• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Teater Koma Gelar “Matahari Papua” di TIM Jakarta

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 8 Juni 2024 - 04:04
in Gaya Hidup
teater

Potongan adegan dalam pementasan teater “Matahari Papua” oleh Teater Koma bersama Bakti Budaya Djarum Foundation di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Kamis (6/6/2024) malam. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Teater Koma mempersembahkan pertunjukan lakon terbaru produksi ke-230 dari penulis Norbertus Riantiarno (alm), berjudul “Matahari Papua” yang menghadirkan kisah perlawanan seorang anak manusia bernama Biwar terhadap sang naga penguasa.

Saat pertunjukan perdananya di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (6/6) malam, lakon “Matahari Papua” yang disutradarai oleh Rangga Riantiarno bersama Nino Bukir itu mengisahkan seorang pemuda bernama Biwar (Lutfi Ardiansyah) dan diasuh oleh ibunya Yakomina (Netta Kusumah Dewi) sejak kecil. Mereka tinggal di wilayah Kamoro, Papua, dan jauh dari hiruk pikuk permukiman warga.

BacaJuga:

Ancaman Fatal Osteoporosis: Patah Tulang Panggul dan Dampaknya pada Lansia

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Cerita dimulai saat Biwar pamit kepada ibunya untuk mencari ikan di pinggir sungai. Saat sedang mencari ikan, Biwar dikejutkan oleh teriakan dua gadis yang diserang oleh tiga ekor biawak, anak buah sang naga penguasa.

Tanpa berlama-lama, Biwar membantu kedua gadis itu dan berhasil mengalahkan tiga biawak yang menyerang mereka. Dari sini, benih-benih cinta mulai muncul, saat Biwar berhasil menyelamatkan dua gadis tersebut, salah satunya bernama Nadiva (Tuti Hartati).

Di tengah gelora cinta yang mulai tumbuh di hati Biwar, sebuah kenyataan pahit pun terkuak bahwa sang ayah mati karena dibunuh sang naga penguasa. Dari sini, Biwar bertekad untuk membalas kematian ayahnya dan membunuh sang naga agar tanah Papua kembali tentram.

Kritik sosial

Selama 47 tahun, Teater Koma berhasil memproduksi ragam lakon yang sebagian besar mengangkat isu sosial dan politik yang terjadi di Indonesia. Tidak terkecuali lakon “Matahari Papua” yang ikut “menyenggol” kelompok yang mengeruk sumber daya alam di tanah Papua, tanpa memikirkan nasib masyarakat di daerah itu.

Selama kurang lebih 2.5 jam, penonton disuguhi dialog-dialog satir yang membuat termenung karena cukup sesuai dengan kondisi di Indonesia saat ini.

Dengan cerdas, mendiang Norbertus Riantiarno meramu dialog dalam “Matahari Papua” agar tidak terkesan menjatuhkan sistem pemerintahan, tetapi tetap dimengerti oleh penonton.

Misalnya, simbol naga yang dianalogikan sebagai penguasa, atau negara barat yang dianalogikan sebagai bangsa penjajah. Tidak sampai di situ, ada beberapa dialog satir yang dilontarkan para pemain dan cukup tajam dalam mengkritik kondisi politik-sosial di Indonesia, saat ini, khususnya di tanah Papua.

Menariknya, momen pementasan lakon “Matahari Papua” cukup sesuai dengan banyaknya ketidakadilan yang terjadi di dunia.

Melalui pementasan lakon ini, diharapkan masyarakat dapat ikut menyuarakan ketidakadilan tersebut dan mendukung pihak-pihak yang sudah seharusnya mendapat keadilan.

Akting mengesankan

Sepak terjang Teater Koma di kancah dunia seni dan pementasan teater Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi.

Pengalaman dan kecakapan para pemain berpadu dengan baik dalam mementaskan lakon “Matahari Papua”, ditambah kualitas naskah yang baik dan solidnya tim produksi berhasil membuat lakon ini menjadi istimewa.

Mulai dari pemeran utama, pemeran pendukung, tim musik, sutradara, hingga tim pendukung lainnya, berhasil membuat “Matahari Papua” layak diapresiasi.

Menariknya, naskah “Matahari Papua” berhasil terpilih sebagai salah satu pemenang untuk Sayembara Penulisan Naskah Dewan Kesenian Jakarta 2022. Tidak heran naskah dalam lakon ini juga sangat mempengaruhi jalinan istimewa di dalamnya.

Selain tokoh Biwar, Yokomina, dan Nadiva yang berhasil memperkuat lakon “Matahari Papua”, ada dua tokoh pencuri perhatian (steal the show) yang berhasil membuat lakon ini semakin berwarna. Dua tokoh tersebut adalah Sir Ilham Jambak sebagai buaya dan Sri Qadariatin sebagai burung hitam.

Di tengah perlawanan Biwar dan sang naga yang cukup panas, kedua tokoh tersebut berhasil mencairkan suasana dengan sangat baik. Celetukan dan tingkah ajaib antara buaya dan burung hitam berhasil mengocok perut penonton.

Tanpa mengesampingkan tokoh dan tim produksi lainnya, lakon “Matahari Papua” semakin menarik saat tokoh buaya dan burung hitam itu tampil. Meskipun terkesan serius, “Matahari Papua” berhasil menyeimbangkan nuansa komedi dan drama di dalamnya.

Meskipun untuk ukuran lakon “Matahari Papua” cukup panjang, tetapi penonton kemungkinan besar tidak akan bosan. Akting gemilang para pemain berhasil menghipnotis penonton untuk terus menyaksikan penampilan mereka, hingga akhir, sehingga 2.5 jam, mungkin tidak akan terasa terlalu lama.

Kostum memikat

Selain akting para pemain yang memukau, penonton juga akan dimanjakan dengan detail kostum dan properti latar yang detail serta indah, mulai dari penggambaran suku di Papua yang sangat mirip dengan aslinya, ditambah properti latar sebagai penunjang cerita yang dibuat sangat mirip dengan aslinya.

Pergantian latar cerita dengan properti berbeda pun dilakukan sangat mulus dan lancar, misalnya latar hutan yang dilanjutkan dengan adegan di dusun, tanpa ada kendala berarti.

Jika penonton membawa anak kecil, kemungkinan besar mereka juga dapat menikmati pertunjukan “Matahari Papua” dengan baik karena pergantian latar cerita akan menarik perhatian mereka. Selain itu, unsur tarian dan nyanyian yang ditampilkan para pemain juga akan menghibur para penonton, termasuk anak-anak.

Jangan lewatkan untuk menyaksikan pertunjukan lakon “Matahari Papua” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada 7 – 9 Juni 2024. Untuk pemesanan tiket pertunjukan, kunjungi laman situs resmi mereka di www.teaterkoma.org atau menghubungi kontak mereka di 0217359540 dan 0821122777709. (wib)

Tags: Matahari PapuaTeater KomaTIM Jakarta

Berita Terkait.

siloam
Gaya Hidup

Ancaman Fatal Osteoporosis: Patah Tulang Panggul dan Dampaknya pada Lansia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:25
Koperasi Tak Cukup Bertahan, Metranet Dorong Layanan Lebih Modern Lewat KoperasiGO
Gaya Hidup

Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:06
Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026
Gaya Hidup

Transformasi Layanan Berbuah Manis, BRI Sabet 36 Penghargaan di TBCCI 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:02
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:07
Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung
Gaya Hidup

Rayakan 39 Tahun, Swiss-Belresidences Kalibata Tebar Kepedulian Bersama Anak-Anak Sahabat Anak Cijantung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:57
swiss
Gaya Hidup

Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Wedding Showcase 2026, Tawarkan Inspirasi Pernikahan dalam Satu Tempat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:28

OLAHRAGA

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo
Olahraga

Ok//olga Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

INDOPOSCO.ID - Persaingan Super League 2026/2027 kembali memanas pada pertengahan pekan ini. Sebanyak delapan pertandingan dengan tiga laga menarik diantaranya...

SelengkapnyaDetails
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40
bultang

Usai Juara Denmark Open 2026, Fikri Ungkap Pelajaran Berharga dari Pengalaman Fajar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:48
Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Sabet Gelar Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron/Soh, Fajar Ungkap Kunci Kemenangan

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:06
Zaskia Putri Salurante

Zaskia Salurante Ukir Prestasi di Polandia, FORKI Soroti Pentingnya Jam Terbang Internasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:24

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2631 shares
    Share 1052 Tweet 658
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1391 shares
    Share 556 Tweet 348
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1262 shares
    Share 505 Tweet 316
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1095 shares
    Share 438 Tweet 274
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.