• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Teten: Era Digital Jadi Momentum Daerah Tumbuhkan Pusat Ekonomi Baru

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 18 Februari 2024 - 11:02
in Ekonomi
Kampanye-Kota-Masa-Depan-co

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki (keenam dari kiri), pada acara Kampanye Kota Masa Depan: Berani Digital yang diselenggarakan Grab Indonesia di kawasan Situ Bagendit, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (17/2/2024). Foto: KemenkopUKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki mengungkapkan era digital harus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan kotanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Saya meyakini, pusat pengembangan kota akan tumbuh dari kota-kota kecil,” kata MenkopUKM Teten Masduki usai acara Kampanye Kota Masa Depan: Berani Digital yang diselenggarakan Grab Indonesia di kawasan Situ Bagendit, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (17/2/2024).

BacaJuga:

Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Oleh karena itu, Teten mendukung Garut yang memilih untuk fokus go digital sebagai langkah penting yang harus dilakukan.

“Dengan sistem online, kita bisa mengakses pasar lebih luas, baik lokal, nasional, hingga internasional,” kata dia.

Terlebih lagi, Garut memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan. Pertumbuhan digital di Garut juga terbilang tinggi di Jabar, sama halnya dengan Bandung dan Tasikmalaya.

“Ditambah dengan Garut sudah memiliki aneka produk yang telah masuk ke pasar online,” ucap MenkopUKM.

Dengan memiliki produk-produk khas Garut seperti kuliner, kopi, dan kerajinan kulit, Teten menyebutkan hal itu bisa menjadi lokomotif pertumbuhan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Di sisi lain, industri pariwisata juga harus dikembangkan, agar lebih banyak turis yang datang dan membeli oleh-oleh khas Garut. Terlebih Garut memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan dari pesisir hingga pegunungan,” kata MenkopUKM.

Bagi Teten, setelah UMKM terbuka aksesnya ke pasar online, maka kualitas produk harus ditingkatkan. Begitu juga dengan suplai produk hingga kapasitas produksi.

“Yang tak kalah penting adalah brand value produk khas Garut juga harus diperkuat,” kata MenkopUKM.

Lebih dari itu, Teten juga menekankan pentingnya kualitas kemasan produk UMKM, khususnya bagi produk oleh-oleh khas daerah yang akan dibawa pulang wisatawan.

“Biasanya, oleh-oleh itu diberikan untuk teman sebagai hadiah atau kado. Jadi, kemasan produk oleh-oleh harus berkonsep gift,” kata MenkopUKM.

Teten mencontohkan Jepang yang sangat concern dan fokus mengembangkan kualitas kemasan produk UMKM-nya.

“Produknya bisa jadi biasa-biasa saja, tetapi dengan kemasan yang bagus dan cantik menjadikan nilai jualnya meningkat,” kata MenkopUKM.

Begitu juga dengan produk kerajinan kulit khas Garut, dimana MenkopUKM meminta pelaku UMKM agar terus meningkatkan inovasi produk, desain, teknologi produksi, hingga masuk ke dalam rantai pasok industri.

“Harus terus dibenahi agar bisa berkelas dunia,” kata Teten.

MenkopUKM berkisah tentang usaha perkulitan di Garut yang usianya sudah lebih dari 100 tahun, atau sama dengan usaha serupa yang ada di Italia. Namun, di Italia bisnis kulit bertransformasi menjadi kekuatan fesyen dan mampu melahirkan brand-brand kelas dunia seperti Gucci.

“Harusnya, kita juga bisa seperti Italia,” ucap dia.

Sementara itu, Penjabat (Pj.) Bupati Garut Bernas Adjidin menambahkan, pihaknya terus mengembangkan produk kerajinan kulit, kuliner, kopi, menjadi produk khas Garut.

“Kita juga memiliki produk Bakso Tahu berbahan daging domba,” tuturnya.

Bagi Bernas, langkah yang dilakukan untuk memajukan UMKM Garut, diantaranya harus menggali dan memperkuat potensi unggulan lokal.

“Oleh karena itu, SDM-nya harus belajar, melihat, dan mendengar, agar produksi produk UMKM Garut bisa maju,” terang Bernas.

Dalam kesempatan yang sama, Country Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, puncak program Kota Masa Depan (KMD) Garut dilaksanakan bertepatan dengan bulan hari jadi Kabupaten Garut.

“Jadi, senang sekali kami melihat semakin bertambahnya usia Garut yang tahun ini 211 tahun, semoga karyanya makin hebat,” ujar dia.

Neneng menjelaskan, program utama dari Kota Masa Depan ini adalah digitalisasi UMKM, termasuk membantu meningkatkan visibilitas permintaan produk UMKM di aplikasi.

“Juga, pelatihan dan pendampingan UMKM melalui workshop bersama mitra bisnis, pemerintah, dan asosiasi,” kata dia.

Intinya adalah mendampingi UMKM hingga memberikan edukasi dan kesempatan UMKM Garut agar lebih maju dan naik kelas.

“Kita mau membantu UMKM di Garut supaya bisa lebih maju dan bisa bersaing di kancah internasional,” ucap Neneng. (dan)

Tags: digitalKemenKopUKMteten masduki

Berita Terkait.

Students Set Friday Deadline for Government to Respond to Demands After Meeting Gibran
Ekonomi

Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:37
Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia
Ekonomi

Seperempat Abad KNI: Tonggak Swasembada Amonium Nitrat Indonesia

Senin, 15 Juni 2026 - 23:38
A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency
Ekonomi

A Quarter Century of KNI: A Milestone in Indonesia’s Ammonium Nitrate Self-Sufficiency

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45
PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan
Ekonomi

PLN Indonesia Power Dorong Ekonomi Sirkular lewat Program Sedekah Sampah untuk Pendidikan

Senin, 15 Juni 2026 - 21:11
BRI
Ekonomi

BRI Perluas Akses Investasi Global, Reksa Dana USD Kini Bisa Dibeli lewat BRImo

Senin, 15 Juni 2026 - 20:32
Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah
Ekonomi

Uji Coba Cofiring Tahap II Sukses, PTBA Dorong Transisi Energi dengan Kaliandra Merah

Senin, 15 Juni 2026 - 20:17

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7053 shares
    Share 2821 Tweet 1763
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1768 shares
    Share 707 Tweet 442
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    990 shares
    Share 396 Tweet 248
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.