• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Riset Ensign: AI Canggih Pangkas Waktu Serangan Siber Jadi Hitungan Jam

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 16 September 2026 - 18:14
in Gaya Hidup
Country Head, PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Suryo Pratomo (kiri) dan Head of Consulting PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Adithya Nugraputra, usai paparan temuan utama dalam “Ensign Cyber Threat Landscape Report 2026 Media Briefing”, termasuk perkembangan kemampuan model AI canggih dalam melakukan serangan siber ofensif, di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Dokumen Ensign

Country Head, PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Suryo Pratomo (kiri) dan Head of Consulting PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Adithya Nugraputra, usai paparan temuan utama dalam “Ensign Cyber Threat Landscape Report 2026 Media Briefing”, termasuk perkembangan kemampuan model AI canggih dalam melakukan serangan siber ofensif, di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Dokumen Ensign

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan kecerdasan buatan (artificial technology/AI) mulai mengubah lanskap serangan siber. Model AI canggih kini mampu menjalankan berbagai tahapan serangan terhadap organisasi, sekaligus menurunkan waktu, biaya, dan keahlian teknis yang dibutuhkan pelaku untuk melancarkan serangan kompleks.

Temuan tersebut diungkapkan Ensign InfoSecurity dalam edisi ketujuh 2026 Cyber Threat Landscape Report. Riset ini menunjukkan kemampuan ofensif model AI makin mudah diakses, sehingga hambatan bagi pelaku ancaman siber untuk melakukan serangan kompleks turut menurun.

BacaJuga:

BABYMONSTER Raih 100 Juta Penayangan untuk MV ‘DESERVE’ dalam 11,5 Hari, Tercepat Tahun Ini

Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Hadirkan Preschool Internasional di Kota Wisata Ecovia

Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026

Ensign mengembangkan AI Cyber Range sejak awal 2026 untuk menguji kapabilitas model AI dalam berbagai skenario serangan siber. Dari lebih dari 150 model AI yang tersedia secara umum, Ensign menyeleksi 10 model untuk pengujian lebih mendalam dengan memberikan delapan tujuan serangan yang sama secara berurutan.

Hasil pengujian menunjukkan GPT-5.6 Sol dari OpenAI, Claude Opus 4.8 dari Anthropic, dan GLM 5.2 dari Z.AI menjadi tiga model dengan performa terbaik. Ketiganya mencatat tingkat keberhasilan tinggi pada tujuh dari delapan tujuan serangan yang diuji.

Salah satu temuan yang disoroti adalah semakin tipisnya perbedaan kemampuan antara model AI dari Timur dan Barat. Dalam pengujian Ensign, Z.AI GLM-5.2 menunjukkan kemampuan ofensif yang sebanding dengan GPT-5.6, tetapi dengan biaya operasional sekitar seperlima. Sejumlah model dengan biaya lebih rendah juga menunjukkan kemampuan lebih tinggi jika diukur berdasarkan kapabilitas per dolar.

Kesepuluh model yang diuji berhasil memperoleh akses awal ke lingkungan pengujian yang terkontrol. Namun, keandalan model menurun ketika serangan bergerak lebih jauh ke dalam lingkungan organisasi. Setidaknya separuh model mengalami kesulitan mencuri kredensial dan berpindah antar-sistem. Tidak ada model yang mencapai tingkat keberhasilan tinggi dalam menghindari sistem Endpoint Detection and Response (EDR) selama serangan berlangsung.

Head of Consulting PT Ensign InfoSecurity Indonesia, Adithya Nugraputra, mengatakan temuan tersebut menunjukkan bahwa sistem deteksi dan respons masih dapat menjadi penghambat penting setelah penyerang memperoleh akses awal.

“Kontrol identitas yang kuat, segmentasi jaringan, dan pemantauan perilaku dapat mempersulit penyerang untuk bergerak lebih jauh dan memanfaatkan akses awal untuk memperluas serangan ke sistem lain,” jelas Adithya, dalam paparan temuan utama dalam “Ensign Cyber Threat Landscape Report 2026 Media Briefing”, termasuk perkembangan kemampuan model AI canggih dalam melakukan serangan siber ofensif, di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Ransomware di Asia Pasifik Meningkat

Laporan Ensign juga mencatat perubahan lanskap ancaman siber di Asia Pasifik seiring meningkatnya pemanfaatan AI. Teknologi tersebut dinilai lebih banyak berperan sebagai penguat teknik serangan yang sudah ada, bukan menggantikan taktik dan metode konvensional.

Salah satunya terlihat pada ransomware. AI memungkinkan kelompok ransomware mempercepat proses pengintaian, mengidentifikasi kerentanan, hingga membuat umpan phishing yang lebih meyakinkan. Kondisi tersebut berpotensi membuat serangan berlangsung lebih cepat, canggih, dan mudah diulang.

Di kawasan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, aktivitas ransomware tercatat meningkat dua kali lipat sepanjang 2025. Sebanyak 18 kelompok ransomware terkemuka tercatat menargetkan kawasan tersebut.

Peningkatan lebih tinggi terjadi di Australasia dan Asia Timur. Aktivitas ransomware di kedua kawasan masing-masing meningkat lebih dari 600 persen dan 400 persen, yang didorong kelompok ransomware berpengalaman dengan kemampuan serangan tinggi.

Selain ransomware, pencurian data juga semakin menonjol sebagai tujuan serangan. Ensign mencatat pencurian data makin menggantikan enkripsi sebagai pendorong utama serangan siber. Perangkat edge, infrastruktur akses jarak jauh, dan pemasok pihak ketiga masih menjadi jalur masuk yang umum, termasuk melalui kerentanan yang belum diperbaiki selama bertahun-tahun.

Aktivitas hacktivisme juga semakin menyasar infrastruktur penting. ASEAN mencatat tingkat aktivitas hacktivisme sebesar 19,1 persen, tertinggi dibandingkan tiga kawasan yang dianalisis Ensign.

Target serangan kini meluas dari organisasi pemerintah ke berbagai layanan dan infrastruktur penting, termasuk utilitas, energi, transportasi, dan telekomunikasi. Sektor Perbankan, Keuangan dan Asuransi; Manufaktur dan Industri; serta Telekomunikasi, Media dan Teknologi juga tetap menjadi sasaran utama karena nilai data dan pentingnya operasional sektor tersebut.

Indonesia Hadapi 5,5 Miliar Serangan Siber

Di Indonesia, tantangan keamanan siber juga menunjukkan skala yang besar. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat sebanyak 5,5 miliar serangan siber sepanjang 2025, atau lebih dari tujuh kali lipat dibandingkan rata-rata tahunan pada periode 2020-2024.

Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan kerugian masyarakat akibat penipuan digital mencapai Rp7,5 triliun.

Menurut Adithya, perkembangan AI membuat organisasi perlu memperkuat fondasi keamanan siber dan tidak hanya mengandalkan pendekatan pertahanan yang statis.

“Model AI canggih telah menunjukkan kemampuan untuk menjalankan berbagai tahapan rangkaian serangan siber dengan lebih cepat dan biaya yang lebih rendah. Ancaman ini semakin meningkat seiring menyempitnya kesenjangan kemampuan antar-model, dan biaya tidak lama lagi bukan menjadi penghalang bagi pelaku ancaman siber,” katanya.

Ia menambahkan, organisasi perlu memprioritaskan pemindaian dan penerapan patch pada aset yang dapat diakses dari internet. Selain itu, pengujian dan validasi pertahanan terhadap model AI terbaru juga perlu dilakukan secara berkala.

“Dengan kemampuan AI canggih yang terus diperbarui dalam siklus sekitar dua bulan, kontrol keamanan tidak dapat terus mengandalkan pendekatan yang statis,” ungkap Adithya.(rmn)

Tags: AIEnsignEnsign InfoSecuritykeamanan dataKecerdasan Buatanserangan siber

Berita Terkait.

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Gaya Hidup

BABYMONSTER Raih 100 Juta Penayangan untuk MV ‘DESERVE’ dalam 11,5 Hari, Tercepat Tahun Ini

Kamis, 5 November 2026 - 00:21
Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Gaya Hidup

Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry Hadirkan Preschool Internasional di Kota Wisata Ecovia

Rabu, 4 November 2026 - 21:13
Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026
Gaya Hidup

Rosé BLACKPINK Tampil Memukau dengan Busana Emas di CFDA Fashion Awards 2026

Rabu, 4 November 2026 - 19:05
Sung Hoon Manfaatkan Rahasia Oh Se Young untuk Mengikatnya dalam Kontrak Sekretaris Tiga Bulan
Gaya Hidup

Sung Hoon Manfaatkan Rahasia Oh Se Young untuk Mengikatnya dalam Kontrak Sekretaris Tiga Bulan

Rabu, 4 November 2026 - 18:05
BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik
Gaya Hidup

BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Modus Penipuan Lewat Telepon yang Memanfaatkan Rasa Panik

Rabu, 4 November 2026 - 17:07
Presiden PKS: Jika Prabowo Saja Bisa Disadap, Bagaimana dengan Privasi Rakyat?
Gaya Hidup

Promo 11.11, Naik Whoosh Lebih Hemat hingga Rp110 Ribu

Rabu, 4 November 2026 - 16:03

OLAHRAGA

Menag Tantang PTKIN Lahirkan Ilmuwan Muslim Hebat, Hilirisasi Jadi Kunci
Olahraga

Pangsuma FC Bongkar Carut-marut Liga Futsal Nasional, FFI dan KFI Didesak Berbenah

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 4 November 2026 - 22:31

INDOPOSCO.ID – Tata kelola kompetisi futsal nasional kembali mendapat sorotan. Kali ini, kritik datang dari Pangsuma FC yang menilai pengelolaan...

SelengkapnyaDetails
Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Comeback Dramatis, Persib Bungkam Victory Melbourne untuk Kunci Tiket 16 Besar

Rabu, 4 November 2026 - 18:41
Raja Sapta Oktohari

Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

Rabu, 4 November 2026 - 17:31
noc

Diplomasi Olahraga Okto, Indonesia Incar World Skate Championships di Bali

Rabu, 4 November 2026 - 13:13
piala

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Selasa, 3 November 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3329 shares
    Share 1332 Tweet 832
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2304 shares
    Share 922 Tweet 576
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1012 shares
    Share 405 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.