• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tangani Gangguan Jiwa Ringan Sejak Dini, Akademisi: Penderita Tetap Produktif

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 18 Mei 2024 - 17:09
in Nasional
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Hasbullah Thabrany (kanan). Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Hasbullah Thabrany (kanan). Foto: Nasuha/ INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Hasbullah Thabrany menerangkan, solusi intervensi psikologis sederhana bisa mencegah orang jatuh miskin.

Sebab, dengan intervensi tersebut, seseorang dengan gangguan kesehatan jiwa ringan hingga sedang masih tetap produktif.

BacaJuga:

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

“Kan rujukan ke rumah sakit itu mahal. Apalagi dengan kesehatan jiwa, bisa 6 bulan perawatan,” ujar Prof Hasbullah Thabrany kepada INDOPOS.CO.ID, Sabtu (18/5/2024).

Ia menambahkan, model intervensi psikologis sederhana di awal sesuai dengan konsep kesehatan masyarakat. Apalagi didukung dengan resource atau sumber yang ada di sekitar masyarakat.

“Jadi tidak lagi menggunakan psikiater, biaya lebih murah dan ke depan bisa berkontribusi pada policy terkait kebijakan kesehatan jiwa,” katanya.

Menurut dia, model intervensi psikologis sederhana di awal, akan berdampak signifikan pada beban kesehatan. Sebab, masalah gangguan jiwa menempati urutan kedua beban kesehatan di Indonesia.

“Jadi intervensi di awal ini menekan biaya perawatan dan mencegah kemiskinan. Sebab, perawatan 6 bulan di rumah sakit itu biayanya sangat mahal,” terangnya.

Hal yang sama diungkapkan Guru Besar Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) Prof Budi Anna Keliat. Ia mengatakan, solusi intervensi psikologis sederhana pada masalah kesehatan jiwa tidak mengharuskan penderita di rujuk ke rumah sakit.

“Jadi beban anggaran kita itu kalau mereka dirujuk ke rumah sakit. Penderita masalah kesehatan jiwa juga jadi tidak produktif,” terangnya.

Diketahui, prevalensi gangguan mental terutama masalah kecemasan dan depresi terus meningkat sejak 2018 lalu. Selain itu prevalensi bunuh diri di Indonesia di 2019 lalu mencapai 2,55 persen per 100.000 penduduk. (nas)

Tags: gangguan jiwaGangguan Jiwa Ringankemiskinankesehatan jiwaProf Hasbullah Thabrany

Berita Terkait.

Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.