• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Datang di Kupang, Alam Ganjar Interaksi Bareng Kawan Tuli hingga Nongkrong Bareng Influencer di Tepi Pantai

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 8 Februari 2024 - 20:53
in Nusantara
alamco

Alam Ganjar ketika mengunjungi sejumlah komunitas seperti Kopi SAa, LLBK, Kota Lama, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/1/2024) sore. (Dok. TPN Ganjar-Mahfud)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seusai kunjungannya di Sumba, Alam bergegas menuju Kupang untuk menemui sejumlah komunitas. Dalam kunjungan pertamanya, awal mendatangi Kopi SAa, LLBK, Kota Lama, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/1/2024) sore.

Alam tiba dan disambut oleh sejumlah komunitas tuli, dirinya lantas diajak berdiskusi berbagai hal, terutama soal kondisi dan perkembangan dari tempat tersebut.

BacaJuga:

Kanwil Bea Cukai Aceh Luncurkan E-Book dan Infografis Komoditas Ekspor dan Impor Aceh

Gempa Bumi Dangkal Guncang Kolaka Timur di Sulawesi Tenggara Tadi Sore

Perkuat Benteng Pengawasan di Aceh, Bea Cukai Kolabrasi Lintas Instansi

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada teman inklusi karena saya baru tau ada tempat cafe yang sifatnya inklusif di Jakarta dan Surabaya, tapi ini ada lagi di Kupang, luar biasa karena bisa jadi jembatan berbagai kalangan. Ini sebagai satu sarana dimana anak muda bisa berkarya menjadi suatu hal luar biasa,” jelas Alam.

Tempat tersebut sudah beroperasi sejak tahun 2019, mereka memiliki nama komunitas yakni CAFEin, yang berarti cafe inklusi. Sebab, cafe tersebut sejak pertama beroperasi telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan teman tuli.

Tidak hanya bekerja, mereka di didik agar mampu berdaulat dan mandiri secara finansial. Oleh karena itu, CAFEin memberikan peluang kesempatan setiapasyarakat inklusi untuk berkembang dan menciptakan wirausahanya sendiri.

Mencermati hal tersebut, Alam pun menilai bahwa kawan tuli bukan sesuatu kekurangan, sebab, banyak kawan tuli yang bisa mandiri bahkan hingga sukses. Sehingga dirinya menyebut bahwa kawan tuli sebagai komunitas dan gaya hidup dalam berinteraksi.

“Kawan tuli bukan lah satu kekurangan, itu yang saya terima saat saya berdiskusi bersama kawan tuli di Jakarta, dimana mereka berbicara kenapa kawan tuli memiliki suatu komunitas sendiri dan itu jadi gaya hidup dalam segi gaya komunikasi mereka yang berbeda dan ini bukan sebagai suatu masalah melainkan gaya hidup,” jawab Alam.

Dengan adanya tempat yang menaungi komunitas tersebut, Alam berharap ke depan akan lebih banyak lagi wirausaha yang muncul dengan berkolaborasi bersama kawan inklusi dalam rangka mendorong pemerataan kualitas SDM di Indonesia.

“Harapannya bisa menginsipirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bergerak bersama dan juga kita saling kolaborasi untuk ciptakan lingkungan yang nyaman untuk kita semua,” pungkas Alam.

Seusai interaksi bersama kawan tuli, Alam berjalan kaki menuju Pantai LLBK. Di sana Alam menghabiskan sore berdiskusi bersama sejumlah komunitas influencer.

Dalam diskusinya, Alam mendengarkan berbagai aspirasi para pelaku ekonomi kreatif tersebut agar terciptanya common space yang mampu menampung dan menyalurkan kreatifitas dan inovasi anak muda Kupang.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penampilan seperti modern dance hingga stand up comedy dari pemuda Kupang. Masyarakat terlihat antusias dan menanti kedatangan Alam untuk berfoto bersama. (gin)

Tags: Alam GanjarInfluencerKawan TulikupangTepi Pantai

Berita Terkait.

E-book
Nusantara

Kanwil Bea Cukai Aceh Luncurkan E-Book dan Infografis Komoditas Ekspor dan Impor Aceh

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:13
Gempa Bumi Dangkal Guncang Kolaka Timur di Sulawesi Tenggara Tadi Sore
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Guncang Kolaka Timur di Sulawesi Tenggara Tadi Sore

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:57
BC
Nusantara

Perkuat Benteng Pengawasan di Aceh, Bea Cukai Kolabrasi Lintas Instansi

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Purwakarta Gagalkan Pengiriman 1,76 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:44
Menyelam
Nusantara

Hari Terumbu Karang Sedunia, PHI Perkuat Konservasi Laut lewat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:40
“Kemesraan” Prabowo dengan Megawati dan Jokowi Turun Gunung, Pengamat: Pemain Utama Politik Mulai Menentukan Posisi
Nusantara

Kampung Mualaf Pinrang Akhirnya Tersentuh Hewan Kurban

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:03

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    1816 shares
    Share 726 Tweet 454
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3527 shares
    Share 1411 Tweet 882
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1103 shares
    Share 441 Tweet 276
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Nova Arianto Tetapkan 23 Pemain, Timnas Indonesia Siap Menggebrak Piala AFF U-19 2026

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.