• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bicara Generasi Emas yang Unggul, Fery Farhati: Sesekali Biarkan Anak Merasakan Kegagalan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 22 Desember 2023 - 18:45
in Nasional
Islamic-Center-Bekasi-co

Istri Calon Presiden Anies Baswedan dalam acara Hari Ibu di Aula KH. Noer Ali, Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, (22/12/2023). (foto : ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) periode 2017-2022, Fery Farhati menyampaikan pandangannya terkait membangun generasi emas yang unggul saat menjadi pembicara di sarasehan bersama tokoh perempuan.

Acara yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rangka memperingati Hari Ibu ini dihadiri 500 peserta.

BacaJuga:

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan Supiat, Korban TPPO dari Kamboja

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi

Prabowo Dorong Kampus Jadi Motor Perubahan, Sebut Ilmuwan Penentu Kemajuan Bangsa

Fery mengatakan, peran ibu menjadi penting dalam mencetak generasi unggul. Dia menegaskan, penting bagi seorang perempuan memiliki pendidikan dan berwawasan luas.

Dia pun mengutip kalimat dari Wakil Presiden RI ke-1, Mohammad Hatta yaitu jika mendidik satu laki-laki maka mendidik satu orang, namun jika mendidik satu perempuan, maka mendidik satu generasi.

“Jadi efek tular dari keterdidikan seorang perempuan itu jauh lebih luas dibandingkan kalau kita mendidik seorang laki-laki. Karena itu, penting sekali bahwa kebijakan-kebijakan yang ada di Indonesia ini harus berpihak kepada perempuan,” ujar Fery di Aula KH. Noer Ali, Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat, (22/12/2023).

Fery menyampaikan, seorang ibu harus menjadi sosok perempuan yang pembelajar yang selalu memperbarui pengetahuannya terkait banyak hal sehingga anak bisa mendapatkan hak pendidikan yang terbaik untuk menjadi sosok yang nantinya berguna bagi bangsa dan negara.

Lebih lanjut, istri calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan ini mengingatkan kepada ibu-ibu di Indonesia agar tidak memberikan jalan yang mudah untuk anak mencapai keberhasilan atau membuat keputusan untuk sang buah hati. Seorang ibu, kata dia, harus memberikan kesempatan kepada anak-anaknya mengalami proses kehidupan sehingga sang anak bisa hidup mandiri.

“Sebetulnya itu sebagai bentuk kita melepas anak kita belajar mengalami kesusahan, mengalami tekanan-tekanan. Terkadang sering kali orang tua itu maunya menyelesaikan masalah anak, mengelilingi anak dengan bantal supaya kalau jatuh enggak sakit,” tuturnya.

“Padahal perlu anak merasakan kegagalan, perlu anak jatuh merasakan sakit karena dari situ mereka bisa belajar dan kemudian menghindari hal itu terjadi lagi. Kegagalan sebetulnya cara dia belajar untuk menjadi lebih baik dikemudian hari,” sambung Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada itu.

Selain itu, dalam mengasuh anak juga penting menyediakan rumah sebagai tempat yang aman bagi anak-anak, tempat belajar kedisiplinan, belajar tentang batasan, belajar untuk keterlibatan dalam mengambil keputusan, dan diikut sertakan dalam aktivitas di rumah. Ini merupakan langakah kecil untuk melatih anak sebelum terjun ke masyarakat luas.

Meski demikian, Fery menyadari mencipatakan generasi unggul tak lepas dari tantangan. Perkembangan zaman dan teknologi yang cepat serta perbedaan generasi dengan sang anak merupakan tantangan orang tua saat ini.

Namun, dia meyakini apabila sang ibu adalah sosok yang pembelajar maka tantangan tersebut dapat diatasi.

“Kuncinya seorang ibu harus menjadi pembelajar. Menjadi relevan dengan anak bukan berarti kita menjadi mereka, bukan berarti kita harus secanggih mereka, tetapi kemauan kita belajar mau bersama-sama belajar dengan anak itu bisa membuat komunikasi lebih cair,” tandasnya. (dil)

Tags: Generasi Emashari ibupksTP PKK

Berita Terkait.

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Kementerian P2MI Fasilitasi Pemulangan Supiat, Korban TPPO dari Kamboja

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:50
Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi
Nasional

Ekonom Soroti Kebijakan Kuota Internet Hangus, Desak Perlindungan Hak Konsumen Dievaluasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:40
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Nasional

Prabowo Dorong Kampus Jadi Motor Perubahan, Sebut Ilmuwan Penentu Kemajuan Bangsa

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:30
DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan
Nasional

DPR dan Pemerintah Bentuk Satgas Mitigasi PHK, Antisipasi Ancaman 55 Ribu Buruh Kehilangan Pekerjaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:01
Nikah-Massal
Nasional

Rayakan HUT Ke-61, PGN Gelar Nikah Massal untuk Wujudkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:41
Atribut
Nasional

Soroti Kampanye LGBT, DPR Minta Regulasi Disusun dengan Kajian Komprehensif

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1711 shares
    Share 684 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1682 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1062 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    952 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.