• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pria asal Ciamis Ini Bawa Kaytama Melambung ke Mancanegara

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 28 Januari 2024 - 17:17
in Ekonomi
Yudi-Eko-Santosa-co

Yudi Eko Santosa (kedua dari kiri), pendiri Kaytama, pemasok produk kayu olahan bersama Branch Service Manager BNI Kantor Cabang Banjar, Yoli Rinadi (kanan). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yudi Eko Santosa, membangun bisnisnya, Kaytama, dari Jalan Cigayam, Sukasari, Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Namun, usahanya yang berbasis kayu itu tidak ciut, malah merambah hingga ke pasar mancanegara.

Yudi membangun bisnis ini bukan tergantung pada kantor operasi yang harus berlokasi di pusat bisnis, tapi rasa cintanya pada bisnis itu yang menguatkan.

BacaJuga:

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Itulah mengapa Yudi berpegang pada prinsip ‘Ndeso Rasa Bule’, yang bisa diartikan, meski dari pedesaan, produknya tetap menembus 17 negara, tempat 35 kliennya berada.

“Kami memiliki tagline ‘Ndeso Rasa Bule’, karena biasanya eksportir itu berkantor pusat di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Nah, teman buyer saya nggak pernah mau saya ajak ke sini (Banjarsari, red) karena gurauan mereka: tempat kamu itu ga ada di google map. Namun, alhamdulillah, saya bukannya minder, malah justru sering menantang teman-teman dari kota-kota besar, ayo, saya saja yang di kampung bisa,” ujar Yudi, kepada media yang menemuinya di kantornya, Jalan Cigayam, Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Jumat (26/1/2024).

Yudi mengatakan telah mengekspor kayu olahan ke berbagai negara, seperti Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Amerika Serikat, Jerman, Polandia, Belanda, Belgia, Prancis, Slovakia, Yunani, Ukraina, Tiongkok, Vietnam, Singapura, Taiwan, dan Uni Emirat Arab.

Saat ini, Kaytama adalah pemasok produk kayu olahan yang menawarkan berbagai macam jenis kayu dalam berbagai bentuk produk jadi, mulai dari Exterior Decking (R1F/E4E/Groove/AntiSkid), Structural Engineered Timber Products (Glue Laminated & Plywood), Solid Timber Panel (Edge Glued & Finger Jointed Panels) dan Industrial components (Laminated Scantlings, Beams, Door Jambs & Frames).

“Kami bangga seluruh fasilitas kami telah mematuhi skema yang merupakan implementasi dari Voluntary Partnership Agreement (VPA) on Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) yang ditandatangani oleh negara-negara Uni Eropa,” jelasnya.

Hal ini seiring dengan upaya Pemerintah Republik Indonesia untuk mengkampanyekan pengakuan yang lebih luas khususnya untuk produk kayu olahan di pasar lain.

Muncul pertanyaan, bagaimana Yudi membangun Kaytama pada saat-saat awalnya berbisnis? Ia mengakui, pada awal dirinya mengawali usaha kayu olahan, ada bank yang membantunya memberi modal awal, sebesar Rp150 juta pada tahun 2014.

Bank yang Yudi maksud adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) atau BNI. Beruntung, bank ini tidak hanya menyalurkan kredit, tapi juga membangun sebuah program yang khusus didesain untuk membantu para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar mengglobal, yaitu BNI Xpora.

Dari BNI Xpora inilah, ia memperoleh bonus berupa informasi terkait calon buyer di luar negeri. Kaytama dapat terhubung dengan para buyer di luar negeri melalui business match-making yang diinisiasi oleh BNI Expora melalui jaringan kantor cabang BNI di luar negeri.

“Kami selaku perusahaan ekportir sangat terbantu dengan hadirnya BNI Expora, dimana kami bisa mendapatkan informasi apa saja yang dicari dan diinginkan buyer di luar negeri,” katanya.

Yudi menyebutkan akan terus menjalin kerja sama dan terus berharap mendapatkan dukungan dari BNI. Terbaru, Yudi berujar telah memperoleh pinjaman sebesar Rp1,5 miliar dari bank yang sama.

“Impian kami ingin memiliki pabrik industri penggergajian dan pengolahan kayu, kami sudah memiliki rencana untuk membangun pabrik tersebut di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur,” harapnya.

Sementara itu, Branch Service Manager BNI Kantor Cabang Banjar, Yoli Rinadi mengatakan, BNI Expora merupakan satu dari sejumlah inovasi dan transformasi yang dilakukan BNI untuk mendukung UMKM menembus pasar global.

Kaytama merupakan salah satu mitra BNI dari empat UMKM terbesar yang ada di Banjar. Kisah sukses Kaytama ini diharapkan bisa menjadi pemicu UMKM lainnya di Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.

“Tentunya kami berharap keberhasian Pak Yudi bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Banjar,” tuturnya. (arm)

Tags: bniBNI Kantor Cabang Banjarbni xporaKaytamaKayu OlahanUMKMYudi Eko Santosa

Berita Terkait.

Agus-H.-Widodo
Ekonomi

Langkah Transformasi Berbuah Manis, Bank Jakarta Raih Pengakuan Nasional

Jumat, 24 April 2026 - 08:18
SBN
Ekonomi

DPD RI Ingatkan Risiko Ekonomi dan Perlindungan Daerah di Tengah Krisis Geopolitik Timur Tengah

Jumat, 24 April 2026 - 03:37
Palm-Oil
Ekonomi

Efek Domino Timur Tengah: Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Melonjak

Jumat, 24 April 2026 - 01:05
Pertemuan
Ekonomi

Kolaborasi Pertamina Drilling-PDC dengan Pemkot Prabumulih Perluas Peluang Kerja Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 00:29
bridgestone
Ekonomi

50 Tahun Berkarya, Bridgestone Indonesia Raih 2 Penghargaan Bergengsi dan Perkuat Kepercayaan Konsumen

Kamis, 23 April 2026 - 23:33
Beras
Ekonomi

Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Terbesar Sepanjang Sejarah Ketahanan Pangan,

Kamis, 23 April 2026 - 22:52

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1331 shares
    Share 532 Tweet 333
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    909 shares
    Share 364 Tweet 227
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    807 shares
    Share 323 Tweet 202
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    689 shares
    Share 276 Tweet 172
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.