• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tim Peneliti UGM Temukan Potensi Asam Humat dari Batu Bara Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 22 Desember 2023 - 01:49
in Ekonomi
Ilustrasi - Batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap. (ANTARA)

Ilustrasi - Batu bara untuk bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap. (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menemukan potensi asam humat yang bernilai jual tinggi pada batu bara Indonesia.

Peneliti FT UGM Prof Ferian Anggara dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis, menjelaskan asam humat merupakan salah satu dari tiga komponen penyusun humus, atau tanah yang memiliki tingkat kesuburan tinggi.

BacaJuga:

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

“Potensi pasar asam humat diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan 50 juta hektare lahan dan akan terus tumbuh,” kata dia, Kamis (21/12), seperti dikutip dari Antara.

Ferian Anggara dan tim peneliti dari Fakultas Teknik UGM berhasil menyulap senyawa batu bara dari Peranap, Riau yang berkalori rendah menjadi produk asam humat.

Asam humat umumnya didapatkan hanya dari ekstraksi pelapukan bahan organik dalam humus.

Namun, penelitian itu ternyata berhasil menemukan senyawa pembentuk asam humat dari hasil pengolahan batu bara berkalori rendah yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kesuburan tanah bagi tumbuhan.

Riset Ferian mengungkapkan ekstraksi satu ton batu bara Peranap mampu menghasilkan 50 persen asam humat atau setara dengan 500 kilogram.

Proses pengolahan batu bara dari “grinding”, ekstraksi, hingga pengeringan mampu menghasilkan beberapa produk humat.

Produk pertama asam humat didapatkan kadar 45,12 persen dry basis dan kadar air sebesar 11,65 persen.

Selain itu, produk sampingan yang juga didapatkan berupa asam fulvat cair dan briket. Dengan begitu, sisa pengolahan juga dapat berupa batu bara dengan jumlah kalori yang signifikan.

“Perlu ditekankan, asam humat ini bukan pupuk. Ketika proses pemupukan terjadi secara masif maka tanah itu cenderung akan keras nantinya. Artinya tidak hanya pupuk yang dibutuhkan oleh tanah, tapi juga pembenah tanah dalam hal ini humus, dan asam humat ini adalah humusnya. Dia memberikan unsur karbon yang akan memberi banyak fungsi,” ujar Ferian.

Manfaat asam humat dalam humus bagi lahan media tanam antara lain adalah meningkatkan penyerapan unsur hara, retensi air dan meningkatkan kapasitas pertukaran kation.

Tak hanya itu, ketika tanah sudah menjadi keras dan jenuh, asam humat mampu memberikan kemampuan permeabilitas untuk mengeluarkan senyawa yang tidak dibutuhkan.

“Jadi tanah itu nantinya tidak menjadi keras, tapi dia memiliki kegemburan tertentu. Jadi penetrasi udara, penetrasi karbon itu nantinya bisa ada di situ sebagai satu simbiosis untuk akhirnya tanaman bisa tumbuh dengan baik,” ujar Ferian.

Meskipun belum sepenuhnya terealisasikan, hal itu realistis dengan menghitung lahan produktif di Indonesia serta total produksi asam humat per tahun.

Diperkirakan angka produksi asam humat dari batu bara, khususnya batu bara Peranap mencapai 400.000 ton per tahun.

Hasil penelitian yang dipresentasikan pada Selasa (19/12) tersebut memberikan gambaran potensi yang cukup menjanjikan.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan Program Peningkatan Nilai Tambah (PNT) batu bara yang tercantum dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang pengembangan dan pemanfaatan batu bara.

Menurut Ferian, inisiasi itu mendorong kembali upaya untuk menyelamatkan industri batu bara yang akhir-akhir ini melandai akibat agenda transisi energi ke sumber energi yang ramah lingkungan. (mg2)

 

Tags: Asam HumatBatu BaraPeneliti UGM

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28
Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas
Ekonomi

Batik yang Memberi Ruang: Kisah UMKM Binaan Pertamina dan Pekerja Disabilitas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:59
Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026
Ekonomi

Menggerakkan Desa dari Bawah, Grup PHI Sabet CSR & PDB Award 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:26
Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas
Ekonomi

Pascabencana, UMKM Sumbar Didorong Tak Sekadar Bangkit tapi Naik Kelas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:54
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Ekonomi

Amonia Mulai “Dibakar” di PLTU, PLN EPI Siapkan Uji Coba 2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:02

OLAHRAGA

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Olahraga

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID — Penyerang Timnas Indonesia Mitchell Baker menyamai catatan legenda Timnas Indonesia Iswadi Idris setelah mencetak lima gol ke gawang...

SelengkapnyaDetails
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3897 shares
    Share 1559 Tweet 974
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1136 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.