• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Konsolidasi Tanah Vertikal di Jakbar, Ubah Wajah Pemukiman Kumuh

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 3 Juli 2024 - 22:17
in Megapolitan
Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP), Embun Sari memberikan keterangan pers usai meresmikan program konsolidasi tanah vertival di Palmerah, Jakarta Barat. Foto: Indopos.co.id / Dhika Alam Noor

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP), Embun Sari memberikan keterangan pers usai meresmikan program konsolidasi tanah vertival di Palmerah, Jakarta Barat. Foto: Indopos.co.id / Dhika Alam Noor

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Direktorat Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meresmikan, program perbaikan rumah dan konsolidasi tanah vertikal di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/7/2024).

Konsolidasi tanah merupakan kebijakan penaataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan tanah dan ruang sesuai rencana tata ruang. Total luas tanahnya 90 meter persegi di Kemanggisan Pulo I RT 13 RW 08, Palmerah, Jakarta Barat.

BacaJuga:

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP), Embun Sari mengatakan, program konsolidasi tanah bisa dilakukan karena ada partisipasi masyarakat. Pihaknya mengurus kembali penataan tanah wilayah itu.

“Kita ini ATR/BPN hanya tanahnya saja, menata tanahnya sesuai tata ruang. Jadi ini kan kumuh, sebab kalau sudah jadi begitu ada tata ruang terbukanya. Kemudian perumahannya nyaman,” kata Embun Sari di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/7/2024).

Penataan bangunan tersebut tidak memungkinkan dibuat secara horizontal, karena keterbatasan lahan. Diketahui ada sembilan kepala keluarga (KK) menempati wilayah itu.

“Dibangun ke atas empat lantai. Mereka hidup layak, Jadi dibuat karena tanahnya sempit, jadi mau tidak mau harus ke atas,” ujar Embun Sari.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menyatakan, program tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dan elemen masyarakat meningkatkan kualitas hidup melalui penyediaan hunian yang layak dan penataan kepemilikan tanah melalui Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV).

“Mereka bisa mendapatkan rumah yang layak, layak huni, sehat. Dan tentunya bisa dirawat,” ucap Heru dalam kesempatan yang sama.

Program tersebut dibangun berkonsep hunian vertikal empat lantai dengan sembilan unit hunian. Dilengkapi sarana dan prasarana pendukung sesuai standar hunian layak.

Termasuk segi ketahanan bangunan, sirkulasi udara, pencahayaan, sanitasi, maupun jaminan legalitas kepemilikan tanah yang sah bagi para pemilik hunian.

“Yang berikutnya adalah konsolidasi lahan dan gedung ini bermanfaat. Bisa digunakan kepentingan bapak/ibu sekalian. Yang masyarakatnya telah memiliki ini. Sehingga bisa digunakan untuk kegiatan usaha,” ucap Heru. Pelaksanaan program tersebut disiapkan kurang lebih selama sembilan bulan. (dan)

Tags: JakbarKementerian ATR/BPNKonsolidasi Tanah VertikalPemukiman Kumuh

Berita Terkait.

Berawan
Megapolitan

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Minggu, 19 April 2026 - 08:15
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Megapolitan

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Sabtu, 18 April 2026 - 16:06
minyak
Megapolitan

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11
hujan
Megapolitan

Hujan Mengguyur Jakarta pada Akhir Pekan Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 08:20
Maruarar
Megapolitan

Rusun Bersubsidi di Tanah Abang Terancam Tersendat, DPR Minta Sengketa Lahan Dituntaskan di Pengadilan

Sabtu, 18 April 2026 - 07:14
Ikan Sapu-Sapu
Megapolitan

Operasi Serentak, Jakarta Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di 5 Titik

Jumat, 17 April 2026 - 22:05

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2528 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.