• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Lampaui Target Tahun 2023, Medco E&P Terus Pasok Kebutuhan Energi Nasional

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 8 Maret 2024 - 16:09
in Ekonomi
Senior Vice President Corridor Asset Medco E&P, Tri Laksono. Foto: Medco E&P

Senior Vice President Corridor Asset Medco E&P, Tri Laksono. Foto: Medco E&P

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Medco E&P Grissik Limited (Medco E&P), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengoperasikan Blok Corridor, terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan energi dengan melakukan pengembangan sumur-sumur baru di Blok Corridor, salah satunya Sumur Suban 27. Diharapkan dengan adanya pengembangan tersebut, produksi gas dari Blok Corridor bisa mencapai target produksi yang ditetapkan pemerintah.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2024, Pemerintah menyepakati target lifting minyak mentah secara nasional sebesar 635 ribu barrel of oil per day (BOPD) atau barel minyak per hari dan target lifting gas bumi nasional sebesar 1.033.000 BOEPD.

BacaJuga:

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Senior Vice President P Corridor Asset Medco E&P Tri Laksono mengatakan, selama 2 tahun terakhir, Medco E&P telah memenuhi target produksi yang dicanangkan pemerintah. Bahkan, di tahun 2023, capaian produksi gas Corridor melebihi target APBN.”Kami berupaya agar produksi gas di Blok Corridor dapat dipertahankan untuk bisa memenuhi target produksi gas bumi dari pemerintah,” ujar dia, dalam acara Kunjungan Media Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)-KKKS di Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (6/3/2024).

Blok Corridor memiliki satu lapangan minyak (Suban Baru) dan tujuh lapangan gas (Suban, Dayung, Sumpal, Gelam, Letang, Tengah & Rawa) yang berproduksi di Sumatera Selatan dan dilengkapi dua fasilitas pengolahan gas utama yaitu Kilang Gas Suban dan Kilang Gas Pusat Grissik.

Pada akhir tahun 2023, PSC Blok Corridor telah menandatangani perjanjian jual beli gas bumi dengan Perusahaan Gas Negara (PGN). Perjanjian ini menjadi komitmen pemerintah, KKKS, dan Perusahaan Gas Negara (PGN) dalam melayani industri dan ritel di sepanjang Pulau Sumatera, Jawa Bagian Barat, dan Kepulauan Riau.

Tri menyebutkan, hingga 2023, alokasi gas bumi skitar 85 persen dikhususkan untuk pasar dalam negeri, sementara sisanya sebesar untuk pasar luar negeri.

”Kami berharap ke depan, Blok Corridor yang merupakan pemasok gas bumi terbesar kedua nasional dapat terus berkontribusi dalam masa transisi energi dalam menjaga ketahanan energi,” kata dia.

Komitmen pada Keselamatan Kerja

Selain melakukan pengembangan sumur-sumur baru, Medco E&P juga terus berkomitmen menerapkan standar keselamatan tertinggi dalam menjalankan operasinya untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Oleh karena itu, Perusahaan selalu berupaya mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan para Pekerja dan Masyarakat di sekitar area operasi, sehingga mampu beroperasi dengan baik.

”Kesehatan dan keselamatan para pekerja dan masyarakat di sekitar wilayah operasi adalah hal utama yang kami lakukan dalam menjalankan operasi. Kami percaya, standar keselamatan yang tinggi akan menunjang kami untuk melakukan beragam optimalisasi fasilitas termasuk upaya penggembangan Blok Corridor,” ungkap Tri.

Menurutnya, pada tahun 2023, Perusahaan telah melaksanakan sejumlah kegiatan besar seperti planned shutdowns dan pemeliharaan yang direncanakan dengan aman dan lancar. Perusahaan juga mencapai Total Recordable Incident Rate (TRIR) 0,12. Angka ini jauh di bawah standar industri migas global dan menunjukkan tingkat kecelakaan yang sangat rendah.

Selain itu, Medco E&P juga berhasil mencapai nol Potensial Kecelakaan Proses/Process Safety Event (PSE) Tier 1 dan 2. PSE Tier 1 dan 2 merupakan kategori kecelakaan dengan potensi dampak paling parah. Artinya, Tri melanjutkan, pencapaian ini menunjukkan komitmen Perusahaan untuk mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan pekerja, peralatan produksi, lingkungan dan masyarakat sekitar.

Tri menambahkan, kepatuhan Medco E&P terhadap standar keselamatan tertinggi di industri migas ditunjukkan dengan diraihnya nilai 99,6% untuk Audit SKK Migas Siap Selamat.

”Semua capaian ini menunjukkan Medco E&P memiliki kinerja keselamatan yang sangat kuat, dan inilah salah satu faktor utama Blok Corrridor dapat terus berkembang dan memenuhi kebutuhan energi nasional,” ujarnya. (srv)

Tags: industri hulu migaskkksMedco E&PMedco E&P Grissik LimitedSKK Migas

Berita Terkait.

knecks
Ekonomi

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

Senin, 20 April 2026 - 01:11
ccs
Ekonomi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Minggu, 19 April 2026 - 18:08
Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Ketika Delapan Pameran Seni Visual TKS ISI Yogyakarta Ramaikan Ruang Seni Kota

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.