• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

KAHMI Anggap Opsi Rusun Bentuk Keberpihakan Heru ke Eks Warga Kampung Bayam

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 27 Januari 2024 - 21:36
in Megapolitan
Relokasi-Warga-co

Relokasi warga eks kampung bayam, Jakarta Utara. Foto: Diskominfotik/Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presidium Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Jakarta Utara, Triyono mengatakan Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono telah memberikan hak tempat tinggal kepada eks warga Kampung Bayam, termasuk di antaranya Rumah Susun (Rusun) Nagrak dan beberapa opsi rusun lainnya.

Penawaran ini, menurutnya, menunjukkan kepedulian dan dukungan Heru terhadap kepentingan warga. Triyono menyayangkan bahwa isu Kampung Bayam dijadikan alat politik oleh sebagian orang.

BacaJuga:

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

“Prinsip dasarnya adalah bahwa hak-hak warga telah diberikan. Faktanya, Pj Gubernur Heru telah memberikan perhatian yang bersifat solutif terhadap warga Kampung Bayam. Relokasi ke Nagrak dan opsi lainnya, bahkan dengan pembangunan rusun baru, menandakan keberpihakan yang jelas terhadap hak-hak warga,” kata Triyono di Jakarta, Sabtu (27/1/2024).

Triyono menyatakan bahwa warga yang kini masih tinggal di Kampung Susun Bayam (KSB) seharusnya memahami aturan penempatan di KSB agar tidak menimbulkan masalah baru bagi mereka di masa mendatang.

“Saya melihat bahwa ini adalah alasan mengapa Pj Heru memilih relokasi ke lokasi lain atau membangun rusun baru. Kasihan bagi warganya jika dipaksakan untuk saat ini tinggal di rusun itu (KSB), karena mereka mungkin akan melanggar aturan. Tawaran ini seakan menjadi solusi yang menguntungkan bagi semua pihak,” jelas dia.

Walaupun begitu, Triyono juga mengekspresikan rasa kecewa terhadap kinerja PT. Jakarta Propertindo (Jakpro) yang dianggapnya lamban dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Menurutnya, Jakpro seharusnya telah menyusun regulasinya secara cermat sebelum tempat tersebut diumumkan sebagai Kampung Susun Bayam (KSB).

“Justru terkesan bahwa Pj menjadi sasaran kritik, terutama sebagai bahan politik oleh mereka yang tidak sepenuhnya memahami situasi, hanya ingin terlihat berpihak, dan mengeluarkan pernyataan di ruang publik. Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan warga agar tidak terpengaruh oleh hasutan dari oknum-oknum dan politisi yang hanya memanfaatkan situasi tersebut,” tuturnya.

“Sebagai warga Jakarta Utara, saya merasa tidak nyaman melihat permainan politik yang dilakukan oleh beberapa oknum yang memanfaatkan masyarakat awam. Padahal, sebenarnya mereka sudah dapat tinggal dengan nyaman di lokasi yang telah disediakan di Nagrak dan tempat lainnya,” imbuhnya. (fer)

Diketahui, polemik Kampung Susun Bayam hingga kini terus bergulir. Heru Budi pun telah menawarkan setidaknya 3 solusi. Yakni tinggal di dua rusun yang sudah ada, serta akan dibangunkan rusun baru pada 2025 nanti. (fer)

Tags: dki jakartaEks Warga Kampung BayamPj Gubernurrelokasi Warga

Berita Terkait.

Berawan
Megapolitan

Didominasi Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Siang Hari

Minggu, 19 April 2026 - 08:15
Korsleting Tiang Listrik Picu Kebakaran di Tanjung Duren, 5 Orang Meninggal
Megapolitan

Kasus Pembunuhan Perempuan di Tangsel, Mantan Suami Siri Jadi Tersangka

Sabtu, 18 April 2026 - 16:06
minyak
Megapolitan

Narasi ‘Stok Aman’ vs Fakta Lapangan: Pedagang Soroti Ketimpangan Suplai Minyakita

Sabtu, 18 April 2026 - 11:11
hujan
Megapolitan

Hujan Mengguyur Jakarta pada Akhir Pekan Ini

Sabtu, 18 April 2026 - 08:20
Maruarar
Megapolitan

Rusun Bersubsidi di Tanah Abang Terancam Tersendat, DPR Minta Sengketa Lahan Dituntaskan di Pengadilan

Sabtu, 18 April 2026 - 07:14
Ikan Sapu-Sapu
Megapolitan

Operasi Serentak, Jakarta Bersihkan Ikan Sapu-Sapu di 5 Titik

Jumat, 17 April 2026 - 22:05

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.