• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Civitas Academica Ramai Kritik Jokowi, Pengamat: Persatuan Dosen dan Mahasiswa Bisa Terjadi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Rabu, 7 Februari 2024 - 23:13
in Nasional
ikrarco

Pengamat politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti. (Dok. LIPI)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti mengungkapkan bahwa meskipun situasi politik saat ini belum menunjukkan ke arah aksi seperti pada tahun 1998, namun tidak dapat dipastikan bahwa kemungkinan terjadinya aksi serupa masih ada.

Menurutnya, aksi tahun 1998 lalu berhasil melengserkan Presiden Soeharto tidak hanya melibatkan dekan atau rektor kampus, tetapi juga melibatkan para guru besar senior.

BacaJuga:

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

“Saat itu tidak hanya dekan atau rektor yang turun, melainkan juga sejumlah guru besar senior yang bersatu dengan mahasiswanya,” katanya dalam acara diskusi Menyoal Langkah Mitigasi KPU Cegah Delegitimasi Hasil Pilpres 2024, Rabu (7/2/2024).

Ikrar mengamati bahwa para guru besar dari berbagai kampus masih berada dalam posisi pengingat.

“Langkah ini diambil untuk mengawal dan menjaga proses pemilu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa gerakan seperti aksi tahun 1998 belum mencapai tahap tersebut, karena para guru besar dan dosen masih fokus pada pengawalan pemilu.

“Sebagai contoh, Universitas Gadjah Mada (UGM) telah mengumumkan kekhawatirannya terkait kondisi demokrasi Indonesia, khususnya dalam kritik terhadap Presiden Jokowi,” tandasnya.

“Keresahan yang diungkapkan oleh UGM kemudian diikuti oleh kampus-kampus terkemuka lainnya di berbagai kota di Indonesia, yang semuanya merasa gelisah menghadapi situasi politik menjelang Pemilu 2024,” imbuhnya.

Ikrar menyampaikan pandangannya bahwa jika terjadi kecurangan dalam pemilu di masa mendatang, kemungkinan adanya aksi atau gerakan yang lebih keras dari kalangan akademisi kampus masih tetap ada.

“Persatuan antara dosen dan mahasiswa dapat terjadi, menghasilkan gerakan mahasiswa yang lebih aktif dan proaktif dalam respons terhadap situasi politik saat ini,” pungkasnya. (fer)

Tags: Civitas AcademicaKritik JokowimahasiswaPengamatPersatuan Dosen

Berita Terkait.

Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04
Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit
Nasional

Dorong Daya Saing, Petani Sawit Harus Masuk Ekosistem Industri

Senin, 27 April 2026 - 17:15
Lebaran-Jawara
Nasional

Melalui Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa, Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa

Senin, 27 April 2026 - 15:05
Rupiah
Nasional

Regulasi Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu Digagas, Pengamat Pertanyakan Implementasinya

Senin, 27 April 2026 - 14:44

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2045 shares
    Share 818 Tweet 511
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    806 shares
    Share 322 Tweet 202
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    746 shares
    Share 298 Tweet 187
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.