• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jabar Jadi Salah Satu Provinsi dengan Belanja Produk Dalam Negeri Tertinggi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 23 Mei 2024 - 06:10
in Ekonomi
Heru-Kustanto

Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian Heru Kustanto memberikan keterangan dalam Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), dan Konsumen Cerdas Tahun 2024 di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/5/2024). (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Jawa Barat (Jabar) menjadi salah satu provinsi dengan belanja produk dalam negeri tertinggi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan.

“Jabar punya beberapa prestasi, salah satunya provinsi dengan belanja P3DN yang cukup besar, ” kata Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian Heru Kustanto dalam keterangan di Bandung, seperti dikutip Antara, Rabu (22/5/2024).

BacaJuga:

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Kolaborasi Pertamina Drilling–PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Heru mengungkapkan pada 2023, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi daerah paling besar yang melakukan belanja produk dalam negeri, bahkan juga telah mengakselerasi kewajiban yang diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo.

Pada 2024 penggunaan produksi dalam negeri dari belanja barang dan modal ditargetkan sekitar 95 persen dari anggaran yang ada di setiap kementerian lembaga, BUMN, dan BUMD.

“Tahun lalu sudah 90 persen lebih dan kini sudah dinaikan targetnya, pada tahun lalu kan 90 persenan, tahun ini meningkat 95 persen. Tentu ini harus diimbangi kemampuan dalam negeri kita karena itu dalam kesempatan ini menampilkan perusahaan yang sudah memiliki sertifikat tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Produk mereka bisa dibeli atau wajib dibeli kalau ada TKDN,” ucapnya.

Jabar menggelar Kick Off Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), Business Matching Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), dan Konsumen Cerdas Tahun 2024 pada Selasa (21/5), yang diharapkan oleh Kadisperindag Jabar Noneng Komara Nengsih, bisa mendorong masyarakat Jabar cerdas untuk membeli produk lokal berkualitas, serta mengenalkan produk Jabar sebagai produk unggulan Indonesia.

“Pada akhirnya terjadi peningkatan penggunaan produk dalam negeri serta bangga dengan produk-produk buatan Indonesia. Media sendiri berperan untuk turut serta mempromosikan kegiatan konsumen cerdas, produk lokal berkualitas, penggunaan produk dalam negeri dan Bangga Buatan Indonesia,” ujarnya.

Pihaknya sejauh ini telah melaksanakan berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan mendorong perluasan akses pasar bagi industri kecil dan menengah.

Kegiatan itu di antaranya, bimbingan teknis atau fasilitasi sertifikasi TKDN; fasilitasi promosi dalam bentuk business matching; upaya peningkatan pengadaan barang/jasa pemerintah berbasis industri lokal melalui sosialisasi dan kerja sama Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat yang tergabung dalam Tim P3DN.

“Selain itu, juga memberikan edukasi dan pendampingan kepada para pelaku usaha untuk mendaftarkan produknya dalam aplikasi e-Katalog. Kalau kita kemarin sudah tertinggi di Indonesia, kita di atas 80 persen, tapi targetnya sekarang 95 persen, jadi harus mengejar target lagi,” ujarnya. (dam)

Tags: belanjajabarProduk Dalam Negeri

Berita Terkait.

Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling–PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29
Beras
Ekonomi

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Kamis, 23 April 2026 - 22:52
AHY
Ekonomi

Kolaborasi Global di DXI 2026, AHY Dorong Wisata Bahari Jadi Mesin Ekonomi Baru

Kamis, 23 April 2026 - 20:20
RUPST
Ekonomi

BTN Perkuat Modal, Targetkan Pertumbuhan Kredit 10 Persen di 2026

Kamis, 23 April 2026 - 19:39
wig
Ekonomi

Rambut Palsu dari Yogyakarta Tembus Pasar Amerika Serikat, Devisa Rp2,2 Miliar

Kamis, 23 April 2026 - 18:38

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1324 shares
    Share 530 Tweet 331
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.