• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Ini Desa Devisa Pengekspor Kakao ke Benua Biru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 3 Mei 2024 - 10:07
in Ekonomi
Kakao-co

Perkebunan kakao di salah satu pekarangan warga di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan yang dimiliki Desa Nglanggeran. Ya, desa yang terletak di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu menjadi salah satu desa devisa yang berkontribusi besar bagi negara.

Kakao yang merupakan bahan dasar cokelat berhasil dimaksimalkan oleh para petani di daerah tersebut untuk kemudian diekspor ke Benua Biru, salah satunya Swiss. Oleh karena itu, Desa Nglanggeran juga sering disebut sebagai Desa Kakao.

BacaJuga:

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Desa Nglanggeran sendiri merupakan salah satu desa yang dibina oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dengan sedikitnya ada 96 petani yang telah diberikan pelatihan pada 2023. Kemudian, dari kebun kakao seluas 10,2 hektare yang dimiliki leh para petani tersebut, seitdaknya ada 10 ton buah kakao dan 3,1 ton beans kakao kering yang dihasilkan setiap tahunnya.

Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis LPEI, Maqin U. Norhadi mengatakan dukungan LPEI pada desa tersebut ialah penambahan nilai tambah pada produk yang dijual.

“Setelah pendampingan desa devisa, ada nilai tambah yang tercipta yaitu kakao fermentasi yang harga awalnya Rp25 ribu per kg, setelah diolah menjadi Rp100 ribu per kg,” kata Maqin kepada media di Desa Nglanggeran, Kamis (2/5/2024).

Tak hanya Desa Nglanggeran, Maqin juga menjelaskan LPEI telah mendorong dan menghasilkan 1.035 desa devisa hingga Maret 2024.

“Dari jumlah desa itu, didapati lebih dari 26 produk kualitas ekspor seperti kakao, kopi, bulu mata, peti mati, craft eceng gondok, daun kelor, hingga gula semut. Manfaat dari desa devisa itu juga diperkirakan dirasakan oleh lebih dari 100 ribu pekerja, petani, dan nelayan,” tambahnya. (rmn)

Tags: dana desaDIYGunung KidulkakaoKemenkeu

Berita Terkait.

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:11
BRI
Ekonomi

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32
Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah
Ekonomi

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:17
lng
Ekonomi

Badak LNG Lampaui Target Produksi, Pertahankan PROPER Emas ke-15 Secara Beruntun

Senin, 15 Juni 2026 - 20:02
J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular
Ekonomi

J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon dan Yayasan KDM, Dorong Ekonomi Sirkular

Senin, 15 Juni 2026 - 19:37
bc2
Ekonomi

Bea Cukai Perkuat Pengawasan Industri Rokok, Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha di Semarang dan Malang

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    6569 shares
    Share 2628 Tweet 1642
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1712 shares
    Share 685 Tweet 428
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1025 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    964 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.