• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Komisi VII Desak Menteri Bahlil Tuntaskan Satgas Terpadu Pemberantasam Mafia Tambang

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 24 September 2024 - 12:03
in Nasional
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (ist)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia telah melantik Tri Winarno sebagai Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI untuk mengisi kekosongan pejabat Dirjen Minerba selama hampir setahun.

Dengan sudah lengkapnya pejabat di jajaran Kementerian ESDM, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto, mendesak Menteri Bahlil fokus memberantas mafia tambang ilegal yang dibeking aparat dalam sisa jabatannya yang tinggal satu bulan lagi.

BacaJuga:

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

“Itu pun kalau Pak Bahlil berani. Karena selama ini pemerintah terkesan tidak sungguh-sungguh menangani masalah tersebut,” sindir Mulyanto dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (24/9/2024).

Ia menjelaskan, sentralisasi kewenangan pertambangan dari pemerintah paerah ke pemerintah pusat, melalui revisi UU Minerba, tidak diimbangi dengan pengelolaan perizinan dan pengawasan yang baik. Akibatnya merebak penambangan ilegal, yang merugikan keuangan negara dan lingkungan.

“Pemerintah terkesan ogah-ogahan mengurusi masalah pengawasan pertambangan ini, sementara sangat bernafsu untuk mensentralisasinya ke pusat. Ibarat pepatah, nafsu besar, tenaga kurang,” ungkap Mulyanto.

Karena itu ia mendesak Bahlil segera menuntaskan pembentukan Satgas Terpadu Pemberantasan Tambang Ilegal. Jangan malah mengusulkan Focus Group Discussion (FGD) secara tertutup. Publik ingin aksi nyata pemerintah.

“Pemerintah sampai hari ini hanya gembar-gembor akan membentuk satgas tersebut, tapi nyatanya nihil,” tegasnya.

Mulyanto minta Bahlil sungguh-sungguh menjalankan konstitusi dan amanat UU Minerba, agar sumber daya tambang ini benar-benar dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Bukan hanya sekadar kemakmuran segelintir atau sekelompok orang.

“Terbongkarnya kasus korupsi timah senilai Rp 271 triliun yang dibekingi aparat, hanyalah puncak gunung es dari persoalan karut marut tata kelola pertambangan nasional,” katanya.

Karena itu, Ia mendesak pemerintahan yang akan datang menjadikan masalah ini sebagai pekerjaan rumah super prioritas, yang dibuktikan di 100 hari kerja pertama mereka.

“Pemerintah yang akan datang harus bisa membuktikan diri, bahwa mereka tidak kalah dari mafia tambang dan para bekingnya,” tandas Mulyanto. (dil)

Tags: bahlil lahadaliaDirjen MinerbaDPR RIkomisi vii dpr riMafia TambangMafia Tambang IlegalMenteri ESDM

Berita Terkait.

kkp
Nasional

KKP Dorong Pengembangan Carbon Capture Storage di Sektor Energi

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:03
wamenpar
Nasional

Wamenpar: Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Daya Saing Pariwisata Bali

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42
macet
Nasional

Tarif Tol Naik Tiap Dua Tahun, DPR Minta Rumus Lama Dikaji Ulang

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:32
Bea Cukai jalin sinergi dengan perguruan tinggi guna menumbuhkan pemahaman mahasiswa terhadap aturan kepabeanan dan cukai serta peran strategis instansi dalam mendukung perekonomian dan keamanan nasional/istimewa
Nasional

Bea Cukai dan Kampus Bersinergi Tumbuhkan Literasi Kepabeanan Generasi Muda

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:30
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Kemenag Perketat Pengawasan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47
Wamendiktisaintek: AI Tak Bisa Gantikan Peran Manusia dalam Pengambilan Keputusan
Nasional

Penguatan Dewan Pengarah BGN Dinilai Penting untuk Jaga Mutu Program MBG

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:43

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1132 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1419 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan di Jakbar dan Kepulauan Seribu

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.