• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kritik Mekanisme PPDB 2024, JPPI Minta Sistem PPDB Diubah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 8 Juli 2024 - 00:30
in Headline
ubaidco

Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji. Foto: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, mencatat bahwa pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 diwarnai oleh sejumlah permasalahan.

Menurutnya, salah satunya mencatut di wilayah Kota Jakarta.

BacaJuga:

Ditjenpas Bakal Buka-bukaan Hasil Investigasi Lapas Cibinong Lusa

Ada 20 Demo di Jakarta Hari Ini, 17 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Ditjenpas Masih Bungkam Soal Dugaan Fasilitas ‘Apartemen’ Lapas Cibinong Dibangun Swakelola

Masalah-masalah tersebut meliputi dugaan pelanggaran, pemberian imbalan, perniagaan jasa, kesalahan sistem, dan pemalsuan sertifikat prestasi.

“Situasi ini disebabkan oleh kegagalan untuk melakukan perubahan dalam sistem yang mengakibatkan ketidakadilan, sehingga praktik-praktik pelanggaran tersebut kembali terulang,” katanya kepada wartawan di Jakarta pada Minggu (7/7/2024).

Ubaid menuturkan, perbedaan pelaksanaan PPDB tahun ini dibanding sebelumnya hanyalah pada protes orangtua murid yang lebih banyak.

“Tidak hanya di Jakarta, protes terhadap kecurangan dalam PPDB juga terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan banyak wilayah lain di Indonesia,” ujarnya.

Ubaid mengkritik mekanisme PPDB yang tidak adil dan menyebabkan anak-anak harus bersaing sengit untuk mendapatkan kursi sekolah, namun banyak yang akhirnya tidak mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.

Bahkan, kata dia, ada orangtua murid yang merasa perlu melakukan kecurangan karena menganggap itu satu-satunya cara agar anak-anak mereka bisa mendapatkan hak mereka.

“Kata orangtua murid, “Pak, di PPDB ini kita kalau enggak curang, dicurangi,” jadi masalahnya begitu besar di lapangan terkait PPDB ini,” tutur Ubaid.

Ubaid mendorong pemerintah untuk menghapus sistem kompetisi dalam PPDB yang menyebabkan berebutnya kursi di sekolah.

Menurutnya, pemerintah seharusnya menerapkan sistem di mana semua siswa dapat lolos PPDB, dengan perbedaan hanya pada jenis sekolahnya, baik swasta maupun negeri.

Dia juga menekankan bahwa baik sekolah swasta maupun negeri seharusnya dibiayai oleh pemerintah, sesuai dengan jaminan dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

“Kita ingin ke depan tidak perlu lagi ada perubahan teknis dalam PPDB, yang harus diubah adalah sistemnya. Artinya, bukan hanya teknis pelaksanaan PPDB di lapangan yang perlu diubah,” kata Ubaid.

Sebagai infotmasi, persoalan PPDB juga menjadi sorotan Ombudsman RI. Lembaga tersebut menemukan permasalahan pelaksanaan PPDB di 10 provinsi.

Anggota Ombudsman RI, Indraza Marzuki Rais, mengatakan bahwa permasalahan dalam PPDB antara lain meliputi manipulasi dokumen, kesalahan prosedur, hingga diskriminasi terhadap siswa.

“Ini adalah hal-hal yang cukup menonjol. Jika ditanya apakah tidak ada temuan di semua provinsi, jawabannya ada. Namun, yang cukup menonjol adalah masalah-masalah klasik yang ditemukan,” pungkasnya. (fer)

Tags: pendidikanPPDBsekolah

Berita Terkait.

sidak
Headline

Ditjenpas Bakal Buka-bukaan Hasil Investigasi Lapas Cibinong Lusa

Selasa, 29 September 2026 - 12:02
demo
Headline

Ada 20 Demo di Jakarta Hari Ini, 17 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Selasa, 29 September 2026 - 10:50
cibinong
Headline

Ditjenpas Masih Bungkam Soal Dugaan Fasilitas ‘Apartemen’ Lapas Cibinong Dibangun Swakelola

Selasa, 29 September 2026 - 10:10
lapas
Headline

Komisi XIII Desak Kalapas Cibinong dan Pejabat Kanwil Dicopot

Senin, 28 September 2026 - 21:11
yanuar
Headline

Temuan Kamar Mewah di Lapas Cibinong, Komisi XIII: Bapak Janganlah Bohong

Senin, 28 September 2026 - 20:12
Pemilu
Headline

Analis Soroti Landasan Hukum Diskualifikasi Gibran

Minggu, 27 September 2026 - 10:42

OLAHRAGA

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh
Olahraga

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Editor Laurens Dami
Selasa, 29 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID - Peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke partai final FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka, asalkan mampu menang besar...

SelengkapnyaDetails
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11
paes

Maarten Paes Puji Perjuangan Heroik 10 Pemain Garuda dan Gemuruh SUGBK Usai Tahan Malaysia

Selasa, 29 September 2026 - 10:40
haye

John Herdman Sebut Kartu Merah Thom Haye Jadi Anugerah Sekaligus Kutukan

Selasa, 29 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3910 shares
    Share 1564 Tweet 978
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3792 shares
    Share 1517 Tweet 948
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1121 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1008 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.