• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ketika Industri Layang-Layang Berkembang Pesat di China

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 29 Desember 2023 - 01:11
in Internasional
layangan

Para pekerja mengemas layang-layang di pabrik layang-layang Sanli di Desa Wangjiazhuangzi di Distrik Fangzi, Weifang, Provinsi Shandong, China timur, 19 Desember 2023. Antara/Xinhua/Wang Zhi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Meskipun suhu di luar sangat dingin, bengkel kerja sebuah pabrik layang-layang di Weifang, Provinsi Shandong, China timur, tetap ramai, dengan para karyawan bekerja keras untuk memenuhi pesanan.

“Klien kami tersebar di lebih dari 10 provinsi. Kami telah menjual 2 juta layang-layang tahun ini, dengan pendapatan penjualan kami meningkat menjadi lebih dari 6 juta yuan (1 yuan = Rp2.157), naik 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Wang Licai, manajer di pabrik layang-layang Sanli, Kamis (28/12/2023).

BacaJuga:

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Saat ini, lebih dari 30 karyawan di pabrik itu terlibat dalam pembuatan layang-layang dengan berbagai warna, yang desainnya mencakup kupu-kupu, burung layang-layang, dan kelabang. Selain itu, para karyawan juga mengemas produk-produk tersebut.

Budaya dan industri layang-layang yang berkembang pesat di Weifang memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Di Weifang, terdapat lebih dari 600 perusahaan layang-layang, dengan 80.000 lebih karyawan dan nilai produksi tahunan mencapai lebih dari 2 miliar yuan.

Desa Wangjiazhuangzi, tempat perusahaan Sanli berlokasi, terkenal di industri layang-layang di Weifang karena keahliannya yang luar biasa dan desain yang beragam.

Sejauh ini, layang-layang dari Desa Wangjiazhuangzi telah diekspor ke lebih dari 50 negara dan kawasan, termasuk Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia Tenggara. Volume penjualan layang-layang secara tahunan di desa itu mencapai hampir 100 juta yuan, dengan nilai output tahunan melampaui 500 juta yuan.

“Desa kami memiliki 200 lebih perusahaan layang-layang. Lebih dari 2.300 penduduk desa, sekitar setengah dari jumlah penduduk, terlibat dalam industri ini,” kata Wang Zhenhua, seorang pejabat desa.

“Membuat layang-layang adalah keahlian kami. Saya telah bekerja di pabrik selama 20 tahun, dan rata-rata, saya dapat memproduksi 300 layang-layang per hari, dengan gaji bulanan sebesar 4.000 yuan,” kata Wang Fengling (52), seorang warga desa.

Selain mewariskan keterampilan manufaktur tradisional, perusahaan-perusahaan di desa tersebut juga menyuntikkan vitalitas baru ke dalam industri layang-layang.

“Kami mengintegrasikan teknologi modern seperti suara dan cahaya ke dalam layang-layang tradisional berangka bambu, serta memproduksi layang-layang 3 dimensi (3D), menjadikan industri layang-layang di Desa Wangjiazhuangzi lebih dinamis,” kata Wang Tieyuan, sekretaris asosiasi industri layang-layang setempat.

Dalam beberapa tahun terakhir, di desa tersebut banyak perusahaan yang menggunakan material ramah lingkungan untuk membuat layang-layang dan mengembangkan lini produksi, sekaligus meningkatkan efisiensi.

Selain itu, perusahaan layang-layang juga terjun ke dalam sektor e-commerce. “Sekitar 80 persen pabrik layang-layang di desa ini sudah membuka toko online. Pendapatan penjualan dari e-commerce melalui siaran langsung daring pada 2023 mencapai hampir 100 juta yuan,” kata Wang Zhenhua.

Industri layang-layang yang berkembang pesat juga menarik minat generasi muda untuk kembali ke kampung halaman mereka, sehingga mendorong revitalisasi pedesaan di wilayah ini.

Zhang Yuhang kembali ke desa tersebut pada 2022 dan kini terlibat dalam sektor e-commerce layang-layang.

“Saya telah menjual layang-layang lokal kepada pelanggan di seluruh dunia melalui siaran langsung daring. Menyaksikan layang-layang dari kampung halaman saya terbang tinggi dan jauh, membuat saya merasa sangat puas,” kata Zhang dilansir Antara.

Sejauh ini, layang-layang dari Desa Wangjiazhuangzi telah diekspor ke lebih dari 50 negara dan kawasan, termasuk Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara Asia Tenggara. Volume penjualan layang-layang secara tahunan di desa itu mencapai hampir 100 juta yuan, dengan nilai output tahunan melampaui 500 juta yuan

Tahun ini, pendapatan tahunan per kapita penduduk desa mencapai 35.000 yuan. (mg2)

Tags: ChinaTiongkok

Berita Terkait.

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    676 shares
    Share 270 Tweet 169
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.