• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kunjungan ke Palopo, Mentan Amran Pastikan Permudah Urusan Petani Dalam Berproduksi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 3 Februari 2024 - 20:47
in Ekonomi
Mentan Andi Amran Sulaiman menghadiri kegiatan temu pekebun di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Kementan

Mentan Andi Amran Sulaiman menghadiri kegiatan temu pekebun di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Foto: Dok. Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan KTP petani di Kota Palopo, Sulawesi Selatan dapat digunakan sebagai alat mempermudah pengambilan pupuk subsidi. Regulasi ini kata Mentan merupakan bentuk perhatian serius pemerintah pusat terhadap produksi dan nasib petani agar mampu meningkatkan produktivitas dan juga kesejahteraannya.

“Cara mengambil pupuknya tidak usah macam-macam dan jangan ada yang mempersulit. Cukup hanya menggunakan KTP bapak ibu sudah bisa ambil pupuk subsidi,” ujar Mentan saat menghadiri kegiatan temu pekebun di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/2/2024).

BacaJuga:

Pasokan Melimpah, Distribusi Minyakita Diyakini Mampu Redam Gejolak Harga

RUPST 2025: PIEP Cetak Kinerja Gemilang, Produksi Migas Tembus 212,8 MBOEPD

Dwelling Time Melonjak, Pemerintah Siapkan Langkah Tegas untuk Importir Bandel

Kendati begitu, Mentan mengingatkan agar para pengecer dan distributor tidak mempermainkan jual beli pupuk yang telah disubsidi pemerintah. Dan jika terbukti berbuat curang, dirinya mengaku tak segan-segan untuk mencabut izin usaha bahkan menggiringnya pada proses hukum pidana.

“Para pengecer tolong jangan mempersulit, kalau ada yang mempersulit saya cabut izinnya. Sekali lagi, kalau ada pengecer yang macam-macam saya ikuti dibelakangnya. Semua distributor yang memainkan nasib petani saya akan cabut,” katanya.

Tak cukup sampai disitu, Mentan juga mengancam para pejabat kementan yang tidak serius mengawasi jalanya pendistribusian pupuk subsidi di seluruh Indonesia. Menurutnya, ancaman tersebut bukan sekedar ancaman biasa karena Amran pernah mencopot beberapa pejabatnya beberapa tahun lalu.

“Kalau bapak gagal mengawasi distributor dan memainkan petani, maka jabatan Bapak taruhannya. Bapak ibu dengar baik-baik, waktu saya ditakdirkan menteri 5 tahun, ada 1.500 yang aku copot dan ada 700 yang aku kirim ke penjara. Sekarang sudah ditambah oleh bapak presiden masa kita mau main-main,” katanya.

Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyetujui penambahan anggaran pupuk subsidi sebesar 14 triliun untuk memenuhi kuota pupuk bagi jalanya produksi di musim tanam 2024. Presiden berharap, penambahan ini mampu menjadikan Indonesia sebagai negara berdaulat yang mencapai swasembada dan menekan angka impor.

Mentan mengatakan sektor pertanian adalah sektor yang paling dasar dalam memperkokoh ketahanan negara. Tanpa makanan, negara akan mengarah pada konflik dan kehancuran. Maka dari itu, Mentan berharap semua pihak terlibat langsung pada jalanya pembangunan pertanian nasional.

“Ingat, pangan itu identik dengan ketahanan negara, jadi kalau pangan bermasalah negara bermasalah. Artinya negara yang bergerak di sektor pertanian itu adalah pahlawan yang sesungguhnya. Kalau krisis pangan di Indonesia tidak bisa ditangani dengan baik, maka yang terjadi adalah negara kelaparan. Kita harus antisipasi karena sekarang ada 44 negara yang terancam kelaparan,” katanya.

Penjabat Wali Kota Palopo Asrul Sani, mengatakan bahwa wilayahnya merupakan kota kecil yang memiliki potensi pertanian luar biasa. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi di Palopo yang mencapai 5,83 persen dan didominasi sektor pertanian sebesar 17 persen.

Di Kota Palopo, kata dia, potensi lahan pertanian mencapai 10.468 hektar yang tersebar di 9 kecamatan dengan rincian sawah 1676 hektar, lahan jagung 800 hektar, perkebunan 5.129 hektar dan lahan holtikultura 2.862 hektar. Adapun total realisasi panen atau produksi padi dari tahun 2021 hingga 2003 mencapai 19.000 ton per tahun sementara jagung m mencapai 4.500 ton per tahun.

“Program dan kegiatan bagaimana meningkatkan produksi dan mutu pertanian Alhamdulillah bergerak lebih cepat. Karena itu kami sampaikan terimakasih kepada bapak menteri yang sudah memberikan bantuan perencanaan kelapa 100 hektar dengan 110.000 batang kemudian solar dryer 5 unit, benih padi hibrida 1.000 hektar, kambing 50 ekor dan ayam 3.000 ekor,” katanya.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan, Andi Nuralamsyah menambahkan bahwa kegiatan ini sedikitnya dihadiri 10 ribu petani dan pekebun yang datang berbondong-bondong dari Kabupaten Luwu, Tanah Toraja dan juga Palopo. Mereka sangat antusias karena pemerintah memberi perhatian secara kongkrit bagi kemajuan dan kesejahteraan petani Palopo.

“Dapat kami laporkan kegiatan ini diikuti 10 ribu peserta yang terdiri dari petani, penyuluh, mahasiswa dan babinsa. Turut hadir juga para petani dari Kabupaten Luwu dan Tanah Toraja. Dukungan dari seluruh stakeholder ini adalah wujud dan komitmen membangun ketahanan pangan, sebab sampai saat ini lapangan usaha pertanian menjadi penyumbang terbesar di kota Palopo,” jelasnya. (srv)

Tags: andi amran sulaimanKementanMentan AmranPetani

Berita Terkait.

Final Indonesia Open 2026: Tekad Jojo dan Raymond/Joaquin Buru Trofi di Rumah Sendiri
Ekonomi

Pasokan Melimpah, Distribusi Minyakita Diyakini Mampu Redam Gejolak Harga

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:08
RUPST 2025: PIEP Cetak Kinerja Gemilang, Produksi Migas Tembus 212,8 MBOEPD
Ekonomi

RUPST 2025: PIEP Cetak Kinerja Gemilang, Produksi Migas Tembus 212,8 MBOEPD

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:44
Final Indonesia Open 2026: Tekad Jojo dan Raymond/Joaquin Buru Trofi di Rumah Sendiri
Ekonomi

Dwelling Time Melonjak, Pemerintah Siapkan Langkah Tegas untuk Importir Bandel

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:04
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Ekonomi

Wamen Ekraf Ajak Kreator Naik Kelas melalui Penguatan Kekayaan Intelektual

Minggu, 7 Juni 2026 - 12:07
Wamenpar: Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia
Ekonomi

Wamenpar: Bali Punya Modal Besar Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:05
Transformasi Digital Jadi Kunci, Kementerian UMKM Perluas Kemitraan Internasional
Ekonomi

Transformasi Digital Jadi Kunci, Kementerian UMKM Perluas Kemitraan Internasional

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:28

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1166 shares
    Share 466 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1243 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.