• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Seminggu Hilangkan Data Grafik Pilpres dan Pileg di Sirekap, KPU Dinilai Langgar Keterbukaan Informasi Publik

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 12 Maret 2024 - 16:06
in Headline
Peneliti IT Roy Suryo. (dok indopos.co.id)

Peneliti IT Roy Suryo. (dok indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerhati politik dan juga pakar IT Roy Suryo mempertanyakan tampilan grafik perolehan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) yang menghilang di Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama sepekan ini.

Menurut Roy, dirinya sengaja menahan diri untuk tidak mengomentari hal itu untuk melihat niat baik KPU. Namun karena kritikan publik yang meminta agar tampilan grafik penghitungan suara di Sirekap itu direalisasikan, maka KPU dinilainya telah berbuat semaunya sendiri.

BacaJuga:

Gibran Condemns SPPG Employee for Mocking Students Who Fell Ill After MBG Meal

Gibran Kecam Karyawan SPPG yang Ejek Siswa Korban Keracunan MBG

Basarnas Finds Two More Bodies of Virgo Transport 8 Victims in Java Sea

“Setelah ditunggu hampir seminggu lamanya, rupanya niat baik KPU untuk menampilkan kembali Grafik dan Rekapitulasi perhitungan di Situs Resminya tidak kunjung ada sampai tulisan ini dibuat di hari Pertama Puasa Ramadan, 12 Maret 2024.Dengan demikian status SIREKAP kini tak ubahnya hanya “SiKAREP” (baca: sak karep atau seenaknya sendiri, tanpa Konsep dan tentu saja nyaris tidak berguna) karena hanya bisa menampilkan Hasil Scan C-Hasil,” kata Roy dalam keterangan tertulisnya yang diterima indopos.co.id, Selasa (12/3/2024).

Sebagaimana diketahui, sudah semingguan ini semenjak Rabu (4/3/2024) minggu lalu, mendadak Semua Grafik dan Rekapitulasi hilang dan kini hanya ditampilkan Hasil Pemindaian / Foto / Scan C-Hasil per TPS.

“Bagi saya ini bukan hilang tapi di-hilang-kan secara sengaja. Proses penghilangan data publik inipun dilakukan secara diam-diam sebelumnya, tanpa ada Pengumuman sebelumnya, kebetulan bersamaan ketika Facebook dan Instagram “Down” waktu itu, mungkin agar biar dikira ada efeknya. Karena situs Sirekap masih on alias tidak down,” cetusnya.

Roy pun menyoroti pernyataan dari Komisi KPU, Idham Kholik Holik yang menyampaikan bahwa memang grafik dan hasil rekapitulasi dari tiap TPS sekarang dihilangkan dengan alasan untuk menjaga masyarakat dari informasi yang tidak akurat.

“Pernyataan Komisioner KPU berinisial IK itu hal yang konyol sekaligus membodohi. Bagaimana tidak? Sudah semenjak Pemilu digelar 14 Februari silam, akhirnya KPU sendiri yang mengakui bahwa data-data yang ditampilkan di Situs resminya tidak akurat dan memunculkan prasangka bagi publik yang berpotensi memecah persatuan bangsa,” tuturnya.

“Bahkan, dalam kesempatan lain, ketika dikatakannya juga bahwa data-data tersebut adalah rahasia negara yang tidak untuk diketahui publik. Ini benar-benar membuat logika waras masyarakat Indonesia dibuat runyam oleh pemikiran “SIKAREP” alias sak karep atau seenaknya sendiri tersebut. Sejak kapan data-data Hasil PiLeg dan PilPres itu disebut sebagai “rahasia negara” dan harus “disembunyikan” untuk tidak dipublikasi kepada masyarakat?” tanyanya dengan nada kesal.

Lalu, kata Roy, selama ini Publikasi di TPS, C-Hasil, D-Hasil apakah sudah disebut membongkar rahasia negara. “Jadi pernyataan itu sebuah statemen konyol dari pihak yang tidak mengerti hukum, khususnya UU No 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegasnya.

Roy pun mengutip pernyataan peneliti politik dari BRIN, Firman Noor yang menyampaikan bahwa penghilangan grafik dan rekapitulasi Sirekap ini berbahaya karena dapat disalahgunakan untuk upaya-upaya tersembunyi meloloskan partai tertentu yang semula angkanya kecil mendadak “meroket” menjadi diatas ambang Parliamentary Threshold 4 persen dan masuk Senayan.

“Beliau bahkan menyatakan mustahil PSI (Partai Solidaritas Indonesia) tersebut masuk secara normal, karena masih membutuhkan sekitar 1,5 jjuta suara disaat perhitungan Rekapitulasi sudah diatas 65 persen,” terangnya.

Di ajuga mengutip hasil riset Litbang Kompas yang menunjukkan bahwa Anomali meroketnya perolehan angka partai yang sempat Viral di medsos dengan sebutan “Partai Salah Input” ini memang fantastis, mulai dari 2,77 persen di tanggal 27 Februari pukul 20.45 WIB menjadi 3,13 persen di tanggal 1 Maret pukul 23.00 WIB, bahkan melonjak 22 ribu suara hanya di 202 TPS selama empat jam.

“Artinya selama 4 jam saja, bisa mendapatkan rata-rata 108 suara di tiap TPS. Artinya sepertiga dari tiap TPS yang masuk pada hari dan Jam teraebut memilih caleg atau partai (PSI). Pantas saja kalau Prof Burhanuddin Muhtadi beberapa waktu lalu juga sempat mengatakan “tidak mudeng” dengan Anomali ini, karena memang tidak masuk akal,” tandasnya.

Kembali kepada permasalahan utama dengan dihilangkannya Grafik dan Rekapitulasi di SIREKAP ini, maka kata Roy, sebenarnya sama saja situs bernilai Milyaran yang sudah menghabiskan dana masyarakat ini menjadi mubazir dan buang-buang anggaran negara.

“Sangat layak kalau rekan-rekan ICW (Indonesia Corruption Watch) dan KontraS beberapa waktu lalu mendesak Audit Investigatif atau bahkan melaporkan ke lembaga antirasuah (KPK). Belum lagi ditemukannya mensrea adanya “Json Script” sebagaimana temuan Pakar-pakar IT Independen yang sudah seharusnya mendesak dilakukannya Audit Forensik terhadap Teknologi yang di (salah) gunakan didalamnya,” pintanya

Jika ditinjau secara institusi yang menyangkut nama baik ITB (Intitut Teknologi Bandung), lanjut Roy, yang telah meneken kerjasama dengn KPU semenjak tahun 2021 silam, sungguh sangat ironis dan memalukan karena teknologi malah diindikasikan bisa dipergunakan untuk memuluskan kecurangan dalam Pemilu 2024 ini.

“Secara pribadi sayapun tidak percaya bahwa institusi pendidikan ternama tersebut terlibat, namun sulit menolak kalau ada kecurigaan dari berbagai kalangan bahwa dimungkinkan ada “oknum” yang membiarkan ‘backdoor’ terbuka di sistem Sirekap yang memungkinkan terjadinya semua penyimpangan diatas,” tuturnya

“Kesimpulannya, jangan heran jika Civitas Akademika berbagai kampus yang masih waras dan Masyarakat akan bergerak melihat Akal Sehat dipermainkan SIKAREP, eh, SIREKAP ini. Namun saya tidak percaya bahwa Teknologi, meskipun itu AI sekalipun, bisa berbuat sebodoh dan sekacau ini kalau tanpa ada unsur “man behind the gun” yang memprogramkan dan memberikan ‘script’ atau arahan, bahkan perlindungan disebaliknya. Tetapi saya juga percaya, diatas langit masih ada langit, apalagi ini bulan Suci Ramadan, Gusti Allah SWT tidak Sare dan yang benar akan tetap benar, yang salah akan terungkap salahnya,” pungkasnya menambahkan. (dil)

Tags: KPKPileg 2024Pilpres 2024Roy SuryoSirekap

Berita Terkait.

bran
Headline

Gibran Condemns SPPG Employee for Mocking Students Who Fell Ill After MBG Meal

Senin, 21 September 2026 - 17:07
gibran
Headline

Gibran Kecam Karyawan SPPG yang Ejek Siswa Korban Keracunan MBG

Senin, 21 September 2026 - 16:27
virgo
Headline

Basarnas Finds Two More Bodies of Virgo Transport 8 Victims in Java Sea

Senin, 21 September 2026 - 15:35
basarnas
Headline

Basarnas Temukan Dua Jasad Korban Kapal Virgo di Perairan Laut Jawa

Senin, 21 September 2026 - 15:25
Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Headline

INDOPOSCO-UMJ Journalist Competency Test for 21st Cohort Concludes, All Participants Declared Competent

Minggu, 20 September 2026 - 18:40
Prabowo di Gontor: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Hadapi Dunia yang Bergejolak
Headline

Prabowo Shouts “Free Palestine” at Gontor, Analyst Highlights Indonesia’s Concrete Steps

Minggu, 20 September 2026 - 18:10

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.