• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Kenakan Pakaian Adat Saat Debat Kedua, Ganjar: Kami Siap Diperintah Rakyat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 23 Desember 2023 - 17:08
in Politik
Pasangan Ganjar-Mahfud saat debat kedua. Foto: istimewa

Pasangan Ganjar-Mahfud saat debat kedua. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pasangan Calon Presiden (Capres)-Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mencuri perhatian pada gelaran debat kedua, Jumat (22/12/2023) malam. Pasalnya, paslon nomor urut 3 itu mengenakan busana berbeda dari paslon lain.

Ganjar-Mahfud tampak mengenakan busana adat. Ganjar terpantau mengenakan pakaian adat Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tak hanya tenunan, Ganjar juga mengenakan Ti’i langga, penutup kepala berbentuk topi yang dibuat dari daun lontar.

BacaJuga:

Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Arena Demokrasi dan Kritik Satukan Aktivis Lintas Generasi, Doli: Jangan Jadi Orang Antikritik

Sementara Cawapres Mahfud MD, mengenakan pakaian adat Madura. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu mengenakan baju garis-garis merah putih dan odheng atau ikat kepala khas madura berwarna merah.

Ganjar menegaskan, ada pesan kuat yang terkandung di dalam penggunaan pakaian adat dalam debat. Keduanya hendak menegaskan kedekatan dan perhatiannya kepada masyarakat, terutama dari daerah terpencil.

Lebih dari itu, pakaian adat juga menjadi simbol bahwa keduanya merupakan bagian dari rakyat bahkan merupakan anak buah rakyat. Hal tersebut sesuai dengan tagline yang selalu disampaikan Ganjar, ‘Tuanku, ya Rakyat!’.

“Kami siap diperintah oleh rakyat,” tegas Ganjar.

Pernyataan dan simbolisasi sikap tersebut menunjukkan kesungguhan sikap Ganjar-Mahfud pada masyarakat kecil. Ganjar juga secara tegas menampik isu miring yang kerap menyebutnya sebagai boneka partai.

Keyakinan bahwa Ganjar menjadi petugas rakyat diungkapkan oleh pengamat Politik Emrus Sihombing. Emrus meyakini Ganjar merupakan sosok yang amat independen. Karena itu Ganjar bukanlah boneka Megawati sebagaimana yang kerap dilontarkan.

“Pasti Ganjar tidak akan jadi boneka,” ujar dia.

Menurut dia, kekhawatiran bahwa Ganjar akan menjadi boneka Megawati merupakan isu gorengan. Hal tersebut sama dengan cap yang kerap dilontarkan kepada Ganjar sebagai petugas partai.

“Kalau selama ini ada orang menggoreng-goreng petugas partai itu hasil gorengan itu,” tegas dia.

Dia meyakini, track record Ganjar telah menunjukkan bahwa dirinya merupakan sosok independen. Hal tersebut akan dia teruskan ketika menjadi presiden, dengan slogan utama Ganjar yang terkenal, ‘Tuanku, ya Rakyat’.

“Siapapun menjadi presiden termasuk Ganjar, tentu tugas itu sudah diembannya. Dalam melaksanakan tugas itu dia independen. Tidak di bawah pengaruh partai,” jelas dia.

“Ganjar sudah pasti di independen. Independen artinya tidak di bawah bayang-bayang atau pengaruh ketua umum partai,” imbuh dia.

Lagi pula, partai politik tidak bakal mau mengambil risiko ditinggalkan publik lantaran menjadikan orang nomor 1 republik ini sebagai boneka. Tentu, partai politik tidak akan membuat lubang yang menjerumuskan dirinya sendiri.

“Karena partai itu akan rugi sendiri. Maka rakyat tidak akan memilih partai itu. Karena dia tersandera oleh Partai. Partai tidak akan mau presiden yang diusungnya menjadi boneka,” terang dia.

“Karena itu saya pastikan bahwa partai siapapun presiden pemenangnya nanti, partai tidak akan membuat calonnya menjadi boneka demikian juga Ganjar tidak akan menjadi boneka bagi partai pengusung,” imbuhnya. (nas)

Tags: Debat CawapresDebat PilpresGanjar Pranowoganjar-mahfudPakaian Adat

Berita Terkait.

Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi
Politik

Bawaslu: Ancaman Pemilu Bergeser ke Manipulasi Persepsi, Cyber Election Monitoring Jadi Solusi

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:22
Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan
Politik

Bawaslu Ajak Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:35
ADK
Politik

Arena Demokrasi dan Kritik Satukan Aktivis Lintas Generasi, Doli: Jangan Jadi Orang Antikritik

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:13
Perry-Warjiyo
Politik

Soroti Mundurnya Gubernur BI dan Kondisi Rupiah, GMNI Sampaikan 4 Tuntutan ke Pemerintah

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:21
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor MoneterĀ 
Politik

PKS Soroti Persoalan Sosial, Judi Online hingga LGBT dalam Musyawarah Majelis Syura

Senin, 27 Juli 2026 - 21:16
abdul
Politik

Tak Cukup Mitigasi, DPR Minta Komunikasi Krisis Masuk Regulasi Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:52

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1382 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3016 shares
    Share 1206 Tweet 754
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.