• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Banten Desak Polisi Segera Tangkap Dalang Aksi Demo Maut di DPRD Lebak

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 19:04
in Nusantara
Para tersangka aksi demo maut di DPRD Lebak dihadirkan saat konferensi pers atas kasus tewasnya anggota Satpol PP Lebak. (Indopos.co.id/Yasril Chaniago)

Para tersangka aksi demo maut di DPRD Lebak dihadirkan saat konferensi pers atas kasus tewasnya anggota Satpol PP Lebak. (Indopos.co.id/Yasril Chaniago)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah mendesak kepada polisi untuk segera menciduk dalang dan aktor intelektual yang mendanai peserta aksi demo berdarah di gedung DPRD Lebak, Provinsi Banten yang menyebabkan tewasnya Yadi Suryadi anggota Satpol PP Kabupaten Lebak .

“Polisi harus memanggil siapa pun yang memiliki konektivitas dalam gerakan penolakan dr Juwita Wulandari jadi ketua DPRD Lebak, dan yang memberi dukungan kepada JIJ ketua DPC PDIP Lebak seperti para pimpinan fraksi DPRD Lebak yang melakukan pertemuan dengan JIJ di hotel Katineung,” ujar Musa anggota DPRD Banten dari Dapil Lebak ini kepada indopos.co.id, Sabtu (12/10/2024).

BacaJuga:

Mengintip Laboratorium Penjaga Kualitas Lingkungan Milik PTSI, dari Air Minum hingga Emisi Industri

Getarkan Wilayah Bandung dan Gianyar, Gempa Bumi di Bali Dikategorikan Dangkal

1.507 Warga Nunukan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

“Segera tangkap aktor intelektual yang mendanai aksi demo itu, agar dapat memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban dan membuat efek jera,” sambungnya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar penyidik dari Satreskrim Polres Lebak harus melibatkan tim dari unit siber Polda Banten untuk memudahkan penyelidikan agar mendapatkan petunjuk melalui transaksi elektronik komunikasi peserta aksi dan pihak-pihak lain yang memiliki konektivitas.

“Tolong libatkan Polda Banten dalam menangani kasus tersebut, terutama dari unit siber untuk menelusuri percakapan di telepon selular maupun WhatsApp antara korlap aksi dengan perekrut massa aksi dan yang mendanai aksi itu,” cetus Musa.

Ia mengapresiasi Polres Lebak yang dengan cepat berhasil menetapkan dua tersangka operator lapangan atau peserta aksi yang mengaku dibayar oleh seseorang, sehingga membuka jalan bagi kepoisian untuk mengungkap kasus itu hingga ke aktor intelektualnya.

“Saya mengapresiasi Polres Lebak bekerja cepat mengungkap kasus demo berdarah di DPRD Lebak, namun kasus itu jangan berhenti di peserta tetapi aktor intelektualnya harus segera ditangkap,” tandasnya.

Adanya pertemuan ketua ketua fraksi DPRD Lebak dengn JIJ peraih suara terbanyak anggota DPRD Lebak dari PDIP dibenarkan oleh anggota Fraksi PDIP DPRD Lebak Agus Ider Alamsyah.

“Ya betul ada pertemuan dengan semua fraksi di DPDR Lebak di hotel Katineung untuk meminta dukungan Jun supaya mendapatkan rekomendasi untuk menjadi ketua DPRD Lebak,” ungkap Agus

Diberitakan sebelumnnya, perebutan kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menelan korban jiwa seorang anggota Satpol PP Yadi Suryadi akibat aksi demo bayaran yang berujung anarkis di depan gedung dewan beberapa waktu lalu.

Kuatnya desakan dari berbagai elemen masyarakat kepada polisi untuk mengusut kasus itu, akhirnya Kepolisan Resort Lebak (Polres) Lebak menetapkan dua tersangka berinisial M dan R.

Penetapan kedua tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan 8 saksi yang dilakukan penyidik Polres Lebak.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi saksi yang telah kita lakukan, untuk sementara kita tetap dua orang tersangka, yakni inisial M merupakan mahasiswa alamat Cisonggong, Sajira (Korlap) dan R (37), merupakan warga Kp Gunung Sanggar, Cirinten” terang AKBP Suyono, SIK, Kapolres Lebak ketika gelar perkara kasus penyebab kematian anggota Satpol PP Lebak Yadi Suryadi di Halaman Mapolres setempat, Sabtu (12/10/2024).

Kapolres mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersangka dari hasil penyidikan, para pendemo itu diupah uang secara bervariatif antara Rp 50 ribu hingga Rp 1 juta.“ Mereka melakukan aksi demo itu karena dibayar, ” cetus Suyono.

Terkait dengan hal ini, kata Suyono, Polres kan komitmen akan mengusut tuntas persoalan tersebut hingga ke akar akarnya termasuk oang yang merekrut para pendemo dan aktor intelektual yang membayar aksi yang berujung tewasnya anggota Sarpol PP Lebak.

“Kasus ini juga telah menjadi atensi dri bapak Kapolda. Yang pasti kita komitmen akan mengusut tuntas. Semua yang yang terlibat,baik pelaku,perekrut massa aksi dan bandar yang membayar mereka akan kita tetapkan jadi tersangka ” tegas Suyono.

Sementara itu, R salah satu pendemo dan kini telah ditetapkan jadi tersangka mengaku, keikutsertaanya melakukan aksi demo penolakan ketua DPRD Lebak dr Juwit Wulnadrau dari PDIP itu tersebut lantaran di berikan imbalan berupa uang.

Yang saya tahu, untuk orator sebesar Rp 1 juta, untuk masa bervariatif dari mulai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” ungkapnya tanpa menjelaskan siapa yang memberikan uang atau mendanai aksi demo tersebut.

Diketahui, Senin (23/9/2023) Yadi Suryadi anggota Satpol PP Kabupaten Lebak, bersama sejumlah anggota Satpol PP lainnya serta puluhan anggota kepolisian Polres Lebak, melakukan pengamanan, jalannya aksi demo penolakan dr Juwita Wulandari sebagai Ketua DPRD Lebak, Priode 2024-202 yang dilakukan masa yang mengklaim sebagai Paguyuban Masyarakat Peduli Lebak (PMPL).

Aksi tersebut sempat rusuh dan terjadi dorong – dorongan antara petugas dan masa aksi. Bahkan masa aksi terus merangsek masuk dan mendorong gerbang pintu masuk DPRD Lebak, hingga roboh yang menimpa dua anggota Satpol PP Lebak, yakni Yadi dan Tono hingga kepalanya mengalami pendarahan.

Bahkan korban Yadi ketika dibawa ke RSUD Adjidarmo menggunakan ambulance sempat pingsan. Yadi juga dirawat di ruang ICU, dan sempat di rujuk ke RS Primaya untuk pemeriksaan MRI ,di Tangerang, Setelah hasil cek MRI – nya keluar , Yadi dirujuk ke RS Hermina hingga akhirnya Yadi mengembuskan napas terakhirnya di RS Hermina Tangerang, Rabu (9/10/2024) sekira pukul 18.00 WIB. (yas)

Tags: Aksi Demo MautDPRD BantenDPRD Lebaksatpol pp

Berita Terkait.

Lab
Nusantara

Mengintip Laboratorium Penjaga Kualitas Lingkungan Milik PTSI, dari Air Minum hingga Emisi Industri

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:01
Gempa-Bali
Nusantara

Getarkan Wilayah Bandung dan Gianyar, Gempa Bumi di Bali Dikategorikan Dangkal

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:30
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU LGBT, Bakal Dibahas di Kongres Umat Islam
Nusantara

1.507 Warga Nunukan Masih Terisolasi Akibat Longsor, Status Tanggap Darurat Ditetapkan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:15
gempa
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,8 Mengguncang Pasaman di Sumatera Barat Pagi Ini

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:37
Best Western Premier The Hive Hadirkan Donut & Bomboloni Premium, Mulai Rp15.000 di Buckwheat Bakery
Nusantara

Usai Jelajahi Kuliner Tradisional, Purbaya Titip Pesan Inspiratif kepada Siswa MPLS di Yogyakarta

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:31
Gotong-Royong
Nusantara

Sinergi Satgas TMMD Bersama Warga Ringankan Pengerjaan Jalan Penghubung Watuduwur-Kalibawang

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:48

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12525 shares
    Share 5010 Tweet 3131
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2846 shares
    Share 1138 Tweet 712
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1251 shares
    Share 500 Tweet 313
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1076 shares
    Share 430 Tweet 269
Saka
Olahraga

Hasil Piala Dunia: Hat-trick Bukayo Saka Antar Inggris Raih Perunggu

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 19 Juli 2026 - 07:09

INDOPOSCO.ID - Timnas Inggris menutup perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan cara yang luar biasa. Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga...

SelengkapnyaDetails
Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Deschamps Mundur Jadi Pelatih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Zidane Penggantinya?

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:31
Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Final Piala Dunia 2026: Scaloni Hadapi Dilema Personal Lawan Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:16
Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Alasan Takhayul, Angel Di Maria Ogah Tonton Langsung Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49
Timnas-Argentina

FIFA Mulai Investigasi Soal Pembentangan Spanduk Las Malvinas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:14
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.