• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Lapas Narkotika Samarinda Bina WBP Melalui “Smart Farm”

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 8 Oktober 2024 - 19:05
in Nusantara
Theo-Purba

Kalapas Narkotika Samarinda Theo Purba kembangkan pertanian pintar dalam pembinaan kemandirian WBP, Selasa(08/10/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) tengah bersiap menjalankan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui pengembangan pertanian pintar (smart farm).

“Program ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan bercocok tanam modern sebagai bekal mereka kembali ke masyarakat,” kata Kepala Lapas Narkotika Samarinda Theo Purba di Samarinda, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (8/10/2024).

BacaJuga:

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Ia melanjutkan, smart farm yang diterapkan sudah modern, menggunakan sistem elektrik untuk penyiraman tanaman.

Lahan seluas 38×8 meter telah disiapkan untuk program ini, dengan fokus awal pada penanaman cabai.

“Kami mencoba mengubah mindset program ke produk primer yang dibutuhkan masyarakat, seperti cabai,” ujar Theo.

Pemilihan cabai didasarkan pada tingginya kebutuhan pasar dan fluktuasi harga yang kerap terjadi.

Selain cabai, Lapas Narkotika Samarinda juga mengembangkan ternak bebek dan ayam petelur dalam program asimilasi warga binaan.

“Soal pakan, sisa makanan yang tidak terpakai bisa dibuat pakan ternak. Jadi, program ini juga terintegrasi dengan upaya pengurangan sampah,” tambah Theo.

Sebelumnya, Lapas telah memanen selada air hingga pakcoy dari green house yang mereka kelola. Terkait pembinaan asimilasi WBP yang ia usung, Lapas Narkotika Samarinda fokus pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mendukung program ketahanan pangan.

Theo menyadari bahwa program pembinaan kemandirian harus disesuaikan dengan kondisi pasar. “Program yang ada sudah bagus, tapi harus relevan dengan minat dan kebutuhan masyarakat ,” katanya.

Untuk memasarkan hasil pertanian dan peternakan, Lapas memberdayakan pasar dan pedagang di sekitar Samarinda Utara.

“Karena kapasitas produksi terbatas, untuk target market sekitar sini saja sudah cukup,” jelas Theo.

Program smart farm ini mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui APBD Perubahan.

“Awal November mulai dikerjakan, dari penyediaan peralatan, bibit, hingga bimbingan teknis cara menanam dan merawat,” kata Theo.

Saat ini, sudah ada dua green house yang telah dikelola Lapas Narkotika Samarinda, dengan tanaman pakcoy, kemangi, hingga selada.

Melalui program smart farm ini, Lapas Narkotika Samarinda berharap dapat memberikan bekal keterampilan bercocok tanam modern kepada WBP, sekaligus turut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. (dam)

Tags: KaltimLapas Narkotika SamarindaSmart Farmwarga binaan pemasyarakatan

Berita Terkait.

Gempa-Cilacap
Nusantara

Usai Gempa Dangkal M 6,7 Guncang Sulteng, Kini Bergeser ke Cilacap di Jawa Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:38
Perwira-NHM
Nusantara

NHM Inisiasi Aksi Bersih di Tanjung Barnabas dan Dukung Penghijauan MTs Bukit Tinggi

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:26
Rumah
Nusantara

Gempa M 6,7 Sulteng Telan Korban Jiwa, Satu Warga Sigi Meninggal

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:35
Dampak-gempa
Nusantara

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 32 Warga Luka dan Puluhan Rumah Rusak

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:24
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada
Nusantara

BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu, Warga Diimbau Tetap Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:11
Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan
Nusantara

Gempa M6,7 Guncang Palu, Warga di Sejumlah Wilayah Sulteng Panik Berhamburan

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:45

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7107 shares
    Share 2843 Tweet 1777
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.