• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Efektifitas Teknologi Plasmacluster Dapat Meningkatkan Konsentrasi Mengemudi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:12
in Gaya Hidup
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOS.CO.ID ⎼ Sharp Corporation melakukan penelitian terhadap Teknologi Plasmacluster bersama Dr. Toshio Ito, seorang peneliti yang berfokus pada penelitian dalam mengemudi di Institut Teknologi Shibaura, laboratorium penelitian SIT dan salah seorang perwakilan direktur di Hyper Digital Twins Co, Ltd pada 01 Desember 2023.

Uji coba mengemudi dilakukan dengan menggunakan simulator mengemudi. Sharp mengkonfirmasi untuk pertama kali di dunia, mengungkapkan adanya peningkatan daya konsentrasi saat mengemudi apabila terkena ion Plasmacluster.

Di tahun 2020, penelitian yang dilakukan oleh Sharp menggunakan pengukuran gelombang otak menunjukan efektivitas teknologi Plasmacluster dalam menjaga konsentrasi orang saat mengemudi.

Penelitian ini juga mengeklaim Plasmacluster efektif dalam meningkatkan daya konsentransi saat berkendara (kesadaran, responsif, saat berkendara).

Berdasarkan hal tersebut Sharp melakukan penelitian mengenai berkendara secara manual dan self-driving, dimana diperkirakan akan bermanfaat di masa depan.

Sharp memastikan adanya reaksi yang responsif saat menginjak rem dan peningkatan pengoperasian roda kemudi saat berkendara manual serta mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan pengoperasian roda kemudi setelah pengambilalihan dari sistem otomatis selama self-driving.

Studi ini merupakan penelitian pertama yang mengungkapkan bahwa teknologi Plasmacluster dapat mempengaruhi perilaku pengemudi.

*1 Untuk teknologi pemurnian udara dengan pelepasan ion (per 26 September 2023, berdasarkan temuan Sharp).

*2 Perusahaan start up dari Institut Teknologi Shibaura. Mengembangkan bisnis mobilitas ultra-kompak dengan teknologi jaringan sensor fusi dan teknologi robotika

*3 “”Demonstrasi Pengurangan Stres dan Pemeliharaan Konsentrasi Saat Mengemudi Mobil” (2020), https://jp.sharp/plasmacluster-tech/closeup/closeup05/ .

*4 Penelitian ini berfokus pada tingkat swakemudi di mana pengemudi bertanggung jawab penuh untuk mengoperasikan kendaraan.

*5 Situasi di mana pengemudi harus melanjutkan mengemudi secara manual karena sistem self – driving tidak dapat mengendalikan kendaraan dengan benar.

Dalam mengemudi secara manual, pengemudi ceroboh (idle driving) menempati urutan pertama dalam jumlah kecelakaan fatal karena melanggar peraturan lalu lintas,  dan saat mengemudi sistem self-driving, terdapat kekhawatiran terjadi kecelakaan yang dikarenakan kesalahan pengemudi seperti ketika pengemudi tiba – tiba perlu merespon secara cepat.

Mengingat perlunya waktu untuk sepenuhnya mengotomatiskan pengoperasian kendaraan, hasil penelitian dinilai sangat signifikan dalam mencegah seorang pengemudi mengemudi secara ceroboh.

Teknologi Plasmacluster adalah teknologi penjernihan udara yang menggunakan ion positif dan negatif guna menghasilkan kualitas udara yang sama dengan udara yang dihasilkan alam.

Tingkat keamanan yang tinggi dan beragam manfaat telah terkonfirmasi dengan melakukan pengujian di lembaga pengujian independen pihak ketiga di dalam dan di luar Jepang selama lebih dari 20 tahun.

Sharp baru saja mendemonstrasikan efektifitas teknologi Plasmacluster dalam meningkatkan kemampuan berkendara dan Sharp akan terus melakukan penelitian manfaat lainnya bagi manusia dan akan mempelajari manfaat serta penerapan teknologi Plasmacluster pada bidang baru.

Tanggapan dari Dr. Toshio Ito, Project Researcher, Shibaura Institute of Technology, SIT Research Laboratories

Pada pengujian berkendara secara manual yang kami lakukan berdasarkan hasil reaksi pengukuran waktu, terdeteksi adanya perbedaan waktu setelah pengemudi terkena paparan ion Plasmacluster.

Rem dapat diinjak lebih cepat sekitar 0,5 detik dari biasanya. Jika anda berkendara dengan kecepatan 50 kilometer per jam, artinya anda bisa berhenti 7 meter lebih cepat, dengan tingkat self – driving saat ini – level 2, yang artinya bahwa pengemudi tetap memegang peran penting dalam berkemudi dengan dibantu sistem otomatis – pengemudi dapat beralih ke sistem manual – jika sistem otomatis tidak mampu mengatasi situasi.

Karena umumnya perhatian pengemudi cenderung berkurang ketika sistem berkendara self -driving diaktifkan. Teknologi Plasmacluster yang dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan konsentrasi pengemudi dapat mencegah kecelakaan dalam situasi pengemudi perlu mengganti sistem mengemudi menjadi manual. Saya menantikan penerapan lebih lanjut dari teknologi Plasmacluster.

Dari “Tren Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Akibat Pelanggaran Pengemudi (Pihak Pertama) untuk Skuter dan Kendaraan Besar, 2022” (Badan Kepolisian Nasional).

  • Tinjauan penelitian yang menunjukkan bagaimana ion Plasmacluster dapat meningkatkan konsentrasi dalam mengemudi.

Tes dilakukan oleh Dr. Toshio Ito (Project researcher, Shibaura Institute of Technology, SIT research Laboratories)

  • Ruang uji : Laboratorium, Shibaura Institute of Technology
  • Partisipasi terdiri dari 20 laki – laki dan perempuan dengan usia antara 20 – 24
  • Alat uji verifikasi : Alat uji dengan teknologi Plasmacluster dan simulator mengemudi
  • Kondisi pengujian :

 a) Tanpa ion Plasmacluster (hanya aliran udara)

 b) Dengan Plasamacluster Ion

  • Ion Plasmacluster density: Lokasi partisipan: sekitar 100.000 ions/ cm3
  • Metode Pengujian
  •  Peserta mengemudi di jalan toll dengan menggunakan sistem manual ataupunself- driving

Penelitian dilakukan selama mengemudi secara self – driving, peserta melepaskan tangannya dan beralih mengemudi dengan sistem manual ketika ada penghalang muncul di depan kendaraan.

  1. Selama mengemudi sistem manual

Parameter berikut dievaluasi berdasarkan asumsi bahwa menjaga konsentrasi akan mempengaruhi pengoperasian rem dan roda kemudi dengan memungkinkan pengenalan lebih cepat terhadap bahaya yang muncul di depan kendaraan (waktu pengujian masing – masing selama 40 menit).

 (1) Waktu reaksi hingga aplikasi rem (waktu evaluasi mulai dari indikasi pengereman oleh kendaraan di depan hingga pengereman yang dilakukan oleh peserta).

 (2) Keluwesan dalam menyetir ** (Mengevaluasi kelancaran peserta dalam mengoperasikan kemudi saat menghindari rintangan).

  1. During self-driving:
  2. Selama mengemudi dengan caraself-driving

Parameter berikut dievaluasi berdasarkan kekhawatiran bahwa mengemudi dengan cara self-driving dapat menyebabkan berkurangnya perhatian, dapat meningkatkan rasa kantuk, dan reaksi tertunda saat beralih ke mengemudi secara manual (evaluasi dari (4), setelah (3) dengan waktu tes selama 20 menit).

 (3) Evaluasi rasa kantuk dengan penilaian ekspresi wajah (evaluasi ekspresi wajah menggunakan 5 tingkat rasa kantuk).

 (4) Kelancaran gerakan roda kemudi setelah pengambilalihan** (mirip dengan (2)).

** Kelancaran gerakan roda kemudi selama mengemudi secara manual: dievaluasi dengan menggunakan metode entropi kemudi (Metode analisa secara acak) dikarenakan periode waktu yang cukup panjang untuk dianalisa.

Kelancaran gerakan selama self-driving dievaluasi dengan menggunakan nilai varians diferiansi sudut kemudi (nilai varian sudut pegangan). Karena periode waktu yang singkat yang dianalisis.

  • Hasil
  1. Hasil Evaluasi Mengemudi Secara Manual

Dibandingkan dengan aliran udara saja, penggunaan ion Plasmacluster menemukan hal – hal berikut ini :

(1) Waktu dari indikasi pengereman oleh kendaraan terdepan hingga pengereman oleh peserta lebih singkat (Gambar 6).

 (2) Peserta mampu menghindari rintangan dengan baik (gambar 7).

  1. Hasil evaluasi self- driving

Perbandingan dengan aliran udara saja, penggunaan ion Plasmacluster mengungkapkan hal berikut :

 (3) Mengurangi tingkat mengantuk (tabel 8).

BacaJuga:

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Mom & Child Terintegrasi, Dampingi Keluarga dari Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak

Yoon Kyung Ho Ungkap Dampak Tak Terduga Turun 34 Kg: “Pekerjaan Benar-Benar Berhenti Datang”

 (4) Peserta dapat menghindari rintangan dengan gerakan roda kemudi yang lebih mulus setelah pengambilalihan (gambar 9).

Dari hasil studi di atas, kami memastikan bahwa teknologi Plasmacluster dapat berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berkendara.

Ringkasan definisi dari mengemudi Self-driving

Shinji Teraoka, Presiden Direktur, PT Sharp Electronics Indonesia, mengatakan “Kami sangat senang sekali dengan hasil penelitian yang baru saja dilakukan, teknologi Plasmacluster memiliki banyak manfaat bagi manusia selain dapat menjernihkan udara, menghilangkan bau, menghilangkan energi statis, mempercantik kulit , teknologi Plasmacluster dapat meningkatkan konsentrasi, dengan hasil penelitian ini membuat kami semakin terpacu untuk menciptakan inovasi – inovasi yang dapat memberikan kemudahan dan bermanfaat bagi masyarakat. (srv)

Tags: MengemudiSharp CorporationTeknologi Plasmacluster

Berita Terkait.

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta
Gaya Hidup

Aira EV Meluncur di GIIAS 2026, Wuling Tawarkan Mobil Listrik Praktis Mulai Rp155 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:35
Siloam Hospitals TB Simatupang
Gaya Hidup

Siloam Hospitals TB Simatupang Hadirkan Layanan Mom & Child Terintegrasi, Dampingi Keluarga dari Kehamilan hingga Tumbuh Kembang Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:32
Yoon-Kyung-Ho
Gaya Hidup

Yoon Kyung Ho Ungkap Dampak Tak Terduga Turun 34 Kg: “Pekerjaan Benar-Benar Berhenti Datang”

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:10
BLINGY
Gaya Hidup

NCT 127 Rilis Teaser Perdana “BLINGY”, Siap Comeback dengan Album Penuh Ketujuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:38
bts
Gaya Hidup

BTS Kembali Masuk Top 10 Billboard 200 Usai Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia FIFA 2026

Rabu, 29 Juli 2026 - 05:05
ador
Gaya Hidup

ADOR Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pelanggaran Privasi Hanni NewJeans

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:30

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1624 shares
    Share 650 Tweet 406
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3080 shares
    Share 1232 Tweet 770
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    838 shares
    Share 335 Tweet 210
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    790 shares
    Share 316 Tweet 198
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.