• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Amankah Pijat ‘Kretek-Kretek’, Dokter Ortopedi Ingatkan Hal Ini

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 22 Maret 2024 - 14:06
in Gaya Hidup
gathering-RS-Siloam-Mampang-co

Ahli ortopedi Prof Dr. dr. Ismail Hadisoebroto (kiri) bersama dr. M Triadi Wijaya (kanan), memberikan keterangan pers, dalam media gathering Siloam Hospitals Mampang layanan ortopedi one-stop solution, di Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2024). Foto: Dhika Alam Noor/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagian besar masyarakat pasti mengenal istilah pijat kretek atau istilah medisnya disebut chiropractic. Praktik tersebut dianggap memberikan pasien merasakan sensasi ringan dan rileks setelah tubuhnya keluar bunyi “kretek”.

Pijat kretek makin populer, menyusul seorang publik figur mengemasnya menjadi sebuah konten di media sosial. Sehingga tak heran, membuat orang penasaran dan tertarik mencobanya.

BacaJuga:

Bali Jadi Saksi Kehebatan Penari Muda Indonesia di World Dance Festival 2026

Kim Go Eun Berduka, Anjing Rescue Kesayangannya Mati Setelah 4 Tahun Bersama

Jadi Tren Global, XERF Resmi Masuk Ace Dermatology dan Bidik Pasar Premium

Berdasar rangkuman sejumlah sumber, terapi chiropractic merupakan perawatan terapeutik yang dilakukan menggunakan tangan chiropractor untuk memanipulasi persendian di tubuh.

Ahli ortopedi Prof Dr. dr. Ismail Hadisoebroto tidak melarang praktik tersebut, asalkan untuk memijat bagian tubuh yang merasa pegal bukan penanganan terhadap pasien patah tulang. Biasanya itu merupakan gangguan skoliosis nonstruktural.

“Tulang belakangnya, sebetulnya di sini otot yang di sini lebih banyak nariknya. di sini rileks, kita harusnya melemesin otot yang stretcher,” kata dr. Ismail, dalam media gathering Siloam Hospitals Mampang layanan ortopedi one-stop solution, di Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2024).

Dokter berpraktik di Siloam Hospitals Mampang itu menyebut, gangguan tarikan otot pada tubuh misalnya panjang normal 10 centimeter (cm), namun kemudian memendek 6 cm. Itu kemungkinan ototnya tertarik ke bagian sisi lain.

“Kita lemesin otot, manipulasi seperti ini bisa, mengobatin itu. Karena begitu lemas kembali,” ujar dr. Ismail.

“Sebetulnya ada juga dalam pengobatan modern yaitu, fisioterapi. Itu sebetulnya pijat juga, pijat modern,” tambahnya.

Namun, jika ada permasalahan pada skoliosis struktural tidak bisa penanganan dengan melakukan pijat kretek. Maka harus ada penanganan medis.

“Tapi, kalau yang struktural tidak bisa walaupun pijat beratus kali, tidak bisa. Pondasinya itu ibarat bangunan rusak jadi harus dibenerin dong. Strtuktur bangunannya,” jelasnya.

Rekan seprofesinya dr. M Triadi Wijaya mengemukakan, laporan patah tulang akibat pemijatan kretek di luar negeri. Pasien panggulnya kaku karena sebelumnya terkena infeksi pada panggul.

“Panggulnya sudah menyatu dan ini tidak disadari. Dikira kaku mungkin hanya otot yang terlalu kencang, dipijet dengan memang sangat kuat sampai akhirnya patah,” ucapnya.

Berkaca dari kasus tersebut, pentingnya mengetahui riwayat pasien dengan benar dan utuh. Karenanya jangan sembarang menangani pasien chiropractic.

“Jadi tindakan main tanpa data itu sedikit berbahaya. Tidak hanya oleh orang chiropractic, bahkan dokter pun selama datanya tidak cukup kuat itu tidak bisa,” imbau dr. Triadi. (dan)

Tags: OrtopediPijatSiloam Hospitals Mampang

Berita Terkait.

Kompetisi
Gaya Hidup

Bali Jadi Saksi Kehebatan Penari Muda Indonesia di World Dance Festival 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:14
kim
Gaya Hidup

Kim Go Eun Berduka, Anjing Rescue Kesayangannya Mati Setelah 4 Tahun Bersama

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:30
xerf
Gaya Hidup

Jadi Tren Global, XERF Resmi Masuk Ace Dermatology dan Bidik Pasar Premium

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:23
binus
Gaya Hidup

Desain Jadi Strategi Bisnis, BINUS Siapkan Lulusan yang Diakui Pasar Kerja Global

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:02
X-Force
Gaya Hidup

Kenyamanan dan Efisiensi Mitsubishi Xforce Menunjang Aktivitas Harian

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:10
7 Fitur Unggulan Smartwatch Huawei Watch Fit 5 yang Wajib Kamu Tahu!
Gaya Hidup

7 Fitur Unggulan Smartwatch Huawei Watch Fit 5 yang Wajib Kamu Tahu!

Jumat, 15 Mei 2026 - 14:27

BERITA POPULER

  • kai

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus: Lebih dari 504 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

    2216 shares
    Share 886 Tweet 554
  • Prakiraan Cuaca di Jakarta, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim Hari Ini

    1234 shares
    Share 494 Tweet 309
  • Bhayangkara FC vs Madura United: The Guardian Cari Titik Balik, Laskar Sape Kerrab Waspada

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Polda Kaltim

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
  • Bali United vs Borneo FC: Serdadu Tridatu Usung Bangkit, Pesut Etam Kejar Tahta

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.