• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Puluhan Siswa Asal Papua yang Ikut Program ADEM di Banten Siap Dipulangkan

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:05
in Nusantara
WidodoWidodo-co

Widodo koordinator pemulangan dan penjemputan siswa ADEM Provinsi Banten (foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Provinsi Banten adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menjadi tujuan untuk program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi siswa/siswi asal Papua untuk menempuh pendidikan menengah yang berkualitas.

Hal ini dikatakan oleh Widodo kepala SMKN I Cilegon yang juga koordinator penjemputan dan pemulangan siswa asal Papua yang menuntut ilmu di sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan di Banten yang berasal dari daerah 3 T, yakni, daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar yang merupakan wilayah Indonesia yang memiliki kondisi geografis, sosial, ekonomi dan budaya yang kurang berkembang dibandingkan dengan daerah lain dalam skala nasional

BacaJuga:

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Widodo menjelaskan, tahun ini sebanyak 64 siswa asal Papua yang sudah selesai menuntut ilmu yang tersebar di 27 sekolah menengah di Provinsi Banten siap untuk dipulangkan ke daerah asal.

“Tahun ini sebanyak 64 siswa asal Papua melalui program ADEM dinyatakan lulus dan siap untuk dipulangkan.Insyaallah pelepasannya akan dilakukan hari Minggu (9/6/2024), sementara untuk pelepasan dar Kementerian Pedidikan akan dilepas pada hari Senin (10/6/2024),” terang Widodo kepada indopos.co.id, Sabtu (8/6/2024)

Ia menjelaskan, program ADEM adalah program Kementerian Pedidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Papua dan Papua Barat, serta diharapkan dapat mempercepat akulturasi keragaman budaya.

“Program ini sangat bagus dan patut dipertahankan untuk akulturasi keberagaman adat, budaya masyarakat Indonesia, sekaligus mempercepat pembagunan sumber daya manusia,” ungkap Widodo.

William seorang siswa asal Papua yang ikut program ADEM bercita-cita ingin jadi pilot. Ia mengaku, selama menutut ilmu di Bantem ia sangat menyukai masakan khas Banten seperti Pecak Bandeng dan sayur Asem. Dia juga memgaku bebas untuk menjalankan ibadah.

”Kalau untuk melaksanakan ibadah kami pergi ke markas Kopassus dan ada juga yang ke Korem. Masyarakat Banten sangat ramah, toleransi dan menghargai perbedaan,” tuturnya.

Ia berharap, orang tua dan saudaranya yang ada di tanah Papua untuk tidak menghawatirkan kondisinya di Banten, dan meminta seluruh warga Papua tidak terpengaruh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.

“Berharap saudara kami di Papua jangan mudah terprovokasi, supaya kita tidak mudah terpecah belah dari NKRI karena kami satu Indonesia,” tegas William.

Hal senada diungkapkan Maria Elizabet yang mengaku kerasan tinggal di Banten dan bercita-cita menjadi bankir.Ia mengatakan demi menimba ilmu dan menggapai cita-cita, dirinya rela berpisah lama dengan orangtua dan saudaranya di Papua untuk bersekolah di Banten.

“Selama tiga tahun saya bersekolah di Banten baru satu kali pulang Papua,” ujar Maria.

Maria mengaku, selama bersekolah di Banten banyak hal yang dia pelajari bersama teman temannya yang berasal dari Papua.Selain mendapatkan ilmu pengetahuan, dirinya juga mendapatkan wawasan tentang keragaman budaya dan kekayaan alam yang dimiliki Indonesian yang akan dibagikan ke teman temannya di Papua. (yas)

Tags: program Afirmasi Pendidikan MenengahProvinsi BantenSiswa Asal Papua

Berita Terkait.

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki
Nusantara

Sampah Disulap Jadi Cuan, Maggot BSF Bikin Warga Gunungkidul Ketiban Rezeki

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:31
Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa
Nusantara

Pengungsi Gempa M 7,7 NTT Melonjak Jadi 110 Ribu Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15
Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan
Nusantara

Karhutla Kalsel Makin Membara, 595 Hektare Hangus: Helikopter Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:40
Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0
Nusantara

Gempa Susulan Flores Tembus 5.012 Kali, BMKG: 31 Kali di Atas Magnitudo 5.0

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:56
manado
Nusantara

Persit KCK Ranting 4 Paldam XIII/Merdeka Berbagi Kepedulian ke Panti Asuhan Manado

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:33
Sertifikat
Nusantara

Pelayanan Makin Dekat, Perlindungan Keimigrasian Diperkuat dari Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:07

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.