• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Coca-Cola Europacific Partners Indonesia Kerja Sama dengan PLN melalui Pembelian 90.211 Unit REC

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 21 Desember 2023 - 15:05
in Ekonomi
CCEP-Indonesia-co
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) memperkuat komitmennya dalam penerapan energi baru dan terbarukan melalui Perjanjian Jual Beli Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero). Komitmen ini tertuang pada dokumen kerja sama yang ditandatangani oleh Direktur Keuangan CCEP Indonesia, Luis Miguel Pellejero dan Manajer PLN UP3 Cikarang, Zamzami, di Jakarta, Selasa (19/12).

Pembelian Sertifikat Energi Terbarukan (REC) dari PLN ini merupakan salah satu inisiatif CCEP Indonesia dalam memenuhi ambisi iklim, yang juga akan mendukung target pemerintah dalam mencapai pengurangan emisi dan menuju emisi nol bersih sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung terwujudnya cita-cita transisi energi.

BacaJuga:

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Sebagai perusahaan produsen dan distributor minuman kemasan, listrik merupakan sumber utama energi di rantai pasok dan produksi. Pada sambutannya, Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina menuturkan, kerja sama ini merupakan langkah besar yang sejalan dengan target perusahaan untuk mencapai ‘Emisi nol bersih’ pada 2040, yang antara lain dilakukan melalui penerapan 100% energi listrik dari energi terbarukan.

“Di tengah tantangan yang dihadapi, khususnya krisis energi, yang semakin menguat saat ini, sudah saatnya kami berupaya meningkatkan penggunaan listrik dari energi terbarukan. Suatu kehormatan bagi CCEP Indonesia untuk dapat bekerja sama dengan PLN, dalam penyediaan listrik dari energi terbarukan, guna mendukung transisi energi di Indonesia. Kami percaya bahwa energi terbarukan merupakan salah satu cara paling efektif dalam mengatasi perubahan iklim dan mencegah efek terburuk dari meningkatnya suhu bumi,” ujar Karina.

Direktur Retail dan Niaga PLN Edi Srimulyanti menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan CCEP Indonesia mengenai Green Energy As Services Renewable Energy Certificate (REC). Menurutnya, diperlukan peran aktif sektor industri dalam komitmen penggunaan energi listrik dari sumber terbarukan.

“PLN tidak bisa berdiri sendiri. Kami butuh kolaborasi untuk berperan secara aktif dalam aksi mitigasi perubahan iklim melalui akselerasi pengembangan Renewable Energy guna mencapai emisi nol bersih di tahun 2060. Salah satunya dari pelaku industri. Kami mengapresiasi komitmen CCEP Indonesia dalam penggunaan listrik yang bersumber dari energi terbarukan melalui layanan REC. Selain itu, kami juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang prima,” ujar Edi Srimulyanti.

Melalui kerja sama yang disepakati ini, CCEP Indonesia berkomitmen melakukan pembelian listrik dari energi terbarukan yang dihasilkan PLN sebanyak 90 GWh atau setara dengan 5,2 miliar rupiah untuk periode 2023-2025. Pada kontrak kerja sama yang disepakati, CCEP Indonesia akan membeli REC sejumlah 90.211 unit selama periode tiga tahun tersebut, dengan perincian 14.079 unit REC pembelian di tahun 2023, 29.566 unit di tahun 2024, dan 46.566 unit di tahun 2025.

Pembelian REC ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang tercantum pada rencana keberlanjutan, This is Forward, khususnya pada aksi terhadap iklim. Pada rencana keberlanjutan yang diterapkan secara global tersebut, CCEP mendeklarasikan komitmen publik untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun 2040, melalui pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 30% di tahun 2030 (versus 2019), penggunaan 100% energi listrik dari sumber terbarukan di tahun 2030, 100% mitra pemasok yang menerapkan 100% energi listrik terbarukan di tahun 2030, dan 100% mitra pemasok strategis sesuai SBTi (Science Based Target initiatives) di tahun 2025.

Pembelian REC menambah sederet inisiatif CCEP Indonesia dalam upaya mencapai tujuan agenda iklim global. Sebelumnya, perusahaan meresmikan pemasangan atap panel surya terbesar dalam fasilitas produksi di Asia Tenggara pada tahun 2020. Pada panel surya yang terpasang di area atap fasilitas produksi CCEP Indonesia Indonesia seluas 72.000 meter persegi tersebut, dapat menghasilkan 9,6 juta kWh listrik per tahun, jumlah yang dibutuhkan untuk dapat mengurangi emisi karbon sebesar 8,9 juta kilogram per tahun dengan nilai pemasangan atap panel surya sebesar USD 5,8 juta (87 milyar rupiah).

Inisiatif penggunaan energi terbarukan lainnya juga termasuk pengadaan 243,383 mesin pendingin hemat energi (cooler), yang dapat menghemat hingga 178 juta kwh energi per tahun. Kemudian, proyek instalasi LED sebagai alternatif pencahayaan alternatif di seluruh pabrik, konversi bahan bakar dari solar ke gas alam dan gas alam terkonversi (LNG) untuk pemanas, pembangkit listrik dan forklift sejak tahun 2008. (ibs)

Tags: Coca-Cola Europacific Partners IndonesiaPLNSertifikat Energi Terbarukan

Berita Terkait.

knecks
Ekonomi

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

Senin, 20 April 2026 - 01:11
ccs
Ekonomi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Minggu, 19 April 2026 - 18:08
Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Ketika Delapan Pameran Seni Visual TKS ISI Yogyakarta Ramaikan Ruang Seni Kota

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.