• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Datang di Kupang, Alam Ganjar Interaksi Bareng Kawan Tuli hingga Nongkrong Bareng Influencer di Tepi Pantai

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 8 Februari 2024 - 20:53
in Nusantara
alamco

Alam Ganjar ketika mengunjungi sejumlah komunitas seperti Kopi SAa, LLBK, Kota Lama, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/1/2024) sore. (Dok. TPN Ganjar-Mahfud)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Seusai kunjungannya di Sumba, Alam bergegas menuju Kupang untuk menemui sejumlah komunitas. Dalam kunjungan pertamanya, awal mendatangi Kopi SAa, LLBK, Kota Lama, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (7/1/2024) sore.

Alam tiba dan disambut oleh sejumlah komunitas tuli, dirinya lantas diajak berdiskusi berbagai hal, terutama soal kondisi dan perkembangan dari tempat tersebut.

BacaJuga:

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 Miliar di Surabaya

Bea Cukai Dukung Ekspor Produk Sawit Melalui Fasilitas Kawasan Berikat

Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten di Usia ke-10

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada teman inklusi karena saya baru tau ada tempat cafe yang sifatnya inklusif di Jakarta dan Surabaya, tapi ini ada lagi di Kupang, luar biasa karena bisa jadi jembatan berbagai kalangan. Ini sebagai satu sarana dimana anak muda bisa berkarya menjadi suatu hal luar biasa,” jelas Alam.

Tempat tersebut sudah beroperasi sejak tahun 2019, mereka memiliki nama komunitas yakni CAFEin, yang berarti cafe inklusi. Sebab, cafe tersebut sejak pertama beroperasi telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan teman tuli.

Tidak hanya bekerja, mereka di didik agar mampu berdaulat dan mandiri secara finansial. Oleh karena itu, CAFEin memberikan peluang kesempatan setiapasyarakat inklusi untuk berkembang dan menciptakan wirausahanya sendiri.

Mencermati hal tersebut, Alam pun menilai bahwa kawan tuli bukan sesuatu kekurangan, sebab, banyak kawan tuli yang bisa mandiri bahkan hingga sukses. Sehingga dirinya menyebut bahwa kawan tuli sebagai komunitas dan gaya hidup dalam berinteraksi.

“Kawan tuli bukan lah satu kekurangan, itu yang saya terima saat saya berdiskusi bersama kawan tuli di Jakarta, dimana mereka berbicara kenapa kawan tuli memiliki suatu komunitas sendiri dan itu jadi gaya hidup dalam segi gaya komunikasi mereka yang berbeda dan ini bukan sebagai suatu masalah melainkan gaya hidup,” jawab Alam.

Dengan adanya tempat yang menaungi komunitas tersebut, Alam berharap ke depan akan lebih banyak lagi wirausaha yang muncul dengan berkolaborasi bersama kawan inklusi dalam rangka mendorong pemerataan kualitas SDM di Indonesia.

“Harapannya bisa menginsipirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bergerak bersama dan juga kita saling kolaborasi untuk ciptakan lingkungan yang nyaman untuk kita semua,” pungkas Alam.

Seusai interaksi bersama kawan tuli, Alam berjalan kaki menuju Pantai LLBK. Di sana Alam menghabiskan sore berdiskusi bersama sejumlah komunitas influencer.

Dalam diskusinya, Alam mendengarkan berbagai aspirasi para pelaku ekonomi kreatif tersebut agar terciptanya common space yang mampu menampung dan menyalurkan kreatifitas dan inovasi anak muda Kupang.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penampilan seperti modern dance hingga stand up comedy dari pemuda Kupang. Masyarakat terlihat antusias dan menanti kedatangan Alam untuk berfoto bersama. (gin)

Tags: Alam GanjarInfluencerKawan TulikupangTepi Pantai

Berita Terkait.

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 Miliar di Surabaya
Nusantara

Bea Cukai dan Polri Gagalkan Ekspor Ilegal 3,4 Ton Merkuri Cair Senilai Rp17,5 Miliar di Surabaya

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:48
Bea Cukai Dukung Ekspor Produk Sawit Melalui Fasilitas Kawasan Berikat
Nusantara

Bea Cukai Dukung Ekspor Produk Sawit Melalui Fasilitas Kawasan Berikat

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:01
Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten di Usia ke-10
Nusantara

Pemprov Banten Apresiasi Kinerja Bank Banten di Usia ke-10

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:22
bc2
Nusantara

Bea Cukai Jambi dan BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Sultan Thaha, Pelaku Ditangkap di Hotel

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:06
bc
Nusantara

Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal di Banjarmasin, Bea Cukai Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp15 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:54
Jasad
Nusantara

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:12

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3079 shares
    Share 1232 Tweet 770
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.