• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

25 Bahasa Daerah Terancam Punah, Ini yang Dilakukan Kemendikbudristek

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 10 Maret 2024 - 13:03
in Nasional
dikbudco

Ilustrasi - Kehidupan masyarakat di daerah. (Dok. Indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus melakukan revitalisasi bahasa daerah (RBD). Salah satunya untuk menggelorakan penggunaan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari dan meningkatkan jumlah penutur muda bahasa daerah.

Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kemendikbudristek Hafidz Muksin mengatakan, perlindungan bahasa daerah mendapat perhatian internasional saat bahasa-bahasa daerah di dunia mengalami kepunahan.

BacaJuga:

Transformasi Digital UMKM Makin Kencang, AI Jadi Pilar Utama Peningkatan Produktivitas

Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Ajak Masyarakat Tana Toraja Cegah HIV dan TBC melalui Edukasi serta Deteksi Dini

Perkuat PAUD, Mendikdasmen: Kelompok Bermain dan Penitipan Anak Jadi Perhatian

“Revitalisasi dilakukan dengan berbasis sekolah, komunitas, atau berbasis keluarga,” ujar Hafidz Muksin dalam keterangan, Minggu (10/3/2024).

Dia menyebut, hingga saat ini sudah ada 11 bahasa daerah yang punah, 5 bahasa yang kritis, 25 bahasa terancam punah, 3 bahasa mengalami kemunduran, 19 bahasa rentan.

“Ini perlu kita perhatikan dan antisipasi, kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi?” katanya.

Hafidz menjelaskan alasan bahasa daerah mengalami kemunduran atau bahkan punah karena sikap bahasa penutur jati yang tidak mempergunakan bahasa daerah pada percakapan sehari-hari terutama di dalam keluarga. Kemudian, adanya tuntutan perkembangan globalisasi dan perkawinan antarsuku.

“Pendekatan revitalisasi bahasa daerah yang kami gunakan dengan memberi ruang kreativitas kepada generasi muda sebagai tunas bahasa ibu,” ungkapnya.

“Harapannya mereka mau menggunakan bahasa dalam kesehariannya sesuai dengan minat mereka,” imbuhnya. (nas)

Tags: bahasa daerahkemendikbudristekpunah

Berita Terkait.

maman
Nasional

Transformasi Digital UMKM Makin Kencang, AI Jadi Pilar Utama Peningkatan Produktivitas

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09
ketum
Nasional

Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Ajak Masyarakat Tana Toraja Cegah HIV dan TBC melalui Edukasi serta Deteksi Dini

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:59
paud
Nasional

Perkuat PAUD, Mendikdasmen: Kelompok Bermain dan Penitipan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:18
tito
Nasional

Kasatgas PRR Tito Serahkan Kendaraan Tangki Air, Dukung Pemulihan Pascabencana di Aceh Tengah

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:57
Menhut
Nasional

KPK Ungkap Amplop Bupati Kuansing untuk Raja Juli Diduga Berisi Dolar Singapura

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:47
haykal
Nasional

Generasi Muda Diminta Tidak Apatis dan Aktif Hadapi Tantangan Bangsa

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:37

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    864 shares
    Share 346 Tweet 216
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2316 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

    760 shares
    Share 304 Tweet 190
Messi
Olahraga

Argentina Comeback Dramatis, Messi: Tim Ini Tidak Pernah Menyerah!

Editor Ali Rachman
Rabu, 8 Juli 2026 - 11:13

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi mengaku takjub sekaligus senang setelah timnya sukses membalikkan keadaan untuk membungkam Mesir 3-2...

SelengkapnyaDetails
Hossam-Hassan

Kalah Kontroversial dari Argentina, Pelatih Mesir: Kami Telah Ditipu!

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:31
Trophy

Jadwal Perempatfinal Piala Dunia: Dibuka Prancis vs Maroko, Ditutup Argentina Kontra Swiss

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:21
Swiss

Hasil Piala Dunia: Swiss ke 8 Besar Usai Taklukkan Kolombia via Tos-tosan

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:40
Messi

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Mental Juara Argentina Tumbangkan Perlawanan Heroik Mesir

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:20
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.