• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Pahlawan Sejati yang Abadi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 11 Juni 2024 - 05:05
in Gaya Hidup
zain

Ibu dan Muhammad Zain. Foto : Dok Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ibu dari dua anak itu adalah sosok yang luar biasa, dia adalah wanita yang kuat, pekerja keras, dan pantang menyerah. Dia telah menjadi inspirasi terbesar dalam hidup anak anaknya, dia selalu berhasil menunjukkan betapa kuat dan tangguhnya seorang ibu yang selalu menginginkan yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu lahir dan besar di kota Jakarta. Dia anak kedua dari sembilan bersaudara. Kehidupan mereka sederhana, namun penuh dengan cinta dan kebersamaan.

BacaJuga:

Mercure Jakarta Cikini Ajak Warga Peduli Lingkungan Lewat Aksi Plogging di CFD

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Saya pikir itu yang membuat ibunya cukup disiplin dan gigih dalam mengerjakan sesuatau. Keluarga ibu bukanlah keluarga kaya raya, Ibu selalu diajarkan untuk hidup sederhana sejak kecil, maka dari itu ia sudah terbiasa dengan kerasnya kehidupan.

Ibu memiliki latar belakang pendidikian di dunia perbankan, setelah lulus dari
sekolahnya, dia memilih untuk melanjutkan pendidikannya dibidang agama. Takdir
mempertemukan ibu dengan seorang pria, yang kelak menjadi suaminya.

Setelah menikah ibu memiliki dua orang anak. Anak pertama ibu memutuskan untuk melanjutkan boarding school disuatu daerah di Jawa Timur. Karena anak ke dua masih kecil, hak asuh anak jatuh ke tangan ibu.

Namun ibu tidak melarang jika anak pertama dan keduanya untuk bertemu daln melepas rindu dengan ayah mereka.

Masa ini adalah masa sulit bagi ibu untuk membesarkan anak anaknya seorang diri,
ibu juga berusaha untuk menghidupi anak anaknya dengan bekerja agar mendapatkan pemasukan yang cukup.

Pada awalnya ibu cukup kewalahan dan bingung apa yang dia harus dia lakukan, namu Tuhan mempermudah jalan ibu dengan mempertemukan ibu dengan teman lamanya, dari teman lamanya akhirnya ibu mendapatkan pekerjaan pertamanya menjadi guru ngaji private.

Namun sepertinya ibu bekerja terlelu keras sampai sampai kesehatan fisik dan mental ibu cukup terganggu, ibu menjadi pribadi yang mudah marah, tapi anak kedua selalu
berpikir ibu marah kepadanya dikarenakan ibu terlalu lelah karena bekerja dan selalu ingin yang terbaik untuk anak anaknya.

Ibu dari dua anak itu juga sangat tegas dalam mendidik mereka. Ia selalu mengajarkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab. Ketika mereka melakukan kesalahan, ia tidak segan untuk menegur dan memberikan nasihat yang bijak.

Namun, dibalik ketegasannya, ia selalu menunjukkan rasa sayang yang mendalam. Dia selalu ada untuk mereka, mendengarkan keluh kesah dan memberikan dukungan penuh.

Bertahun tahun ibu telah menjaadi guru ngaji private, profesi ibu menjadi guru private sangat menarik banya orang, dari mulut ke mulut ibu dapat mengembangkat pekerjaannya. Orang yang mejadi murid ibu sangat bermacam macam, dari nasional hingga internasional.

Kesehatan mental ibu telah membaik dan lebih bisa ia kendalikan, dukungan dari anak anak dan keluarganya sangat berpengaruh besar baginya. Rasa bangga anak anaknya kepada ibu meninggakat, seorang singgle parent yang gigih dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan anaknya akhirnya tercapai.

Ibu adalah seorang yang sangat peduli pada orang lain. Ibu menjadikan dirinya sendiri menjadi motifasi untuk membuat sebuah yayasan. Tidak hanya untuk keluarganya dan anak anaknya saja, ibu juga ingin bermanfaat kepada orang banyak.

Ibu adalah sosok wanita yang luar biasa. Di usianya yang hampir menginjak 50 tahun, beliau masih sangat aktif dalam kegiatan sosial. Tidak hanya menjadi guru ngaji, ia juga mendirikan yayasan untuk menaungi anak anak yatim dan para janda yang kurang mampu.

Meskipun harus membagi waktu antara bekerja, mengurus yayasan dan mengurus rumah tangga, ibu tetap gigih dan tidak menyerah.

Dia selalu mengatakan, “Selama kita mau berusaha dan berdoa, Tuhan pasti akan membantu.” Kalimat itulah yang selalu mengingatkan anak-anak ibu padanya. (srv)

Penulis :

Muhammad Zain
Mahasiswa Politeknik negeri Jakarta

Tags: ibumamaOrang Tua

Berita Terkait.

mercure
Gaya Hidup

Mercure Jakarta Cikini Ajak Warga Peduli Lingkungan Lewat Aksi Plogging di CFD

Selasa, 22 September 2026 - 06:06
FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR
Gaya Hidup

FFI 2026: Anak Muda Makin Sadar Finansial, tapi Dana Darurat Masih Jadi PR

Sabtu, 19 September 2026 - 11:06
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji
Gaya Hidup

Jangkau 31 Juta Anak, Nestlé Pertegas Komitmen Gizi Sehat

Jumat, 18 September 2026 - 19:01
25 Merek Beras Fortifikasi Ditindak, FKBI Desak Pemerintah Tak Berhenti di Pencabutan Izin
Gaya Hidup

Aichi-Nagoya dalam “Survival Mode”, CdM Minta Tim Indonesia Tak Kehilangan Fokus

Jumat, 18 September 2026 - 17:00
zoom
Gaya Hidup

‘Smart’ LE SSERAFIM Tembus 200 Juta Views, Jadi B-side Pertama yang Capai Rekor

Jumat, 18 September 2026 - 05:05
shin
Gaya Hidup

Shin Min Ah hingga Lee Se Young Terlibat Cinta dan Kekuasaan di The Remarried Empress

Jumat, 18 September 2026 - 02:20

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.