”

Saleha menggambarkan situasi di Gaza Utara sebagai “sangat bencana,” di tengah serangan terus-menerus, penembakan, dan tembakan dari tentara Israel di sekitar rumah sakit.

Dia menyerukan kepada organisasi internasional “untuk menekan pasukan pendudukan Israel agar menghentikan kekejaman dan kejahatan genosida ini, serta memungkinkan masuknya obat-obatan, pasokan medis, dan makanan ke rumah sakit.”

Pada 6 Oktober, tentara Israel memulai serangan ke Gaza Utara, dengan alasan untuk “mencegah Hamas kembali bangkit di wilayah tersebut,” sementara warga Palestina menyatakan bahwa Israel bertujuan untuk menduduki daerah itu dan mengusir penduduknya.

Tentara Israel terus melancarkan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza sejak serangan Hamas tahun lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.

Lebih dari 42.700 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas, dan hampir 100.300 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.

Serangan Israel terhadap Gaza telah membuat hampir seluruh penduduk wilayah tersebut mengungsi di tengah blokade yang menyebabkan kekurangan parah akan makanan, air bersih, dan obat-obatan.

Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza. (wib)

Tags: israelObat-obatanRumah Gaza

Berita Terkait.

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01
aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    3380 shares
    Share 1352 Tweet 845
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1152 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.