• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Tak Bisa Parsial, Akademisi Ungkap Kunci Penyelesaian Masalah Pengungsi Rohingya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 16 Desember 2023 - 16:16
in Headline
rohingyaco

Sejumlah pengungsi Rohingya kembali masuk ke Aceh. Foto: Dok Humas Polri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Wais Alqarni mengatakan, gelombang pengungsi Rohingya yang kembali berlabuh di Aceh menjadi pekerjaan rumah untuk segera dicari jalan keluarnya, bukan hanya pemerintah daerah, melainkan pemerintah pusat.

Pengungsi Rohingnya di Aceh saat ini semakin bertambah. Berdasarkan informasi yang dikantonginya, sejak pertengahan November 2023 hingga Desember, sudah ada delapan gelombang pengungsi Rohingnya. Jumlahnya mencapai 2.000-an jiwa.

BacaJuga:

Krisis Biji Plastik Mulai Mengancam Distribusi Beras dan Gula Nasional

Tolak Peringatan Seremoni May Day di Monas, Ratusan Ribu Buruh Bakal Kepung DPR

Iran Resmi Buka Akses Selat Hormuz

“Pekerjaan ini tidak bisa dilakukan secara parsial. Makanya, Collaborative Governance atau pemerintahan kolaboratif dapat menjadi kunci dalam menangani permasalahan ini,” kata Wais Alqarni melalui gawai, Jakarta, Sabtu (16/12/2023).

Pemerintah kolaboratif menekankan pada kolaborasi sebagai cara untuk mencapai tujuan bersama maupun memecahkan masalah kompleks. Melibatkan pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan, masyarakat sipil.

Dalam hal ini, Pemerintah Aceh dapat berperan sebagai koordinator dan fasilitator dalam penanganan pengungsi Rohingya di wilayah Aceh.

Pemerintah dapat bekerja sama dengan organisasi non-pemerintah, lembaga internasional, dan masyarakat sipil menyediakan bantuan dan pelayanan yang dibutuhkan para pengungsi.

“Pemerintah pusat juga perlu terlibat, dalam memberikan dukungan dan sumber daya yang diperlukan,” ucap Wais Alqarni.

Selain itu, melakukan koordinasi dengan pemerintah negara asal pengungsi Rohingya, yaitu Myanmar, mencari solusi jangka panjang terhadap konflik yang menjadi akar masalah pengungsi itu.

“Diplomasi dan dialog antara pemerintah Indonesia dan Myanmar, dapat membantu mengatasi masalah ini secara lebih komprehensif,” jelasnya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhamad Iqbal menyebut, terdapat dua tindak pidana mendorong arus pengungsi Rohingya ke Aceh. Penyelundupan orang dan perdagangan manusia.

“Jadi Indonesia sebagai pihak di dalam konvensi PBB mengenai kejahatan transnasional memiliki kewajiban internasional untuk mencegah dan ikut memberantas perdagangan manusia maupun penyelundupan orang,” ujar Iqbal secra terpisah melalui keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).

Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempersekusi para pelaku tindak pidana, baik tindak pidana penyelundupan manusia maupun perdagangan manusia yang terjadi di dalam pergerakan pengungsi Rohingya ke Aceh. (dan)

Tags: akademisiParsialPengungsi RohingyaRohingya

Berita Terkait.

biji
Headline

Krisis Biji Plastik Mulai Mengancam Distribusi Beras dan Gula Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02
kspi
Headline

Tolak Peringatan Seremoni May Day di Monas, Ratusan Ribu Buruh Bakal Kepung DPR

Sabtu, 18 April 2026 - 09:20
Abbas-Araghchi
Headline

Iran Resmi Buka Akses Selat Hormuz

Jumat, 17 April 2026 - 23:36
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen
Headline

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen

Jumat, 17 April 2026 - 15:50
UMKM Azaki Food Tembus 12 Negara, Produk Tempe Olahan RI Makin Mendunia
Headline

Kecelakaan Helikopter di Kalbar, Tim SAR Evakuasi 8 Jenazah dari Hutan

Jumat, 17 April 2026 - 15:01
Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!
Headline

Trump: Israel-Lebanon Gencatan Senjata 10 Hari!

Jumat, 17 April 2026 - 11:04

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.