• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pahlawan Sejati yang Abadi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 11 Juni 2024 - 05:05
in Gaya Hidup
zain

Ibu dan Muhammad Zain. Foto : Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ibu dari dua anak itu adalah sosok yang luar biasa, dia adalah wanita yang kuat, pekerja keras, dan pantang menyerah. Dia telah menjadi inspirasi terbesar dalam hidup anak anaknya, dia selalu berhasil menunjukkan betapa kuat dan tangguhnya seorang ibu yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu lahir dan besar di kota Jakarta. Dia anak kedua dari sembilan bersaudara. Kehidupan mereka sederhana, namun penuh dengan cinta dan kebersamaan.

BacaJuga:

Sering Disepelekan, Nyeri Lutut pada Perempuan Simpan Risiko Serius

Implan Koklea “Pintar” Masuk Indonesia, Bisa Update Teknologi dari Dalam Tubuh

Kasus Wajib Militer Gegerkan Publik, Darren Wang dan Pacar Divonis Penjara

Saya pikir itu yang membuat ibunya cukup disiplin dan gigih dalam mengerjakan sesuatau. Keluarga ibu bukanlah keluarga kaya raya, Ibu selalu diajarkan untuk hidup sederhana sejak kecil, maka dari itu ia sudah terbiasa dengan kerasnya kehidupan.

Ibu memiliki latar belakang pendidikian di dunia perbankan, setelah lulus dari
sekolahnya, dia memilih untuk melanjutkan pendidikannya dibidang agama. Takdir
mempertemukan ibu dengan seorang pria, yang kelak menjadi suaminya.

Setelah menikah ibu memiliki dua orang anak. Anak pertama ibu memutuskan untuk melanjutkan boarding school disuatu daerah di Jawa Timur. Karena anak ke dua masih kecil, hak asuh anak jatuh ke tangan ibu.

Namun ibu tidak melarang jika anak pertama dan keduanya untuk bertemu daln melepas rindu dengan ayah mereka.

Masa ini adalah masa sulit bagi ibu untuk membesarkan anak anaknya seorang diri,
ibu juga berusaha untuk menghidupi anak anaknya dengan bekerja agar mendapatkan pemasukan yang cukup.

Pada awalnya ibu cukup kewalahan dan bingung apa yang dia harus dia lakukan, namu Tuhan mempermudah jalan ibu dengan mempertemukan ibu dengan teman lamanya, dari teman lamanya akhirnya ibu mendapatkan pekerjaan pertamanya menjadi guru ngaji private.

Namun sepertinya ibu bekerja terlelu keras sampai sampai kesehatan fisik dan mental ibu cukup terganggu, ibu menjadi pribadi yang mudah marah, tapi anak kedua selalu
berpikir ibu marah kepadanya dikarenakan ibu terlalu lelah karena bekerja dan selalu ingin yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu juga sangat tegas dalam mendidik mereka. Ia selalu mengajarkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Ketika mereka melakukan kesalahan, ia tidak segan untuk menegur dan memberikan nasihat yang bijak.

Namun, dibalik ketegasannya, ia selalu menunjukkan rasa sayang yang mendalam. Dia selalu ada untuk mereka, mendengarkan keluh kesah dan memberikan dukungan penuh.

Bertahun tahun ibu telah menjaadi guru ngaji private, profesi ibu menjadi guru private sangat menarik banya orang, dari mulut ke mulut ibu dapat mengembangkat pekerjaannya. Orang yang mejadi murid ibu sangat bermacam macam, dari nasional hingga internasional.

Kesehatan mental ibu telah membaik dan lebih bisa ia kendalikan, dukungan dari anak anak dan keluarganya sangat berpengaruh besar baginya. Rasa bangga anak anaknya kepada ibu meninggakat, seorang singgle parent yang gigih dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya akhirnya tercapai.

Ibu adalah seorang yang sangat peduli pada orang lain. Ibu menjadikan dirinya sendiri menjadi motifasi untuk membuat sebuah yayasan. Tidak hanya untuk keluarganya dan anak anaknya saja, ibu juga ingin bermanfaat kepada orang banyak.

Ibu adalah sosok wanita yang luar biasa. Di usianya yang hampir menginjak 50 tahun, beliau masih sangat aktif dalam kegiatan sosial. Tidak hanya menjadi guru ngaji, ia juga mendirikan yayasan untuk menaungi anak anak yatim dan para janda yang kurang mampu.

Meskipun harus membagi waktu antara bekerja, mengurus yayasan dan mengurus rumah tangga, ibu tetap gigih dan tidak menyerah.

Dia selalu mengatakan, “Selama kita mau berusaha dan berdoa, Tuhan pasti akan membantu.” Kalimat itulah yang selalu mengingatkan anak-anak ibu padanya. (srv)

Penulis :

Muhammad Zain
Mahasiswa Politeknik negeri Jakarta

Tags: ibumamaOrang Tua

Berita Terkait.

lutut
Gaya Hidup

Sering Disepelekan, Nyeri Lutut pada Perempuan Simpan Risiko Serius

Minggu, 26 April 2026 - 15:05
Implan Koklea
Gaya Hidup

Implan Koklea “Pintar” Masuk Indonesia, Bisa Update Teknologi dari Dalam Tubuh

Minggu, 26 April 2026 - 11:22
wang
Gaya Hidup

Kasus Wajib Militer Gegerkan Publik, Darren Wang dan Pacar Divonis Penjara

Sabtu, 25 April 2026 - 05:05
konser
Gaya Hidup

Konser BTS di Amerika Serikat Diselimuti Kontroversi

Sabtu, 25 April 2026 - 04:44
drakor
Gaya Hidup

10 Tahun Berlalu, Byeon Woo Seok Akhirnya Minta Maaf kepada IU

Sabtu, 25 April 2026 - 03:30
kpop
Gaya Hidup

Comeback Penuh Nostalgia, Boyfriend Rayakan 15 Tahun Debut

Sabtu, 25 April 2026 - 02:20

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.