• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dapat Tambahan Modal, Penerima Bantuan UEP Berterima Kasih kepada Pj Gubernur Banten

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 28 Desember 2023 - 14:05
in Nusantara
Karsono-co

Karsono, salah seorang pedagang kopi dan mie rebus di terminal bus Mandala, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam program bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), mengaku sangat senang atas bantuan yang diberikan dalam bentuk barang untuk menambah modal dalam menjalani usaha dari Dinas Sosial Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Banten.

Ujang Karsono misalnya, seorang pedagang warungan di terminal bus Mandala, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengaku mendapatkan bantuan berupa barang dagangan yang jika dirupiahkan mencapai hampir Rp 2 jutaan.

BacaJuga:

Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar

Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global

Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

“Kami tahu nilai bantuannya Rp 2,5 juta per penerima manfaat, namun perusahaan kan juga terkena PPN/PPh dan adanya keuntungan suplayer dalam program ini. Jadi kami rasa sangat wajar jika di rupiahkan nilainya kurang dari Rp 2,5 juta,” terang Ujang Karsono seorang pedagang kopi dan mie rebus ini kepada indopos.co.id, Kamis (28/122/2023).

Ia menjelaskan, jika sebelumnya dia hanya berdagang kopi, teh manis dan mie instan, namun sejak adanya bantuan modal usaha dalam program UEP ini, dia mengaku kini bisa berjualan berbagai macam jenis jus dan mie instan.

“Dulu saya hanya menjual mie rebus dan mie goreng dari satu merk, sekarang bisa berjualan berbagai merk mie instan, dan juga bisa berjualan jus dan es buah,” cetusnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pak Pj Gubernur Banten atas bantuan untuk pedagang kecil seperti kami ini,” sambungnya.

Ujang membantah adanya pemontongan bantuan dan permintaan sejumlah uang kepada penerima bantuan oleh oknum tertentu.” Saya pastikan itu tidak ada pemotongan dan permintaan uang,” tegasnya.

Sementara Moch Ojat Sudarajat pengamat kebijakan publik Banten mengapresiasi program UEP yang dicetuskan oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar tersebut.”Ini adalah program yang patut diapresiasi, karena menyentuh langsung kepada kehidupan pedagang kaki lima dan warungan yang selama ini terbentur modal usaha,” kata Ojat.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana melalui Sekretaris Dinas (Sekdis) Budi Darma Sumapradja menjelaskan, tahun 2023 ini Pemprov Banten menyiapkan anggaran sebesar Rp 15,5 miliar untuk disalurkan kepada 6.600 Keluarga Penerima Manfaat di berbagai Kabupaten /Kota di Banten dengan asumsi per KPM menerima bantuan senilai Rp 2,5 juta.

“Bantuan ini bukan berbentuk uang tunai, namun berupa alat penunjang usaha, seperti jenis usaha warungan sembako dan non sembako,” jelas Budi.

Dikatakan, bantuan yang diberikan kepada KPM adalah berdasarkan usulan dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota kepada Pemprov Banten melalui Dinas Sosial Banten, setelah sebelumnya dilakukan verifikasi dan validasi data yang cukup ketat, kerena selain melibatkan tim dari Dinas Sosial, juga melibatkan pihak yang akuntabel untuk menghindari adanya pemalsuaan data calon KPM.

Tidak hanya itu, untuk penyediaan barang tidak melalui proses lelang namun melalui proses e-katalog berdasarkan etalase di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik).

”Proses penyediaan barang melalui e-katalog, sehingga pihak dinas tidak bertemu secara face to face dengan penyedia barang,” katanya.

Budi menjelaskan, bantuan UEP selain menambah modal usaha juga sekaligus untuk memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM dalam memperluas aktivitas ekonomi keluarga.

“Perlu diketahui bersama, nilai bantuan Rp 2,5 juta itu tidak hanya terdiri dari nilai barang, tetapi di dalamnya juga termasuk pajak 13,5 persen, dan keuntungan penyedia barang 15 persen, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintahan,” tandas Budi. (yas)

Tags: keluarga penerima manfaatPemprov BantenUsaha Ekonomi Produktif

Berita Terkait.

Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar
Nusantara

Dari Bansos Menuju Mandiri, Kemensos Berdayakan 1.200 KPM di Karanganyar

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:07
Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Pendampingan UMKM, Produk Bengkayang hingga Lampung Disiapkan Tembus Pasar Global

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:06
bali
Nusantara

Program Konservasi Terumbu Karang di Bali Berhasil Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:13
nira
Nusantara

Gula Kelapa Organik Produksi UMKM Magelang Tembus Pasar Malaysia

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:12
lpdb
Nusantara

Dana Bergulir Bangun Ekosistem Usaha, BMT THS Lombok Jadi Contoh Nyata

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:21
soni
Nusantara

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano di Kabupaten Serang Dibangun di Era Andra Soni

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:47

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3185 shares
    Share 1274 Tweet 796
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12560 shares
    Share 5024 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2760 shares
    Share 1104 Tweet 690
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.